7 Tempat Wisata Sejarah Kota Ambon

Ambon merupakan salah satu Kota yang ada di Indonesia yang memiliki banyak wisata sejarah. Dan kali ini kami akan memberikan beberapa wisata sejarah di Ambon.
0
7 Tempat Wisata Sejarah Kota Ambon
0 (0%) 0 votes
Museum Siwalima

Ambon merupakan salah satu Kota yang ada di Indonesia bagian timur. Kota Ambon juga mempunyai berbagai wisata, baik wisata alam, wisata religi, wisata kuliner, wisata keluarga dan wisata sejarah. Dan pada kesempatan ini kami akan memberitahu kamu mengenai wisata sejarah Kota Ambon.

 

 

Wisata sejarah sangatlah bagus untu kamu kunjung karena wisata sejarah ini memiliki berbagai manfaat contohnya saja bisa menambah wawasan kamu, dan juga bisa membuat jiwa nasionalisme kamu lebih tinggi dan sekaligus kamu bisa sekalian refreshing.

 

 

Di Kota Ambon sangatlah banyak wisata sejarahnya contohnya Benteng Amsterdam, Benteng Ferangi, Taman Makam Persemakmuran dan lain sebagainya. Jika kamu berkunjung ke Kota Ambon maka tidak ada salahnya kamu berkunjung ke tempat-tempat ini. Berikut ini wisata sejarah yang ada di Kota Ambon:

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisata Sejarah Di Benteng Amsterdam Ambon

 

Untuk bisa sampai ke benteng di sekitar perbatasan Desa Hila dan juga Desa Kaitetu kira-kira hanya sekitar 42 kilometer saja dari kota Ambon yang bisa kamu tempuh pada perjalanan selama kurang lebih satu jam saja, mata kamu akan banya dimanjakan dengan berbagai yang indah seperti pemandangan Teluk Baguala yang mempunyai air yang sangat jernih.

 

 

 

Benteng Amsterdam ini sudah berdiri dengan kokoh di sekitar tepi pantai di Desa Hila, benteng ini juga merupakan salah satu peninggalan bangsa Belanda yang sudah dibangun pada tahun 1512 benteng ini lebih mirip dengan rumah jika deibandingkan dengan benteng.

 

 

Selain itu benteng ini juga berdiri atas tiga lantai, dan lantai dasar dahulunya merupakan tempat gudang mesiu dan juga di jadikan sebagai penjara, lantai yang kedua merupakan tempat para serdadu untuk istirahat dan juga temapat untuk mengawasi daerah disekitar area tersebut.

 

 

Jadi, sebelum tempat ini dijadikan sebagai benteng bangsa Belanda, tempat yang satu ini juga awalnya merupakan punya bangsa Portugis yang mempunyai fungsi sebagai tempat untuk penyimpan berbagai rempah-rempah. Kala itu rempah-rempah tersebut mempunyai nilai yang sangat berharga jika deibandingkan dengan emas.

 

 

 

Lokasi Fort Amsterdam

Benteng Amsterdam ini terletak di sekitar area Kecamatan Sirimau, pada Kotamadya Ambon, di Provinsi Maluku.

 

 

 

Akses untuk bisa sampai ke Benteng Amsterdam

Letak Benteng Amsterdam ini berlokasi tepat pada tengah kota Ambon, maka para pengunjung bisa secara langsung untuk berjalan kaki pada arah timur kurang lebih sejauh 300 meter dari tempat Terminal Mardika, ataupun terminal angkutan umum yang berlokasi pada pusat kota. Jika para pengunjung mau menaik kendaraan lain seperti becak, maka akan dikenakan biaya kurang lebih hanya sekitar Rp. 3.000,- , dan jika kamu mau meniaki angkutan umum seperti angkot kamu hanya akan dikenakan biaya hanya sekitar Rp1.500.

 

 

 

 

Tiket masuk untuk masuk Benteng Amsterdam

Para pengunjung akan tidak dikenakan yang namanya biaya untuk masuk ke lokasi wisata banteng Amsterdam.

 

 

 

Fasilitas dan juga akomodasi yang ada pada sekitar Benteng Amsterdam

Pada bagian depan benteng ini terdapat kafe-kafe tenda yang menjajahkan beraneka ragam makanan ringan khas kota Ambon. Letaknya tidak telalu jauh dari area benteng tersebut juga ada beberapa hotel bintang dua dan penginapan-penginapan kelas melati, sehingga kamu yang mau menginap di sekitar benteng ini bisa untuk bermalam di sana.
Maka dari itu tidak ada salahnya kamu berkunjung ke tempat ini untuk menambah wawasan kamu dan juga kamu tidak usah khawatir karena di dekat tempat ini banyak tersedia penginapan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Benteng Ferangi / Victoria Ambon

 

 

Banteng Ferangi ialah salah satu wisata sejarah yang ada di kota Ambon. Di tempat ini kamu bisa menambah wawasan sejarah kamu mengenai sejarah kota Ambon. Untuk bisa masuk ke dalam benteng yang juga sering disebut dengan Benteng New Victoria ataupun Benteng Kota Laha ini kamu tidakakan dikenakan yang namanya biaya msuk .

 

 

 

 

Benteng yang satu ini dibangun oleh bangsa Portugis dan juga merupakan salah satu bekas tempat pusat pemerintahan dan juga merupakan untuk tempat penyimpanan berbagai jenis rempah-rempah. Di sekitar area Benteng Ferangi ini juga terdapat macam-macam meriam berukuran raksasa dan di dalam benteng ini juga dipamerkan peta-peta perkembangan kota Ambon mulai dari masa ke masa, termasuk peninggalan bangsa Belanda serta bangsa Portugis. Benteng Ferangi ini berlokasi hanya sekitar 300 m dari pusat Kota Ambon.

 

 

 

 

 

 

 

 

Taman Makam Persemakmuran Ambon

 

Taman Makam Persemakmuran ataupun biasa disebut dengan Ambon War Cemetery. Di tempat ini sudah memakamkan lebih dari 3.000 para tentara sekutu yang gugur saat melawan negara Jepang pada masa Perang Dunia ke II. Selain itu yang paling banyak dimakamkan di tempat ialah tentara Australia, sisanya ialah tentara negara Inggris, Belanda, India, Kanada, Selandia Baru, serta  Afrika Selatan.

 

 

 

Di area depan pemakaman tersebut juga terdapat sebuah Tugu Ambon dibangun untuk mengenang lebih dari 289 tentara dan juga 171 penerbang dari kesatuan negara Australia yang diprediksi telah gugur di Maluku, Sulawesi, dan juga kepulauan area sekitarnya, tetapi jenazah mereka tidak pernah bisa ditemukan hingga sekarang ini.

 

Sampai kini pemakaman ini masih sangat sering untuk dikunjungi oleh para keluarga tentara tersebut, terutama pada setiap tanggal 10 September mereka memang sengaja datang memperingati penahanan Gull Force oleh negara Jepang pada tahun 1941 sampai 1945 di kota Ambon.

 

 

Selain itu pada setiap tanggal 25 April akan diadakan ANZAC Day ini bertujuan untuk mengenang dan juga untuk memperingati para warga negara Australia dan Selandia Baru yang telah gugur pada peristiwa Perang Dunia ke I.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sejarah Perjuangan Di Taman Pattimura Ambon

 

 

Taman Patimura ini merupakan sala satu tempat wisata sejarah yang memiliki banyak sejarah yang bisa kamu dapatkan jika kamu berkunjung ke tempat ini. Di dalam taman ini juga terdapat sebuah patung pahlawan nasional yaitu patung Thomas Matulessy yang mempunyai gelar Kapitan atau panglima perang, untuk menggantikan patung lama yang sudah dipindahkan pada kawasan sekitar Museum Siwalima.

 

 

 

Patung baru ini terbuat dari bahan perunggu dan memiliki setinggi sekitar tujuh meter serta memilki berat sekitar kurang lebih empat ton. Patung ini dibuat oleh seorang pematung yang bernama Risdian Rachmadi dan patung dikerjakan di kota Bandung. Monumen yang satu ini memang sengaja dibuat untuk mengenang tanggal 15 Mei 1817 yang juga merupakan awal mulanya perlawanan pahlawan Pattimura saat melawan bangsa Belanda.

 

 

 

Di tempat ini juga ada jenazah Pattimura yang diletakkan setelah sudah dihukum dengan cara digantung pada tahun 1817. Untuk menemukan taman yang satu ini memanglah tidak sulit karena taman ini letaknya hanya diapit oleh Kantor Walikota Ambon, dan juga Gereja Kristen Protestan Maranatha, serta Gong Perdamaian Dunia di sekitar persimpangan Slamet Riyadi, pada Jalan Imam Bonjol dan juga Jalan Pattimura.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gong Perdamaian Dunia Ambon

 

 

Tempat wisata sejarah yang selanjutnya ialah Gong Perdamaian Dunia. Tempat ini terletak di sekitar pusat kota Ambon. Gong yang satu ini juga merupakan sebuah gong perdamaian ke-35 di ada dunia. Tak hanya itu saja, gong ini juga menjadi salah satu kebanggaan para masyarakat kota Ambon dan bangsa Indonesia. Gong perdamaian dunia ini Diresmikan oleh mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 25 November tahun 2009, bertujuan untuk memperbaiki citra kota Ambon yang sempat mengalami masalah kerusuhan.

 

 

 

 

Gong yang satu ini mempunyai berdiameter sekitar 25 meter dan juga memiliki warna keemasan. Gong ini juga dipenuhi oleh gambar bendera-bendera sekitar 200 negara yang ada di dunia. Selain itu gong yang satu ini juga memuat beraneka ragam simbol agama dan juga pada bagian tengahnya terdapat sebuah miniatur bumi.

 

 

 

 

 

Belajar Sejarah Di Museum Siwalima Ambon

 

 

Dan tempat wisata sejarah berikutnya ialah Museum Siwalima. Museum yang satu terletak di sekitar kawasan Taman Makmur, di Desa Amahusu, pada Kecamatan Nusaniwe, ataupun hanya sekitar lima kilometer dari pusat Kota Ambon, terletak di atas bukit yang menghadap ke arah Teluk Ambon.

 

 

Selain itu Museum Siwalima memiliki sekitar dua bangunan yang utama. Bangunan yang pertama ialah bangunan museum etnografi yang di dalamnya memuat beraneka benda-benda yang saling berhubungan pada seni dan juga budaya Maluku dan bangunan yang kedua ialah Museum Kelautan yang memiliki koleksi yang juga berhubungan dengan beragam budaya bahari masyarakat provinsi Maluku.

 

 
Lokasi tempat ini AC2 No.1, di Jalan Danau Batur 2, Pagedangan, Tangerang, Banten 15331

 

Untuk tiket masuk ke museum ini terbilang cukup murah, hanya sekitar Rp 2.500 untuk orang yang dewasa, sedangkan untuk anak kecil hanya akan dikenai biaya tiket hanya sekitar Rp 1.500, kalau untuk rombongan maka akan dihitung hanya Rp 1.000 per orangnya.

 

 

 

 

Monumen Martha Christina Tiahahu Ambon

 

Dan tempat wisata sejarah yang terakhir ialah monumen Martha Christina Tiahahu. Martha Christina Tiahahu merupakan srikandi kota Ambon.

 

Monumen Martha Christina Tiahahu ini terletak di disekitar KarangPanjang, di daerah sekitar bukit yang terlihat cukup jelas di Kota Ambon. Untuk bisa menuju Karang Panjang dari Kota Ambon kamu akan melewati jalan yang sangat menanjak dan juga beberapa tikungan yang tajam. Monumen Martha Christina Tiahahu yang satu ini berada di sebelahan Kantor DPRD provinsi Maluku.

 

 

 

Patung Christina ini ditampilkan dengan membawa sebuah tombak. Tetapi pada saat pertempuran melawan bangsa Belanda, legenda ini mengatakan Martha Christina Tiahahu melemparkan sebuah batu ke para tentara Belanda ketika para pasukannya mereka sudah mulai kehabisan amunisi.

 

 

 

Berkat keberaniannya yang sangat besarnya pada saat melawan senjata api Belanda ia hanya menggunakan sebuah batu,. Selain itu masyarakat Maluku menyebutkan bahwa Martha Christina Tiahahu ialah seorang wanita yang kabaressi atau pemberani . Nama Martha Christina Tiahahu juga digunakan untuk nama sebuah jalan di Belanda.

 

 

 

 

Itulah beberapa tempat wisata daerah yang ada di Kota Ambon. Kamu bisa mengunjung tempat ini untuk jalan-jalan sekalian untuk menambahka ilmu pengetahuan kamu dan kamu juga akan lebih tahu sejarah Kota Ambon. Semoga informasi yang kami berikan kali ini bermanfaat buat kamu.

 

sumber : http://getlostmagz.com/departure/7-tempat-wisata-sejarah-di-ambon/

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori