Mengembara di 8 Tempat Wisata Alam Makassar

Wisata di Sulawesi Selatan, tidak hanya menghadirkan suasana Makassar saja. Namun, berbagai objek wisata alam yang menarik. Mulai dari Pulau hingga Taman Laut.
0
Mengembara di 8 Tempat Wisata Alam Makassar
0 (0%) 0 votes
Pantai-Pulau-Bulupoloe

Makassar yang merupakan Ibukota dari Provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu kota besar di kawasan Timur Indonesia. Namun, Makassar tidak hanya memiliki keunggulan dari kotanya saja. Jauh dari hiruk pikuk Kota, kamu bisa menemukan banyak wisata alam yang menarik untuk dikunjungi.

Bila kamu berencana untuk berlibur di Sulawesi Selatan, kami punya delapan wisata alam menarik yang bisa dikunjungi di tempat ini. Kali ini Hello-pet akan mengajak kamu menelusuri keindahan alam Makassar:

 

 

 

Wisata Alam Pegunungan Karst Maros Pangkep Makassar

Pegunungan karst belum punah dan kamu bisa menemukan salah satu lokasinya Makassar. pegununggan ini membentuk tebing-tebing karst yang berdiri kokoh dan tinggi menjulang runcing ke angkasa.

 

Ada yang berbentuk menara, dan ada juga yang berdiri sendiri. Sembari menikmati kecantikan wisata alamnya, kamu juga dapat melihat keanekaragaman Flora dan Fauna yang tersimpan di
dalamnya.

 

Serunya, kawasan karst yang ada di Maros ini penuh dengan peninggalan-peninggalan sejarah yang masih belum terungkap! Misalnya, goa Bulu dan goa Telapak Tangan yang masih jarang
dibicarakan oleh para traveler.

 

Penasaran seperti apa? Kamu bisa langsung berkunjung ke Rammang-rammang dengan berbagai cara. Jika naik kendaraan pribadi, baik motor atau mobil perjalanan dari Makassar bisa ditempuh selama sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan.

 

Jika memilih naik angkutan umum, rutenya adalah pusat kota Makassar – naik pete-pete yang merupakan taksi versi Makassar ke arah Mandai, kemudian disambung lagi dengan naik pete-pete
lagi ke Pangkep.

 

Jangan lupa untuk turun di pertigaan pabrik semen Bosowa yang dilanjutkan menuju ke arah pegunungan Karst.Begitu tiba di sebuah gapura tulisan “Selamat Datang di Karst
Maros” kamu sudah berada sangat dekat dengan wisata alam ini.

 

Eits, perjalanan ternyata belum selesai, karena untuk bisa lanjut ke lokasi wisata Rammang Rammang kamu masih harus naik perahu milik warga setempat untuk menyusuri sungai. Tarifnya
berkisar antara Rp150.000,-

 

Setelah tiba, jangan lupa untuk menikmati pemandangan alam yang luar biasa di pegunungan Karst ya!

 

Baca juga: Seleb ini siap menikahi Pria Makassar

 

 

 

Wisata Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Makassar

 

Taman-Nasional -Bantimurung

via: http://nurterbit.com content/uploads/2015/01/Bantimurung2.jpg

Tidak jauh dari Rammang-rammang, kali ini Hello-pet akan berbagi tentang wisata alam Makassar menarik lainnya. Sebuah tempat bernama Taman Nasional bernama Bantimurung degan luas
43.750 hektar ini memiliki berbagai macam objek wisata yang menakjubkan.

 

Taman nasional Bantimurung pada awalnya hanyalah hutan biasa. Namun, seorang ahli botani dari Inggris, Alfred Russel Wallace yang sedang melakukan penelitian membuka cakrawala tentang sebuah keindahan hutan.

 

Setelah melakukan penelitian, Wallace menyimpulkan Taman Nasional Bantimurung merupakan kerajaan kupu-kupu terbesar di Indonesia.

 

Selain kupu-kupu terdapat lebih dari 80 gua alam dan gua pra sejarah yang masih belum terungkap asal muasalnya.

 

Keindahan wisata alam lain yang bisa kamu nikmati di Taman Nasional Bantimurung ini yaitu mandi di bawah kucuran langsung air terjun yang berasal dari mata air pegunungan!

 

Tapi, jangan kaget ketika kamu akan mendengarkan atau bahkan menemukan banyak binatang liar, seperti ayam hingga sahut-sahutan monyet. Karena Taman Nasional Batimurung memang
digunakan juga untuk pelestarian beberapa fauna lhoh!

 

Akses jalan menuju ke Taman Nasional Bantimurung ini cukup mudah, yakni jika menggunakan kendaraan umum. Misalnya ketika kamu baru tiba dari Bandara Udara Sultan Hasanuddin, bisa
langsung naik bus Damri menuju jalan raya luar bandara yang jaraknya sekitar 3 km.

 

Perjalanan bisa dilanjutkan dengan angkutan umum yang biasa disebut pete-pete menuju Pasar Sentral Maros, kemudian dilanjutkan dengan angkot atau ojek menuju Bantimurung.

 

Bagi wisatawan lokal yang ingin menikmati kawasan Taman Nasional Bantimurung hanya dikenakan Rp20.000,-, sementara itu, bagi turis mancanegara dikenakan biaya Rp. 50.000,-

 

 

 

 

Wisata Alam Pulau Lae-Lae Makassar

 

Satu pulau kecil, namun menyimpan sejumlah pemandangan alam yang bisa dijadikan untuk melepaskan kepenatan selama di Makassar bisa kamu temukan di Lae-Lae. Pulau kecil yang hanya dihuni sekitar 2000 penduduk dan merupakan salah satu bekas wilayah penjajahan Jepang saat berkuasa di Indonesia.

 

Menurut cerita turun temurun dari masyarakat yang menetap, Pulau Lae Lae sudah ada sejak tahun 1940. Salah satu buktinya adalah kehadiran sumur tua yang jadi sumber air utama penduduk pulau.

 

Sumur ini disebut dibangun oleh tentara Belanda dan kemudian ditinggalkan begitu saja, hingga akhirnya dikuasai Jepang saat masa penjajahan.

 

Setiap pulau pastinya punya keunikan masing-masing. Begitu juga dengan Pulau Lae-lae. Salah satu yang membuat tempat ini menjadi menarik adalah adalah terdapat situs sejarah peninggalan perang berupa terowongan bawah tanah.

 

Namun sayangnya, para pelancong tidak dapat menikmatinya dengan maksimal karena jalurnya yang sudah tertimbun tanah. Jangan khawatir, kamu masih bisa melihat pemandangan menarik lainnya di bagian Selatan Pulau Lae-Lae.

 

Berjalan-jalan di pinggir pantai Lae Lae kamu dapat suasana yang sejuk dan tenang dengan lingkungan yang masih terjaga dengan baik. Selain itu terdapat juga sebuah pemandangan berupa batu pemecah obak yang berbentuk piramida.

 

Cara untuk mencapai Pulau Lae Lae bisa kamu mulai dari pesisir Pantai Losari. Namun, tentu saja jika ingin berangkat ke sana, kamu harus memulainya dari dermaga-dermaga yang ada di sekitar
Pantai Losari Makassar.

 

Berbagai Dermaga seperti Panyua dan Kayu Bangkoa bisa dijadikan pilihan. Rata-rata para turis berangkat biasanya menggunakan perahu boat dengan waktu kurang lebih lima
hingga 10 menit. Ongkosnya? Cukup murah kok hanya Rp50.000,-!

 

Baca juga: Artis Hot ini punya Gebetan Tentara!

 

 

 

 

 

Wisata Bahari Pulau Kodingareng Keke di Makassar

 

Ingin memiliki pulau sendiri saat berwisata alam di Makassar? Kamu harus mencoba berkunjung ke Pulau Kodingarang Keke yang terletak hanya 14 kilometer dari Makassar.

 

Sebuah pulau tak berpenghuni ini memiliki daya pikat yang luar biasa. Air lautnya masih jernih dan segar serta memiliki gradasi warna yang beragam, mulai dari biru muda, toska, hingga
biru tua.

 

Tidak hanya itu, Pulau Kodingkarang Keke menyimpan keindahan alam bawah laut yang memesona dengan aneka biota laut yang indah.

 

Tentu saja, meskipun pulau tanpa penghuni, para wisatawan yang ingin mencoba pengalaman untuk meluncur di bawah laut Pulau Kodingareng Keke bisa melakukan snorkling dan diving di sini.

 

Bagi yang hanya ingin berjalan-jalan, kamu bisa menemukan keunikan dari Pulau ini. Setiap bagian sisi pulaunya memiliki jenis pasir yang berbeda.

 

Pada bagian utara pasirnya sangat halus sedangkan di bagian selatan agak sedikit kasar dengan pasir yang berbentuk kerikil bercampur pecahan karang yang halus.

 

Seperti yang sudah kami telusuri sebelumnya, Pulau Kodingareng Keke tidak berpenghuni, jadi jangan pernah berharap ada fasilitas seperti penginapan, apalagi masyarakat yang
berjualan.

 

Jadi, jika ingin berkunjung ke Pulau Kodingareng Keke, jangan lupa untuk membawa bekal yang cukup ya! Pantai jaraknya hanya 14 km dari Pantai Losari Makassar.

 

Untuk menuju ke pulau ini, dari pusat kota Makassar, kamu bisa langsung menuju ke Dermaga Kayu Bangkoa atau dermaga yang ada di depan Pelabuhan Benteng Fort Rotterdam.

 

Perjalanan bisa ditempuh dengan menggunakan yang dapat disewa dengan Rp500.000,- rupiah dan bisa di nego lhoh! Sekarang, sudah siap untuk menjadi Raja di pulau tak berpenghuni ini?

 

 

 

 

Wisata Bahari Pantai Pulau Bulupoloe Makassar

 

Pantai-Pulau-Bulupoloe

via: http://hellomakassar.com bulupoloe/

Indonesia Timur memang tidak akan ada habisnya untuk dibahas Khususnya Makassar. Kali ini Hello-pet berkunjung ke Pulau Bulupoloe yang terletak di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi
Selatan yang berjarak sekitar 500 km dari Kota Makassar.

 

Salah satu pulau yang indah, karena menggabungkan banyak unsur wisata alam. Mulai dari keindahan alam pegunungan, pantai serta wisata baharinya. Bentangan pantai dengan pasir putih yang bersih tentunya membuat mata dan pikiran bisa kembali segar. Selain itu lingkungan lautnya masih alami dan belum tersentuh dengan polusi apa pun!

 

Lelah menikmati pemandangan alam di Pulau Bulupoloe, kamu bisa menikmati wisata kuliner tradisional khas Luwu.

 

Perjalanan dari Makassar menuju Pulau Bulupoloe bisa dilakukan dengan cara melakukan perjalanan terlebih dahulu ke Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Perjalanan dapat ditempuh melalui jalur darat dan membutuhkan waktu sektar 8 hingga 10 jam dari Kota Makassar.

 

Pilihan lainnya kamu bisa menggunakan pesawat udara dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar dengan waktu hanya sekitar 1.5 jam. Setelah tiba di Malili, kamu bisa langsung melanjutkan perjalanan ke Pulau Bulupoloe lewat jalur laut dengan menggunakan perahu melalui Pelabuhan Balantang, Malili.

 

Perjalanan dari Malili ke Pulau Bulupoloe sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Agar bisa sampai di tempat tujuan, kamu harus menyewa kapal yang bervariasi ukurannya. Untuk kapal kecil dengan lima penumpang biaya yang dikeluarkan adalah sekitar Rp400.000,- dan untuk kapal yang mampu mengangkut 10 hingga 15 orang diperlukan biaya sekitar Rp700.000.-

 

Sudah siap berpetualang di pulau yang indah ini?

6. Pulau Kapoposang

Wisata Bahari Pulau Kapoposang di Makassar

Pulau-untuk menyelam-di-Makassar

via: http://anekawisatanusantara.blogspot.com kapoposang-pangkep.html

Wisata alam Makassar berikutnya yang laik untuk kamu kunjungi adalah Pulau Kapoposang. Terletak di Desa Mattiroujung, Kecamatan Liukang Tupabiring, dan hanya butuh waktu 90 menit
dengan menggunakan speed boat untuk mencapai tempat ini dari kota Makassar.

 

Pulau ini menawarkan keindahan wisata bahari yang luar biasa. Shark point dan tanjung point misalnya. Dua tempat ini merupakan lokasi pilihan untuk menyelam dan menyapa lingkungan
alam yang ada di Pulau Kapoposang.

 

Menyelam di tempat ini akan membuat kamu menemukan banyak binatang-binatang laut yang menggemaskan!

 

Selain wisata Bahari dengan keunikan terumbu karang, Pulau Kapoposang merupakan surganya para penyu. Khususnya bagi kamu dan para wiatawan yang berkunjung di bulan Desember hingga
April, dapat menyaksikan langsung proses penyu bertelur di pinggir lautnya.
Untuk menuju ke Pulau Kapoposang dari Makassar, kamu bisa menggunakan speed boat dengan menuju arah Pulau Sarappo terlebih dahulu dengan waktu tempuh sekitar dua jam.

 

Sementara itu, jika menggunakan kapal kayu memiliki waktu tempuh sekitar empat jam perjalanan. Setelah tiba di pulau Sarappo kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Kapoposang dengan menggunakan kapal nelayan.

 

Biaya total untuk perjalanan menuju ke Pulau Kapoposang yang bisa kamu persiapakan adalah sekitar Rp1.200.000,- untuk satu kali perjalanan.

 

 

Baca juga: Duh! Pesawat Ini Hilang di Peraiaran Makassar

 

 

 

Wisata Alam Pulau Dutungan Makassar

 

Terakhir kami akan berbagi Makassar melalui keindahan salah satu pulaunya. Kali ini Pulau Dutungaan, yang memiliki luas 9 hektare memiliki pemandangan laut biru yang jernih, sehingga
sangat tepat untuk dijadikan sebagai lokasi liburan untuk melepaskan penat.

 
Ditemani hamparan pasir putih yang berkilau menjadikan Pulau Dutungan sebagai destinasi yang wajib kamu kunjungi ketika berada di Makassar.

 

Di pinggir pantai terdapat tempat bersantai yang bisa digunakan untuk menikmati pemandangan atau berisitirahat yang disebut bale-bale yang membuat pengunjung bisa betah  berlama-lama
di pulau.

 

Namun, bagi turis yang ingin menginap, di Pulau Dutungan terdapat beragam resort dan penginapan yang ditata dengan teratur dan rapi. Harganya pun bervariasi, mulai dari
Rp350.000,- hingga Rp500.000,- untuk satu dan dua malam.

 

Ingin mencari suasan lain di Pulau Dutungan, kamu bisa berjalan ke bagian selatan, karena disana terdapat sebuah hutan kecil dengan jalan setapak dan dikelilingi pohon-pohon yang menjulang
tinggi.

 

Jika kamu memulai perjalanan dari Makassar, maka kamu harus melanjutkan perjalanan dulu ke Kabupaten Barru dan kemudian dilanjutkan dengan menggunakan perahu.

 

Pilihan lainnya, dari Makassar kamu bisa langsung menuju Pare-pare dan kemudian berangkat menggunakan perahu ke Pulau Dutungan.

 

Biaya menyebrang ke Pulau Dutungan dari Barru atau Pare-Pare pun cukup murah. Travelers hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp70.000,- hingga Rp80.000,- untuk melakukan sekali penyeberangan.

 

Masih ragu menyangsikan keindahan alam di Pulau Dutungan? Langsung saja ke Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Desa Cilelang
sekitar 48 Km dari Kota Barru, atau 130 Km dari kota Makassar.

 

 

 

 

Wisata Bahari Taman Nasional Takabonerate Makassar

 

Kalau yang satu ini, kita akan bermain-main di keindahan alam bawah laut Makassar. Satu tempat bernama Taman Nasional Takabonerate merupakan obyek wisata bahari natural yang berada
di ujung paling selatan di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

 

Begitu memasuki kawasan ini Taman Laut Taka Bonerate kamu akan dimanjakan dengan kehadiran 21 gugusan pulau yang letaknya saling berdekatan, dan coba tebak kamu bisa menjelajahinya menggunakan sebuah kapal kayu dengan waktu yang singkat.

 

Takabonerate merupakan nama Kecamatan di Kabupaten Selayar. Tempat itu terdiri dari beberapa pulau kecil dengan pantai yang sangat bersih berpasir putih.

 

Terumbu karang merupakan keindahan alam nomor satu yang ditawarkan Taman Nasional Takabonerate, karena kawasan ini merupakan terumbu karang terbesar ketiga di dunia setelah
Kwajifein di Kepulauan Marshall dan Suvadiva di Kepulauan Maladewa.

 

Terdapat tiga terumbu karang yang bisa kamu jelajahi di sini yaitu, fringing reef alias terumbu karang tepi, barrier reef atau terumbu karang penghalang dan Atol atau terumbu karang
cincin.

 

Nah! Bagi yang berkunjung di bulan April dan Mei, momen ini merupakan saat yang tepat bagi pecinta snorkeling karena kamu bisa berenang bersama sekitar 362 spesies biota laut yang
sedang bermain.

 

Mulai dari penyu dan kura-kura, serta berbagai ikan-ikan lucunya yang mungkin jarang kamu temukan lhoh!

 

Setelah snorkeling terdapat beberapa kegiatan lain yang bisa kamu lakukan seperti main volley pantai, atau ikut memancing bersama nelayan yang tinggal di Makassar.

 

Untuk menempuh Taman Laut ini kamu bisa memulainya dari Makassar menuju Selayar, tepatnya Kota Benteng. Jika menggunakan pesawat udara bisa menggalihkan perjalanan dengan penerbangan perintis ke H. Aeropala.

 

Perjalanan menggunakan pesawat akan menghabiskan waktu sekitar 45 menit dan biaya yang berkisar Rp200.000,- hingga Rp600.000,-.

 

Jika ingin menemupuh perjalanan darat waktu yang ditempuh pun lebih lama, yaitu 10 jam! Termasuk ketika melakukan penyeberangn ke Tanjung Bira, Benteng. Setelah tiba di Benteng, perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan kapal ferry dan melewati Pulau Tinabo untuk mencapai Taman Laut Taka Bonerate. Biaya yang kamu keluarkan pun bervariasi, mulai dari Rp300.000,- hingga Rp500.000,-.

 

Biayanya cukup mahal, dan perjalanannya pun berliku, tapi begitu melihat langsung keindahan Taman Laut Taka Bonerate, semua letih terbayar tuntas. Seru kan? Sudah siap menjelajahi Taman Laut Takabonerate?

 

Yuk ! Langsung berangkat ke Makassar sekarang juga!

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori