3 Macam Tempat Bersejarah Wisata Religi Balikpapan

Tempat wisata religi Balikpapan berikut ini bisa membantumu menghayati perjalanan agama-agama yang ada di Kota Balikpapan. Jalan-jalan ke tempat-tempat ini yuk!
0
3 Macam Tempat Bersejarah Wisata Religi Balikpapan
0 (0%) 0 votes

Apakah kamu pernah pergi berwisata ke Balikpapan? Tempat seperti apa saja yang kamu kunjungi di sana? Bagi kamu yang belum pernah berwisata ke Balikpapan, atau bagi kamu yang sebenarnya sudah pernah berlibur ke kota ini namun ingin mencoba suasana wisata yang berbeda, bagaimana bila mencoba wisata religi Balikpapan? Tidak seperti wisata alam, wisata religi sedikit berbeda karena jenis wisata yang satu ini tidak akan menjadikan tempat-tempat objek wisata yang umum sebagai tujuannya. Apakah kamu tertarik untuk mencoba jenis wisata yang satu ini?

 

Di sini Hello-PET akan memberikan 3 rekomendasi tempat wisata religi Balikpapan yang bisa kamu coba bila kamu berencana untuk mengunjungi kota cantik di pesisir timur Pulau Kalimantan ini. Jika kamu mengunjungi tempat-tempat yang akan kami rekomendasikan ini, kamu tidak hanya sekadar berwisata semata, tetapi juga bisa sedikit belajar mengenai perkembangan agama-agama yang ada di Balikpapan. Bagaimana? Menarik sekali, bukan? Yuk, langsung saja kita bahas!

 

(Baca juga: 4 Wisata Religi Batam Wajib Kamu Kunjungi)

 

Masjid-Masjid Besar di Balikpapan

 

Bicara tentang wisata religi Balikpapan, tentunya tujuan wisata yang akan kami kunjungi tak akan jauh-jauh dari rumah ibadah. Misalnya saja masjid-masjid besar yang ada di Balikpapan. Dilihat dari demografinya, sebenarnya persebaran agama di Balikpapan cukup merata. Namun, sebagai bagian dari Kesultanan Kutai, agama Islam berkembang cukup pesat di kota pelabuhan yang juga terkenal sebagai Kota Minyak ini. Sebagai hasilnya, kamu akan mudah sekali menemukan masjid-masjid besar di Balikpapan. Tiga masjid yang paling terkenal antara lain adalah: Masjid Jami’ Al Ula, Masjid Agung At-Taqwa, dan juga Masjid Istiqomah.

 

 

Bila kamu ingin melakukan wisata religi Balikpapan, ada baiknya kamu menyempatkan diri untuk mengunjungi Masjid Agung At-Taqwa yang sudah berdiri sejak masa penjajahan Belanda, tahun 1946. Masjid Agung At-Taqwa ini merupakan tempat yang tepat untuk belajar mengenai perkembangan Islam di Balikpapan karena tak seperti kebanyakan masjid, Masjid Agung At-Taqwa memiliki perpustakaan yang cukup lengkap.

Tak hanya berfungsi sebagai rumah ibadah, Masjid Agung At-Taqwa juga merupakan saksi bisu perjuangan rakyat Balikpapan dalam menghalau tentara Belanda dan Jepang. Masjid ini bahkan pernah dibom pasukan sekutu di tahun yang sama saat didirikan.

 

 

Sejak pertama kali didirikan, Masjid Agung At-Taqwa tercatat pernah mengalami renovasi besar hingga tiga kali. Bila kamu ingin mengunjungi Masjid Agung At-Taqwa, kamu bisa langsung saja menuju ke Jl. Jendral Sudirman 6, RT 17, Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan, Balikpapan. Di sini, kamu akan terkesima oleh kemegahan bangunan tiga lantai yang saat indah ini. Apalagi bila kamu melintas di depannya saat malam hari, lampu-lampu masjid yang dinyalakan akan membuatmu semakin terpukau oleh keindahannya.

 

(Baca juga: Wisata Alam di Palembang Wajib Kamu Kunjungi)

 

 

 

Mahavihara Buddha Manggala Balikpapan

 

Setelah mengunjungi masjid-masjid besar, maka tempat kedua yang akan menjadi tujuan wisata religi Balikpapan kita kali ini adalah sebuah vihara. Namun, jangan cemas, Vihara Dharma Satya atau Mahavihara Buddha Manggala bukanlah sekadar vihara biasa karena rumah ibadah yang satu ini digadang-gadang sebagai sebuah candi modern. Mahavihara Buddha Mangala mendapatkan julukan candi modern karena rumah ibadah umat Buddha ini memang tergolong bangunan baru. Mahavihara Buddha Manggala baru dibangun di tahun 2003 dan baru benar-benar selesai proses pembangunannya di tahun 2008.

 

 

Sebagai sebuah objek wisata religi Balikpapan, Mahavihara Buddha Manggala menawarkan keindahan serta kemegahan bangunan yang dimiliki. Begitu masuk, tiga buah patung singa akan menyambut kita di gapura depan. Dari sana, kamu hanya perlu berjalan masuk menuju bangunan penerima tamu untuk mendaftarkan dirimu. Tenang saja, sekalipun Mahavihara Buddha Manggala masih aktif digunakan sebagai rumah ibadah, tempat ini juga terbuka untuk umum dengan jam kunjung yang dimulai sejak pukul enam pagi hingga sepuluh malam. Selama kamu sudah mendaftarkan dirimu pada penerima tamu, kamu bebas menjelajah Mahavihara Buddha Manggala sebagai wisatawan.

 

(Baca juga: Menikmati 10 Wisata Religi Terbaik di Makassar)

 

 

Yang menarik dari objek wisata religi Balikpapan yang satu ini adalah keberadaan patung Buddha tidur, atau disebut juga Dhammasala Mangalabharana, yang diperkirakan sebagai patung Buddha terbesar yang ada di Indonesia. Kamu bisa menemukan patung Buddha yang berwarna keemasan di dalam bangunan yang pekat oleh aroma hio di sebelah kiri pelataran luas dengan kolam bundar besar berbentuk bunga teratai di tengahnya yang akan kamu temui segera setelah kamu keluar dari bangunan penerima tamu.

 

 

Keindahan bangunan bukanlah satu-satunya hal yang ditawarkan oleh Mahavihara Buddha Manggala bila kamu memasukkan objek wisata ini ke dalam daftar tujuan traveling yang sudah kamu buat, karena di bagian belakang vihara, kamu akan dikejutkan oleh satu hal lagi. Selepas dari bangunan utama, kamu akan menemukan candi modern yang sempat dibahas di atas.

Lalu, tepat di belakang candi modern tersebut, kamu memberi makan kura-kura yang ada di kolam-kolam di belakang bangunan candi. Selain itu, kamu juga bisa menemukan sebuah bangunan dengan lonceng emas yang akan membuatmu serasa seperti ada di sebuah daerah di Thailand. Keren sekali, bukan?

 

 

Tertarik untuk mengunjungi Mahavihara Buddha Manggala? Kamu bisa langsung bertandang ke Jl. MT Haryono No. 38, Balikpapan. Jangan lupa untuk mengenakan pakaian yang sopan sebagai tanda hormat untuk rumah ibadah ini, ya!

 

(Baca juga: 6 Wisata Malam Kota Balikpapan Asik untuk Kamu Kunjungi)

 

 

 

Klenteng Guang De Miao Balikpapan

 

Tempat wisata religi Balikpapan yang terakhir adalah Klenteng Guang De Miao. Meskipun sempat dilarang total pada masa pemerintahan orde baru karena pencitraannya yang lekat dengan negara penganut komunisme, Tiongkok, Khonghucu atau konfusianisme akhirnya dimasukkan ke kelompok agama yang diakui di Indonesia oleh Presiden Abdurrahman Wahid melalui UU No. 1/Pn.Ps/1965. Sebagai dampaknya klenteng yang tadinya menyaru sebagai vihara pun bisa terang-terangan menggunakan nama klenteng kembali dan berfungsi sebagai rumah ibadah untuk umat agama Khonghucu; termasuk Klenteng Guang De Miao ini.

 

 

Tak hanya merupakan tujuan wisata religi Balikpapan semata, Klenteng Guang De Miao bisa dibilang memiliki nilai sejarah yang cukup penting juga. Dibangun pada tahun 1915, klenteng ini merupakan salah satu bangunan tua yang ada di Kota Balikpapan. Awalnya, Klenteng Guang De Miao dibangun oleh para imigran dari Tiongkok yang bekerja di perusahaan minyak kolonial, Bataafsche Petroleum Maatschappij. Meskipun sempat mengalami kerusakan parah ketika dibom oleh pesawat tempur milik Jepang pada tahun 1941, Klenteng Guang De Miao dibangun kembali paska perang dunia kedua.

 

(Baca juga: 6 Lokasi Wisata Sejarah Kota Palembang Wajib Kamu Kunjungi)

 

Seperti kebanyakan klenteng, kamu juga akan menemukan sebuah pagoda di Klenteng Guang De Miao ini. Selain itu, bila kamu datang pada masa perayaan hari-hari besar Tiongkok, misalnya saja pada saat Imlek, hiburan yang bisa kamu dapatkan juga akan semakin banyak. Karena, selain bisa menyaksikan prosesi upacara keagamaan, kamu juga akan berkesempatan untuk menyaksikan sajian kesenian barongsai secara langsung di rumah ibadah yang didominasi oleh warna merah ini. Bila kamu memutuskan datang pada hari-hari biasa pun sebenarnya tidak masalah karena kamu bisa menikmati keasrian Klenteng Guang De Miao yang pasti bisa membuatmu tersenyum ini.

 

 

Bila kamu ingin mengunjungi Kelenteng Guang De Miao, atau dikenal juga dengan nama Setya Dharma Balikpapan, kamu tinggal datang ke Jl. Bukit Niaga No. 23, Kawasan Pasar Baru, Balikpapan.

 

 

Bagaimana? Tidak ada salahnya, bukan, sekali-kali melakukan wisata yang berbeda dari wisata-wisata yang biasanya kamu lakukan. Selain bisa mendapatkan foto-foto yang mengagumkan untuk dipajang di akun-akun media sosial yang kamu miliki, wisata religi juga bisa memberikanmu pengetahuan tambahan yang lebih luas lagi mengenai sejarah agama-agama yang ada di Indonesia.

Mengingat sekarang ini banyak juga rumah-rumah ibadah yang dibuka untuk wisatawan umum, tentu saja kamu tidak akan rugi untuk mencoba mengunjungi rumah-rumah ibadah tersebut satu per satu, bukan? Jadi, langsung saja pesan tiketmu untuk berwisata ke Balikpapan!

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori