Warga Yogyakarta Gelar Lomba Unik Menyambut HUT Ke-71 RI

Bulan Agustus, selalu di meriahkan dengan beragam lomba yang mengundang keseruan dan jiwa kompetisi masyarakat. Tapi, bagaimana dengan lomba yang satu ini?
0
Warga Yogyakarta Gelar Lomba Unik Menyambut HUT Ke-71 RI
0 (0%) 0 votes
lomba berburu tikus

Lomba balap karung, panjat pinang ataupun lomba makan kerupuk merupakan beberapa jenis lomba yang selalu mewarnai kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia. Tapi apa yang berbeda dengan lomba yang satu ini. Penasaran? Yuk simak ulasan lengkapnya!

 

Lomba Gropyokan Tikus

 

Perayaan HUT RI kali ini, dirasa semakin meriah oleh warga RW 7 Margoyasan, Gunung Ketur, Pakualaman, Yogyakarta. Bagaimana tidak meriah, jika salah satu lomba unik digelar untuk meramaikan perayaan HUT RI.

 

Menjelang perayaan hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-71, warga Margoyasan ini, berkompetisi dalam lomba gropyokan tikus alias berburu tikus. Jika biasanya gropyokan dilakukan di lahan persawahan untuk melindungi tanaman, gropyokan kali ini dilakukan di dalam pasar, tepatnya padar Sentul di Jalan Sultan Agung Yogyakarta.

 

 

Berbekal Beragam Peralatan

 

Sejak dimulai pada hari Jumat, 12 Agustus lalu, lomba ini diramaikan oleh orang dewasa hingga anak-anak. Dengan semangat tinggi, mereka telah mempersiapkan beragam peralatan yang diperlukan untuk berburu tikus.

 

Tak sedikit yang membawa tongkat, jaring, dan beberapa peralatan lain yang digunakan sebagai senjata untuk melancarkan aksi mereka dalam berburu tikus. Dengan peralatan yang cukup sederhana tersebut, mereka mengubek-ubek pasar yang telah ditinggal pulang oleh para pedagang.

 

Tongkat yang dibawa, dipukul-pukulkan ke lantai dan lemari untuk memancing tikus yang bersembunyi untuk melindungi didirnya. Para peserta mengaku semangat mengikuti lomba unik ini karena ingin memberantas hama pengerat tersebut dari pasar dan kampungnya.

 

Selain keseruan dari lomba unik ini, para peserta juga mengikutinya untuk mendapatkan berbagai hadiah yang telah disiapkan oleh panitia lomba. Meski tak ada target jumlah tikus yang harus ditangkap, warga berusaha untuk menangkap tikus sebanyak-banyaknya agar bisa mendapatkan hadiah.

 

Lomba gropyokan tikus alias berburu tikus ini, masih akan terus berlangsung hingga MInggu, 14 Agustus 2016. Peserta yang berhasil menangkap tikus terbanyak akan mendapat hadiah kejutan dari panitia.

 

Tertarik untuk mengadakan lomba berburu tikus juga di kampungmu? Selain sangat seru dan mendapat hadiah jika berhasil menangkap banyak tikus, lomba ini juga akan memberantas hama pengerat dari kampungmu, lho!

 

Sumber: tribunnews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori