Wow! Seluruh Dunia Antre Pelajari Teknologi Anti Kanker Milik Warsito Purwo Taruno

Ternyata banyak negara yang antre untuk belajar teknologi anti kanker milik ilmuwan Indonesia, Warsito Purwo Taruno. Di negeri sendiri, dia masih diragukan.
0
Wow! Seluruh Dunia Antre Pelajari Teknologi Anti Kanker Milik Warsito Purwo Taruno
0 (0%) 0 votes
Warsito Purwo Taruno 1

Ilmuwan penemu teknologi anti kanker asal Indonesia bernama Warsito Purwo Taruno sudah memutuskan untuk mengembangkan hasil penemuannya itu di luar negeri. Dia memilih Warsawa, Polandia untuk mulai menggelar pelatihan internasional alat bernama Electro-Capacitive Cancer Therapy (ECCT) untuk terapi kanker tersebut. Hal itu dilakukan oleh Warsit, karena teknologi miliknya kurang direspons positif oleh pemerintah. Hingga saat ini, Kementerian Kesehatan serta Kementerian Riset dan Teknologi yang sudah berbulan-bulan mengevaluasi teknologinya belum juga mengeluarkan izin. Padahal, seluruh negara di dunia sudah mengakui hasil penemuan itu

 

Warsito Purwo Taruno Ingin Boyong Karyawan Ke Luar Negeri

 

Source: Kipmi.or.id

Source: Kipmi.or.id

 

Yang sekarang lagi menunggu, yaitu Kanada, AS, Australia, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Rusia, Dubai, Arab Saudi, dan India juga. Tambah perorangan banyak sekali. Kemungkinan kita akan jadwalkan training tahun ini sebisanya. – Warsito Purwo Taruno
Source: Viva.co.id

 

Bahkan, menurut Warsito, saat ini tidak hanya Polandia saja yang berminat untuk mendalami teknologi anti kanker yang ditemukannya itu. Dia mengatakan, hampir seluruh dunia sudah antre untuk mempelajari teknologi temuannya tersebut. “Yang sekarang lagi menunggu, yaitu Kanada, AS, Australia, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Rusia, Dubai, Arab Saudi, dan India juga. Tambah perorangan banyak sekali. Kemungkinan kita akan jadwalkan training tahun ini sebisanya,” ungkap Warsito bercerita kepada sejumlah awak media, belum lama ini. Dia pun mengaku tidak menutup kemungkinan akan membawa mantan karyawannya yang sudah dirumahkan usai ditutupnya klinik riset teknologi kanker miliknya di Tanah Air oleh Kementerian Kesehatan. “Kalau di luar negeri sudah berkembang, kemungkinan bisa direkrut kembali,” pungkas Warsito. Duh, sayangnya, teknologi hasil penemuan anak bangsa lebih bisa dimanfaatkan oleh negara asing!

 

Sumber: Viva.co.id

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori