Berkunjung Ke 6 Tempat Wisata Di Jawa Tengah

Jawa Tengah mempunyai berbagai tempat wisata yang sangat menarik dan sayang jika sampai anda lewatkan begitu saja. Mau tau tempat wisata menarik itu? Yuk simak.
0
Berkunjung Ke 6 Tempat Wisata Di Jawa Tengah
0 (0%) 0 votes
http://www.javaheritagetour.com/the-kasunanan-surakarta/

Anda tau tidak jika terdapat banyak sekali tempat wisata di Jawa Tengah yang menarik untuk anda kunjungi. Dan beberapa di antaranya ialah tempat-tempat wisata yang terkenal, misalnya saja seperti di Kota Semarang dengan Lawang Sewu serta juga Kota Lama, ataupun di Solo dengan keraton serta sentra batiknya, sampai Ambarawa dengan museum kereta apinya.

 

 

 

Sebagai suatu provinsi yang dihimpit oleh Jawa Barat dan juga Jawa Timur, untuk kondisi infrastrukturnya, Jawa Tengah memang tergolong sangat baik dengan kondisi jalannya yang bisa menghubungkan antar kota serta antar desa secara lancar. Sebagai pusat kebudayaan Jawa, di daerah ini juga terkenal dengan tradisi masyarakatnya yang masih tetap bertahan sampai saat ini. Dengan adanya dua keraton di belahan tengah pulau Jawa ini yang masih populer, yaitu keraton Jogja serta keraton Solo.

 
Oleh karena itu, budaya masyarakat lokal merupakan suatu karakter unik dari sejumlah tempat wisata yang ada di Jawa Tengah ini. Serta kerajinan batik di Solo juga telah terkenal sampai ke mancanegara, selain itu keberadaan dua World Heritage oleh UNESCO, yakni Candi Borobudur di Magelang dan juga situs Sangiran di Sragen.

 
Apalagi wisata kulinernya yang memang digemari oleh banyak kalangan penikmat perjalanan, Jawa Tengah akan menawarkan anda pada berbagai olahan makanan khas yang pastinya bisa anda temukan di kota Semarang maupun Solo. Dan untuk kali ini Hello-Pet akan membagikan beberapa tempat wisata di daerah Jawa Tengah yang memang paling populer di kalangan para traveler.

 

 

 

 

 

Lawang Sewu Semarang

 

 

 

 

 

Bangunan kuno yang merupakan peninggalan Belanda ini dibangun pada tahun 1904. Dan juga sebuah tempat wisata di Jawa Tengah yang paling populer. Sebenarnya Lawang Sewu ialah kantor pusat perusahaan kereta api atau trem dari Belanda. Karena mempunyai pintu yang sangat banyak, jumlah lubang pintunya saja terhitung sekitar 429 buah dengan daun pintu lebih dari 1.200, para masyarakat Semarang menamakannya dengan Lawang atau pintu dan juga Sewu atau seribu, yang jika disatukan menjadi seribu pintu.

 

 

 

Dan salah satu tempat wisata Semarang yang unik tersebut juga sering sekali dijadikan sebagai tempat pre-wedding untuk sebagian pasangan yang memang hendak menikah. Untuk bisa masuk ke tempat ini, anda hanya perlu membayar tiket masuk Lawang Sewu kurang lebih sekitar Rp 10.000 per orang. Apabila ingin memasuki ruangan bawah tananhya, maka anda diharuskan membayar Rp 30.000 per orang. Lawang Sewu ini terdapat Jalan Pemuda atau Komplek Tugu Muda, Semarang, Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

 

Kota Lama Semarang (Little Netherland)

 

 

 

 

Apabila anda sudah tau tentang Kota Tua yang ada di Jakarta, maka Kota Lama Semarang merupakan sebuah tempat wisata di Jawa Tengah yang sangat dikenal oleh banyak kalangan. Anda bisa menemukan rekaman tata bangun wilayah berarsitektur Eropa yang terdapat di tempat tersebut. Objek wisata di Semarang ini memang dijuluki pula sebagai “Little Netherland”.

 
Landmark sangat menarik di kawasan Kota Lama merupakan Gereja Blenduk, yakni sebuah bangunan yang berusia kurang lebih dari 2.5 abad. Kata blenduq itu sendiri berasal dari bahasa Jawa, yang berarti kubah, atau merujuk pada kubah gereja tersebut. Atapnya melengkung serta berwarna merah, terasa sangat kontras dengan dindingnya yang memang berwarna putih. Empat pilar kokoh dan juga menara kembarnya yang sangat khas di bagian depannya membentuk sebuah ciri khas gereja ini.

 
Kota Lama Semarang tersebut adalah salah satu destinasi favorit untuk para penikmat sejarah serta pecinta fotografi yang terdapat di Indonesia. Selain daripada Gereja Blenduk, Kawasan Stasiun Tawang dan juga Polder Air Tawang merupakan landmark lainnya yang wajib anda kunjungi ketika berada di Kota Lama Semarang ini. Pada area Polder, terdapat sebuah pabrik rokok Praoe Lajar atau Prau Layar yang memang masih beroperasi sejak dulu hingga saat ini. Menikmati wisata di Kota Lama Semarang pada waktu malam hari merupakan salah satu cara terbaik di tempat tersebut. Kota Lama Semarang ini terletak di Jalan Kartini, Semarang, Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

 

Jalan Pahlawan Semarang

 

 

 

 

 

Inilah salah satu jalan terbesar di Semarang, yang merupakan tempat di mana Kantor Gubernur Jawa Tengah berada, selain itu juga Polda Jateng serta Taman Makam Pahlawan ada di sini. Jalan Pahlawan ini adalah salah satu penghubung untuk menuju ke Simpang Lima. Pada malam hari, Jalan Pahlawan ini menjadi kawasan wisata baru yang sangat ramai dengan pengunjung, terlebih lagi di akhir pekan. Anda bisa menemukan banyak sekali jajanan di sepanjang jalan tersebut.

 
Trotoar jalan yang sangat luas serta juga tertata rapi merupakan keistimewaan jalan ini. Pada waktu sore hari, banyak masyarakat Semarang yang menghabiskan waktunya dengan bermain-main serta bersantai di sepanjang Jalan Pahlawan ini. Apalagi ketika akhir pekan, kemeriahan dan juga lalu lalang orang terlihat ramai sekali sampai malam hari.

 

 

 

 

 

 

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Solo

 

 

 

 

 

Keraton ini pertama kali didirikan pada tahun 1744 oleh Sunan Paku Buwono II, dan juga kini telah menjadi salah satu tempat yang menyimpan banyak nilai bersejarah. Dalam bagian keratonnya disebut sebagai Panggung Sanggabuwana, yang konon katanya di situlah Susuhunan bersemedi serta bertemu Nyai Rara Kidul, yakni penguasa Pantai Selatan.

 
Selain daripada itu, ada juga museum yang memang menyimpan barang-barang peninggalan keraton serta fragmen candi-candi di Jawa Tengah. Apabila anda sudah datang ke tempat wisata Jateng yang satu ini, maka wajib sekali untuk mematuhi beberapa peraturan yang ada, misalnya saja seperti tidak boleh menggunakan topi dan juga kacamata hitam, tidak boleh bercelana pendek, tidak memakai sandal serta jaket.

 

 

 

 

Untuk harga tiket masuk ke keraton Surakarta ini kurang lebih sekitar Rp 4.000 per orang. Apabila anda membawa kamera, maka akan dikenakan tiket tambahannya yakni Rp 2.000. Setelah puas berkeliling menikmati keraton, maka anda juga jangan lupa untuk singgah ke Pasar Klewer yang memang berjarak tidak jauh dari tempat tersebut. Pasar ini merupakan sebuah pusat perdagangan batik di Solo yang sangat terkenal selain daripada Kampung Batik Laweyan. Alamat keraton ini terletak di Kelurahan Baluwarti, Kec. Pasar Kliwon , Solo, Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

 

Ngarsopuro Night Market Solo

 

 

 

 

 

Tempat ini merupakan pasar malam di Kota Solo yang memang secara rutin dibuka pada hari Sabtu dan Minggu mulai dari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB. Ngarsopuro ialah sebuah tempat perdagangan untuk mereka yang mempunyai KTP Solo. Produk yang memang dijual pada pasar malam ini di antaranya kerajinan, batik, souvenir, sampai makanan kuliner khas Kota Solo.

 

 
Pada tempat ini juga anda akan melihat live performance, misalnya saja seperti jazz, tarian, ataupun musik etnik dari para penggiat seni di Kota Solo. Hal tersebut bertujuan untuk menambah semarak suasana yang ada di Ngarsopuro Night market. Sebagai sebuah destinasi wisata di Jawa Tengah yang sangat populer, Solo memang ramai akan kunjungan para wisatawan asing. Apabila anda tiba di Kota Solo pada hari Sabtu, maka luangkanlah waktu untuk bermalam minggu di Ngarsopuro ini. Bertempat di Jalan Diponegoro, Solo, Jawa Tengah.

 

 

 

 

 

 

Kampung Batik Laweyan di Solo

 

 

 

 

 

Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu sentra batik di Kota Solo. Konon katanya Kiai Ageng Henis atau kakek Panembahan Senopati adalah seseorang yang mengajari masyarakat setempat tentang bagaimana cara membatik. Menurut kisahnya, usia Kampung Laweyan ini jauh lebih tua daripada Keraton Kasunanan, daerah Laweyan di Kota Solo ini sudah terkenal dengan batiknya sejak dari Kerajaan Pajang berkuasa di Jawa Tengah pada pertengahan abad ke 16.

 
Jika anda berkunjung ke Kampung Batik Laweyan, maka akan mendapati sebuah kesan arsitektural Eropa di kampung Laweyan tersebut. Telah banyak rumah-rumah di Laweyan itu dibangun dengan sentuhan arsitektur Eropa yang megah dan juga kokoh. Dulu, rumah-rumah tersebut merupakan kediaman para saudagar batik. Namun kini, kampung yang berdiri di atas lahan seluas kurang lebih 24 hektar itu terbagi ke dalam 3 blok besar.

 
Anda bisa puas berkeliling dari satu toko ke toko lainnya untuk dapat mencari batik yang sangat anda sukai di tempat tersebut. Memang Indonesia sangat terkenal akan kerajinan batiknya, misalnya saja seperti yang bisa kita temukan di Jogja, Solo, Cirebon, Papua, serta masih banyak lagi dari beberapa daerah di Nusantara. Kampung Batik Laweyan ini terletak di Jalan Doktor Radjiman No. 521, Solo, Jawa Tengah.

 

 

 

Sumber : http://tempatwisataseru.com/ http://www.initempatwisata.com/

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori