Wow! Enaknya 9 Kuliner Serambi Mekah Aceh Ini!

Mau mencoba mencoba kuliner yang beda? Cicipi makanan khas Aceh yang bikin ngiler ini! Siap terima sensasi rasa unik dari barat Indonesia?
0
Wow! Enaknya 9 Kuliner Serambi Mekah Aceh Ini!
0 (0%) 0 votes
Ayam Tangkap

Indonesia dikenal sebagai negara dengan baragam budaya dan tradisi di dalamnya maka tak heran bila industri pariwisata di setiap daerah berbeda satu dengan lainnya. Begitu pula bila kita sedang berada di Aceh tentunya banyak wisata kuliner yang tak pernah kita temukan di daerah lain. Aceh yang dikenal sebagai propinsi dengan ketaatan Islam paling tinggi di Indonesia ini pernah mengalami masa – masa sulit pada masa lampau. Pada masa itu terdapat Gerakan Aceh Merdeka atau biasa disingkat dengan GAM yang menghendaki kemerdekaan Aceh sebagai suatu negara. Belum selesai masalah GAM, pada akhir 2004  Aceh juga terkena tsunami yang menewaskan sebagian besar penduduknya.

 

Kini setelah lewat 10 tahun dari bencana, Aceh telah bangkit dan berbenah menjadi suatu daerah maju dan menawarkan berbagai pariwisatanya. Daerah yang juga dijuluki sebagai Serambi Mekkah ini menawarkan beragam kuliner yang mampu memikat hati wisatawan untuk kembali datang ke Aceh. Penasaran dengan kuliner Aceh yang mampu menggoyang lidah dan menggugah selera kamu? Ini dia kuliner wajib yang patut kamu coba bila jalan –jalan di Aceh hasil perburuan Hello-Pet.

 

 

 

 

Menikmati Kuliner Wajib Di Aceh : Mie Aceh Razali

 

Mie Aceh kerap dijumpai di beberapa tempat yang dijajakan oleh pedagang kaki lima atau restauran di Aceh. Kuliner satu ini memang banyak dikenal bukan hanya oleh warga Aceh saja tetapi turis dari luar kota maupun luar negeri yang berkunjung.  Mie Aceh sendiri ada dua jenis yakni mie goreng dan mie kuahnya yang sama – sama enak. Mi yang digunakan dalam kuliner ini memiliki tekstur yang tebal, panjang dan berwarna kuning. Pelengkapnya juga beragam mulai dari udang, kepiting, daging sapi, daging kambing maupun cumi-cumi. Biasanya mie Aceh disajikan bersama kerupuk emping sehngga rasanya unik namun lezat. Bila sedang berada di Aceh banyak yang memilih menyantap Mie Aceh Razali yang berada di Jalan Panglima Polem No. 83-85 di kawasan Simpang Lama. Datang ke kedai satu ini dijamin puas sebab mie Razali telah dikenal sejak tahun 1967.

 

 

 

 

Camilan Khas Aceh Kue Bhoi

 

Bila kamu ingin membawa oleh – oleh khas Aceh bisa juga membawa khue Bhoi. Bentuk kue Bhoi bisa dibilang unik yakni seperti menyerupai ikan koi. Kue ini diolah dengan cara dipanggang dan dapat bertahan hingga dalam waktu berbulan-bulan lamanya meskipun tidak menggunakan bahan pengawet. Tekstur dari kue ini padat dan manis. Kamu juga bisa menggunakannya sebagai camilan bersama teh manis di pagi hari. Kue Bhoi banyak dijual di pasar –pasar tradisional yang berada di   Aceh atau di sentral kue tradisional Aceh yang berada di Lampisang dekat dengan rumah pahlawan Cut Nyak Dien.

 

 

 

 

Berbuka Puasa Dengan Bubur Kanji Rumbi Khas Aceh

 

Menu ini cukup populer di kalangan warga Aceh namanya bubur kanji rumbi.  Tidak seperti bubur biasa beras yang digunakan sebagai bahan utama bubur kanji rumbi melalui proses penumbukkan kasar yang kemudian direbus bersama rempah-rempah. Rempah – rempah yang dimaksud di antaranya jahe, biji pala, ketumbar, lada dan lain sebagainya. Belum lagi bahan tambahannya seperti daging ayam yang super empuk, telur setangah matang dan ditambah udang yang diletakkan di atas bubur. Menu satu ini bahkan sering muncul ketika acara buka bersama dan dijual di jalan – jalan sekitar Aceh.

 

Baca Juga : 9 Tempat Pilihan Wisata Sejarah di Aceh

 

 

 

Kuliner Warisan Khas Aceh Gule Pliek U

 

Gule Pliek U pasti bikin kamu selalu teringat dengan kuliner Aceh. Pliek U sendiri adalah kelapa yang telah difermentasikan kemudian dimasak dengan bumbu pilihan. Kuahnya melambangkan keanekaragaman serta kekerabatan masyarakat Aceh lo! Biasanya makanan satu ini akan disajikan di dalam sebuah kuali besar dan sangat populer di kalangan masyarakat Aceh.  Di dalam gule Pliek U juga terdapat beragam sayuran  sehingga tidak jarang kuliner satu ini disajikan untuk menu makan malam keluarga warga Aceh.

 

Uniknya lagi cara memasaknya tidak perlu lagi menggunakan minyak. Makanan khas ini menggunakan buah nangka muda, rebung kecombrang, udang kecil, daun melinjo  dan buah pepaya muda. Biasanya kuah Plik U disantap bersama nasi hangat dan ikan goreng. Untuk kamu yang berasal dari luar kota juga bisa merasakannya dengan membeli  di rumah makan Aceh Rayeuk ataupun rumah makan Ujung Batee bila sedang mengunjungi kota Banda Aceh. Soal harga bisa dibilang cukup terjangkau yakni Rp8.000,- per porsi.

 

 

 

Bersantai Menikmati Kuliner Khas Rujak  Aceh

 

Jika cuaca sedang panas mencicipi sajian rujak pasti menyegarkan dan bikin semangat lagi. Aceh juga punya lo kuliner rujak yang berbeda dengan rujak yang banyak kamu temui pada umumnya. Perbedaan rujak Aceh dengan rujak lainnya terletak dari pemakaian buah rumbia yang merupakan salah satu buah khas provinsi Aceh.

 

Baca Juga : 7 Wisata Kuliner Kediri yang Wajib Kamu Coba!

 

Buah rumbia akan diserut bersamaan dengan  buah rujak lainnya seperti kedondong, pepaya, nanas dan lain – lain kemudian disiram dengan  sambal rujak yang memiliki rasa manis pedas. Awalnya rujak ini merupakan olahan khas kabupaten Bireueun yang sering dijuluki rujak Samalanga. Daun buah rumbia juga biasa digunakan sebagai atap rumah warga Aceh. Rujak ini biasa disajikan dalam sebuah batu besar ataupun kayu jati untuk 50 porsi rujak.

 

 

Mencicipi Kuliner Khas Aceh Sate Matang

 

Untuk sajian satenya direkomendasikan untuk mencoba sate matang yang enak banget dan dijamin bikin kamu nambah terus.  Sate dengan bahan dasar daging kambing ini dahulunya dijual di kota Matang Geuleumang Dua sehingga dijuluki dengan nama sate matang. Pada tahun 1990an sate Matang pun mulai banyak dijual di luar kota tersebut saking enaknya. Keistimewaan sate ini adalah proses pembuatan yang dimulai dengan memotong daging dengan ukuran dadu lalu direndam ke dalam bumbu rempah-rempah dalam waktu lumayan lama.

 

Sate Matang juga disajikan dengan kuah kaldu kambing sehingga mirip dengn masakan kari.  Rempah – rempah yang digunakan untuk membuat sate matang biasanya terdiri dari cengkeh, merica, kapulaga dan bunga lawang. Tak lupa pula saus bumbu kacang yang biasa ada di kuliner sate pada umumnya juga turut melengkapi  sajian sate matang.

 

 

 

 

Menikmati Kuliner Khas Aceh Ayam Tangkap

 

Bagi yang suka makan ayam  mungkin kuliner ayam tangkap bisa jadi pilihan kamu untuk mencicipi kuliner Aceh.  Ayam yang digoreng dengan daun temurui, cabai hijau dan bawang merah serta bawang putih dikenal sangat empuk.  Daun pandan yang dijadikan salah satu bumbunya membuat bau ayam tangkap menyeruak sehingga nafsu makan pun bertambah.  Tekstur luarnya juga sangat renyah serta paling nikmat dimakan bersama nasi yang panas. Bagi kamu yang ingin mencoba ayam tangkap bisa datang ke Rumah Makan Hasan  yang berlokasi di Jalan Muhammad Hasan, Banda Aceh, menjual ayam tangkap dengan harga per paket Rp60.000,- per ekornya.

 

Baca Juga : 10 Tempat Wisata Kuliner Bogor yang Sayang Untuk Dilewatkan

 

 

 

Menu Khas Aceh Sie Reuboh Puteh

 

Dalam bahasa Indonesia makanan ini bermakna daging masak putih padahal bila sudah dimasak bersama air warnanya tidak berwarna putih. Daging yang digunakan untuk Sie Reuboh Puteh merupakan daging sapi ataupun daging kambing. Daging yang telah dipotong dadu tersebut akan direbus bersama cuka, garam, cabe dan bawang putih. Untuk menghilangkan bau amis pada daging maka setelah direbus daging akan diolesi perasan jeruk nipis  kemudian diangin-anginkan selama sehari semalam.

 

Setelah itu daging akan digoreng dan biasa disajikan bersama nasi. Rasa dari Sie Reuboh Puteh sedikit asam dan pedas. Keasamannya berasal dari cuka gampong yang juga membuat Sie Reuboh Puteh bisa bertahan hingga satu bulan tanpa bahan pengawet. Inilah rendang Aceh yang sesungguhnya yang wajib kamu bawa sebagai oleh – oleh jika sedang berada di Aceh. Coba mampir ke Rumah Makan Delima Baru di  Jl Raya Banda Aceh – Medan, kawasan Lubok Batee.

 

 

 

 

Mencicipi Keumamah Kuliner Khas Aceh

 

Keumamah adalah sajian kuliner Aceh berbahan utama ikan tongkol yang direbus setelah itu dijemur hingga kering. Ikan yang diiris tipis – tipis ini jika digoreng memiliki tekstur yang renyah dan sering disebut dengan ikan kayu. Keumamah yang menggunakan ikan tongkol kering diolah dengan cara memasaknya bersama bumbu rempah-rempah seperti santan, cabai, kentang dan bumbu lainya. Keumamah juga merupakan kuliner yang awet dan mudah dimasak sehingga saat perang melawan penjajah sajian satu ini kerap menemani para pejuang Aceh kala itu.

 

Selain makanan di atas ada juga martabak Aceh yang super enak dan bisa kamu temani dengan kopi aceh ataupun minuman sanger.  Kamu juga bisa mencoba bu sie itie yang merupakan masakan berbahan daging bebek. Mencoba kuliner yang ada di Aceh pasti tidak akan membuat kamu kecewa bahan akan kangen dengan enaknya kuliner-kuliner tersebut.

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori