Yuk! Mampir ke “Surga” Wisata Alam Ungaran Semarang

Wisata alam Ungaran Semarang semakin menggoda. Sudah banyak promo daerah yang biasa disebut sebagai kawan "Puncak" itu. Kamu tertarik? Cek ulasan singkat ini.
0
Yuk! Mampir ke “Surga” Wisata Alam Ungaran Semarang
0 (0%) 0 votes
Rawa-Pening

Ingin melepas penat di Jawa Tengah? Anda bisa berkunjung ke objek wisata alam Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

 

Ungaran yang terletak tepat di sebelah selatan Kota Semarang bisa dikatakan sebagai daerah “puncaknya” Semarang. Sangat banyak objek wisata alam Semarang yang bisa Anda kunjungi untuk melepas penat.

 

Mulai dari tempat yang sejuk, nyaman, dan berpemandangan 10 Tempat Wisata Alam Ungaran Semarang yang tak boleh anda lewatkan:

 

Baca juga: Wisata di Umbul Sidomukti yang seru

 

Apa saja ya daftar objek wisata alam Ungaran yang wajib Anda kunjungi? Ikuti penelusurannya berikut ini:

 

 

Basecamp Mawar

Kaki gunung kerap menjadi tempat biasa-biasa saja. Namun tidak di gunung Unggaran, Semarang. Sebuah “basecamp” yang sering dijadikan sebagai start awal untuk mendaki bisa menjadi tempat wisata tersendiri.

 

Basecamp ini diberi kode nama mawar. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl. Tidak hanya untuk dilewati, basecap mawar menawarkan area camping ground yang sangat luas, bisa menampung sekitar 20 tenda kecil.

 

Bagi Anda yang menyukai udara pegunungan, jangan sampai lupa untuk berkunjung ke tempat ini. Selain hutan pinus, Anda juga bisa melihat sinar matahari terbit dari bascemp mawar.

 

Baca juga: 12 Pantai Menawan di Semarang

 

 

 

Gunung Ungaran

Bagi pecinta alam, pasti tidak asing dengan tempat ini. Gunung dengan ketinggian 2.050 mdpl berada di wilayah Bandungan Kabupaten Semarang. Untuk menuju puncak Gunung Ungaran dibutuhkan waktu sekitar 5 jam dari candi Gedung Songo, atau sekitar 8 jam dari Jimbaran. Gunung ini dapat didaki dari Jimbaran – Ungaran, atau dari Taman Wisata Candi Gedung Songo – Ambarawa.

 

Salah satu gunung wisata yang layak untuk dijelajahi. Area gunung ini tidak terlalu sulit untuk didaki, sehingga tidak jarang Anda menemukan masyarakat sedang mendaki di sepanjang kaki Gunung Ungaran.

 

Di puncaknya, Gunung Ungaran terdapat tiga pucuk tugu dan sebuah tiang bendera. Sebuah tempat yang paling digemari oleh para pendaki, sembari menikmati terbitnya matahari dari ufuk timur.

 

 

 

 

Candi Gedong Songo

Gedong Songo merupakan sebuah candi yang ditemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi). Tahun 1740, Loten menemukan kompleks Candi Gedong Songo. Tahun 1804, Raffles mencatat kompleks tersebut dengan nama Gedong Pitoe karena hanya ditemukan tujuh kelompok bangunan. Van Braam membuat publikasi pada tahun 1925, Friederich dan Hoopermans membuat tulisan tentang Gedong Songo pada tahun 1865. Tahun 1908 Van Stein Callenfels melakukan penelitian terhadapt kompleks candi dan Knebel melakukan inventarisasi pada tahun 1910-1911.

 

Terletak di Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Candi Gedung Songo tepat berada di lereng Gunung Ungaran.

 

Tidak hanya itu, terdapat juga objek wisata lainnya yang berada di sekitar Candi Songo, yaitu pemandian air panas dari mata air yang mengandung belerang, area perkemahan, dan wisata berkuda.

 

 

 

Bukit Cinta Rawa Pening

Sebelum ke Rawa Pening tidak salah rasanya untuk menikmati kesejukan sebuah tempat yang bernama bukit cinta. Melalui bukit ini Anda bisa melihat eksotisnya panorama Rawa Pening dari ketinggian.

 

Bukit Cinta dahulu merupakan sebuah tempat tinggi yang dimanfaatkan oleh Pemerintahan Kolonial Belanda sebagai Gardu Pemantau Pertumbuhan Enceng Gondog yang ada terhampar di Rawa Pening. Hal ini dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan enceng gundog karena keberadaan pembangkit listrik tenaga air yang dikembangkan di Rawa Pening oleh kolonial Belanda.

 

Luas area pengembangan tempat wisata Bukit Cinta tidak lebih dari 2 hektar dan dikelola langsung oleh pememerintah daerah kabupaten Semarang. Bagi Anda yang masih sendiri, jangan khawatir, Bukit Cinta juga bisa Anda nikmati bersama teman-teman yang ingin menikmati wisata khas Ungaran.

 

Jika Anda lapar, di sekitar lokasi terdapat warung makan yang menyediakan beragam menu seperti pecel lele, sate kerang, dan makanan ikan air tawar.

 

Salah satu tradisi dari bukit cinta yang paling ditunggu banyak masyarakat, salah satunya adalah setiap malam 21 Suro yang sesuai dengan penanggalan Jawa di tempat ini akan dilaksanakan ritual larung sesaji berupa Tumpeng yang akan dihanyutkan ke danau.

 

 

 

Baca juga: Tempat wisata yang wajib dikunjungi saat di Semarang

 

 

 

Wisata Rawa Pening

Pernah mendengar kisah cerita rakyat Rawa Pening? Tempat itu nyata dan terdapat sebagai salah satu lokasi wisata di Ungaran, Semarang. Sebuah lembah cantik yang berisi air sehingga bentuknya menyerupai danau.

 

Telaga ini terletak di cekungan kaki gunung Merbabu, Telomoyo dan Ungaran. Dengan luas sekitar 2.670 hektare, Rawa Pening memanjang meliputi empat wilayah kecamatan yaitu Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Banyubiru.

 

Selain menawarkan keindahan danaunya yang masih asri, wisatawan juga juga dapat berkeliling waduk dengan menggunakan perahu yang disediakan oleh pengelola wisata.

 

Jangan kaget jika Anda melihat rawa ini tumbuh beberapa enceng gondok. Hal ini bukan karena Rawa Pening tidak terawat, namun tanaman ini merupakan salah satu bentuk mata pencaharian yang dilakukan masyarakat sekitar.

 

 

Baca juga: Tampilan arsitektur wisata relligi di Semarang

 

 

 

 

Kebun Teh Medini

Pemandangan alam yang luar biasa dan udara segar bisa Anda dapatkan saat berkunjung ke kebun teh Medini yang terletak di ketinggian 2050 meter di atas permukaan laut, masuk daerah Kabupaten Kendal, sebelah utara lereng Gunung Ungaran.

 

Kebun teh dengan luas sekitar 386,82 hektare dan sudah ada sejak tahun 1901. Tempat ini sering dikunjungi wisatawan mancanegara asal Jepang dan Belanda untuk bernostalgia. Selain itu, Anda juga dapat melihat, warga sekitar dan gadis-gadis desa memetik daun teh.

 

Selain itu, Anda juga bisa melihat langsung proses pembuatan teh yang dilakukan masyarakat setempat. Jangan kaget jika Anda terkadang bertemu dengan sekelompok pendaki gunung. Hal ini dikarenakan kebun teh Unggaran juga sering dijadikan sebagai jalur pendakian bagi merekayang ingin menikmati wisata dari Gunung Ungaran.

 

 

 

Kampoeng Kopi Banaran

Kampoeng Kopi Banaran merupakan tempat wisata yang dimiliki oleh PT. Perkebunan Nusantara IX wilayah Jawa Tengah. Tempatnya berada di ketinggian 400-680 di atas permukaan laut, yang terletak di Areal Perkebunan Kopi Kebun Getas Afdeling Assinan. Tepatnya Jl. Raya Semarang – Solo Km. 35 dengan suhu udara sejuk antara 23ºC – 27ºC.

 

Berjalan-jalan di Kampoeng Kopi Banaran bisa dilakukan dengan naik mobil wisata yang sudah dimodifikasi dan disediakan oleh pihak pengelola dari PT. Perkebunan Nusantara IX.

 

Selama di perjalanan Anda akan mellihat hamparan hijau kebun kopi yang menghasilkan banyak jenis kopi seperti Kopi Premium Banaran, Kopi Luwak, dan Teh Kaligua.

 

Selain itu Anda juga akan disuguhi dengan pemandangan dari pohon lamtorogung alias petai Cina, yang berguna untuk mencegah erosi.

 

Saat ini Kampoeng Kopi Banaran, namun juga dikembangkan menjadi kawasan yang sudah dilengkapi restoran dan cafe, cottage, wahana outbound, permainan anak hingga camping ground.

 

Baca juga: Wisata kuliner favorit di Semarang

 

 

 

Wisata Penggaron Ungaran

Ungaran memang layak dijadikan sebagai Bogornya provinsi Jawa Tengah. Selain Kampoeng Kopi dan Rawa Pening, ada juga objek wisata yang tidak kalah menarik yaitu hutan wisata Penggaron.

 

Seperti halnya kawasan wisata hutan lainnya, udara sejuk dan kicauan burung akan menyambut Anda. Dikeluilingi dengan kehadiran pohon pinus dan mahoni yang berdiri tegak sehingga membuat suasana mata menjadi terasa segar. Penggaron juga memiliki koleksi hidupan liar terutama burung yang cukup banyak dan menarik. Setidaknya ada 97 spesies yang terdapat dalam kawasan tersebut. Ditambah dengan spesies lain seperti Merak Hijau, Elang Ular Bido, Kadalan Birah, Kadalan Kembang dan beberapa raptor migran.

 

Hingga saat ini hutan wisata Penggaron yang memiliki luas 1500 hektare, dijadikan sebagai tempat beragam aktifitas seperti olahraga, latihan Air Soft Gun,tracking, outbond, camping, kepramukaan, latihan SAR, golf hingga rekreasi.

 

 

 

Watu Gunung Ungaran

Watu Gunung, terdiri dari berbagai macam objek wisata seperti danau buatan, rumah-rumah terbuat dari kayu yang artistik, hingga saung yang berderet untuk istirahat para wisatawan.

 

Selain itu, terdapat juga rumah kayu, gazebo dan pendopo yang diberi nama dalam bahasa Jawa seperti walang kekek, wono sekar, dan kemuning. Bagi Anda yang hobi memancing, terdapat kolam-kolam ikan dengan pancuran kecil dengan gemricik air yang syahdu sehingga membuat suasan menjadi tentram dan tenang. Sementara itu, di bagian tebing, Anda bisa duduk-duduk di gazebo atau kursi taman, menikmati pemandangan kota Ungaran dari ketinggian.

 

Dari alun-alun Ungaran kurang lebih 1,5 kilometer ke arah Kampung Lerep. Jika dari Kampung Seni Lerep kurang lebih berjarak 500 meter. Harga tiket masuk sangat terjangkau, yaitu Rp5.000,- per orang.

 

Satu hal, datang ke sini cukup membawa kamera handphone atau digital biasa saja. Karena jika memakai kamera kualitas tinggi seperti DSLR tidak diperkenankan kecuali izin untuk sesi pemotretan.

 

 

 

Baca juga: Pesona wisata malam kota Semarang

 

 

 

 

Desa Wisata Kopeng

Desa Wisata Kopeng terletak di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Lokasinya berada di lereng gunung Merbabu, gunung Telomoyo dan gunung Andong yang berada di ketinggian 1450 meter di atas permukaan laut.

 

Jika Anda berwisata di tempat ini, akan tersaji hamaparan pemandangan pedesaan yang dikelilingi dengan hamparan tanaman bunga dan sayuran membentuk suasana asri nan menyejukkan.

 

Wisatawan dapat menikmati nuansa alam pegunungan, kebun strawberi, berkuda, hingga melihat langsung pertunjukan budaya masyarakat.

 

 

Selain itu ada juga pemandangan yang tidak kalah seru yaitu air terjun Umbul Songo. Konon, menurut cerita, air terjun ini ditemukan oleh para wali untuk berwudhu. Umbul Songo terdiri dari  sekitar Tekelan, Contre, Tayengan, Selodhuwur dan Kopeng. Agar Umbul Songo menjadi lengkap maka ditambahkan dari daerah Peng Jero dan Kali Sati.

 

 
Dari sekian banyak wisata alam Ungaran Semarang, mana yang akan menjadi pilihan Anda?

 

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori