Ada Hubungan Antara Memelihara Kucing dan Scizophrenia!

0
Ada Hubungan Antara Memelihara Kucing dan Scizophrenia!
0 (0%) 0 votes
source: magazine.jnto.go.jp

Punya kucing sebagai anggota tambahan dalam keluarga pasti menyenangkan, ya. Siapa sih yang gak betah main berjam-jam dengan si manis yang sangat tahu bermanja-manja dengan kita itu? Punya kucing jelas adalah hal bagus dalam hidup kita.
Tetapi sama halnya dengan banyak hal dalam hidup, memelihara kucing ternyata juga punya sisi negatif, yang sebaiknya diketahui supaya bisa mencegah efek negatifnya. Karena memelihara kucing, ternyata punya efek negatif yang sangat menakutkan: kena sejenis parasit yang namanya Toxoplasma gondii (T. gondii).

source: pinterest

source: pinterest

Karena ternyata, hasil riset membuktikan bahwa tumbuh besar dengan punya kucing dalam keluarga adalah hal signifikan di antara orang-orang yang kena skizoprenia. Nah, berdasarkan hipotesa ini, para peneliti kemudian menghubungkan skizoprenia dengan T. gondii.
“Punya kucing dimasa kecil sudah dilaporkan dalam 3 penelitian sebagai hal signifikan dalam keluarga yang anak-anaknya kemudian didiagnosa skizoprenia atau penyakil mental serius yang lain,” tulis peneliti yang dipublikasikan dalam “Schizophrenia Research”.

The Rock Cats satu2nya band rock kucing didunia [source: huffpost.com]

The Rock Cats satu2nya band rock kucing di dunia [source: huffpost.com]


Para peneliti ini –E. Fuller Torrey dan Wendy Simmons dari Stanley Medical Research Institute dan Robert H. Yolken dari Stanley Laboratory of Developmental Neurovirology –memperhatikan pada tahun1982 kuesioner yang tidak terpakai yang telah dibagikan kepada 2.125 keluarga yang berasal dari National Institute of Mental Illness, dan menemukan bahwa 50,6% orang yang terkena skizofrenia memiliki kucing di masa kecil. Hasil ini sangat mirip dengan dua studi kecil yang dilakukan antara anggota NAMI pada 1990-an yang menemukan korelasi 50,9 dan 51,9 persen.

source: magazine.jnto.go.jp

source: magazine.jnto.go.jp

Sekitar 1,1 persen dari populasi telah didiagnosis dengan skizofrenia, sedangkan 30-37 persen rumah tangga Amerika memiliki kucing, menurut ASPCA.
Tentu saja, penelitian ini hanya menunjukkan link bukan hubungan sebab akibat. Namun para peneliti berteori bahwa parasit Toxoplasma gondii (T. gondii), yang ditemukan pada kucing dan dapat ditularkan ke manusia, bisa memainkan beberapa peran dalam perkembangan penyakit mental. Skizofrenia mempengaruhi 2,5 juta orang Amerika, menurut Treatment Advocacy Center..
“T. gondii masuk ke otak dan membentuk kista mikroskopis. Kami pikir itu kemudian menjadi aktif pada masa remaja akhir dan menyebabkan penyakit, mungkin dengan mempengaruhi neurotransmitter,” menurut Torrey.
Selain skizofrenia, T. gondii terkait dengan keguguran, gangguan perkembangan janin, penyakit terkait flu, kebutaan dan, dalam kasus yang ekstrim, kematian, menurut Time. Meskipun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit memperkirakan bahwa lebih dari 60 juta orang di Amerika Serikat tertular T. gondii, orang dengan sistem kekebalan yang kuat biasanya tidak menunjukkan gejala apapun. Para peneliti menyarankan menjaga kucing di dalam ruangan karena T. gondii dapat ditularkan melalui kucing tetangga, dan menjaga kotak kotoran hewan tertutup, karena T. gondii dapat ditularkan ke manusia jika mereka tidak sengaja kontak dengan kotoran kucing, menurut Mayo Clinic.

source: petsandparasitesorg

source: petsandparasitesorg

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan seberapa besar hubungan antara kucing dan skizofrenia sebenarnya, dan penulis studi tersebut mendorong para peneliti di negara-negara lain untuk melakukan survei sendiri. Ini juga penting untuk dicatat bahwa contoh keseluruhan skizofrenia rendah
Memiliki kucing diiringi dengan banyak manfaat. Menurut sebuah penelitian di tahun 2008 dari para peneliti di University of Minnesota Stroke Institute, pemilik kucing yang 30 persen lebih sedikit kemungkinan meninggal karena serangan jantung. Plus, menghabiskan waktu dengan hewan peliharaan meringankan perasaan sepi.

Kucing dianggap sebagai simbol keberuntungan, biasa diletakkan di tempatyg berhubungan dengan bisnis di Taiwan [source: icatnames.com]

Di Jepang dan Taiwan, patung kucing dianggap sebagai simbol keberuntungan, biasa diletakkan di tempat yg berhubungan dengan bisnis [source: icatnames.com]

Jadi, buat calon ibu yang sedang hamil, atau berencana hamil, atau yang punya bayi, sebisanya hindari kucing yang tak jelas riwayat kesehatannya ya. dan Jagalah kucing kita dari kontak dengan kucing yang tak jelas riwayat kesehatannya. Karena kucing sangat rentan untuk tertular Toxoplasma Gondii.

Yuk SHARE informasi berharga ini, karena kepedulian sekecil apapun bisa membuat perbedaan!

source: huffpost.com

Hello Comment 5Sort by


user Anonim
2015/06/23 12:39

Emang di dunia ini hewan pliharaan coma kucing ma anjing..? Ya gal lah

user Anonim
2015/06/23 10:20

Apapun itu, aku tetep mencintai seluruh kucing di dunia ini.

user Anonim
2015/06/23 09:57

Biasaaa...Konspirasi cuy...Para Freemansory!supaya kita lebih dekat dengan anjing daripada kucing...yang padahal kucing jelas paling tau jaga kebersihan,kata Rosulullaah juga...tidak ada penyakit dan hal kotor di kucing!untuk kali ini,ane mah ga percaya...

user Anonim
2015/06/22 11:42

Kucing binatang yang paling menjaga kebersihan.. Jdi mana mungkin... Lagian nabi kami tidak melarang memelihara kucing... Bahkan kucing hewan kesayangan rosululloh... Jdi tdk mungkin beliau mencontohkan hal yang tdk baik bagi umatnya...

user Anonim
2015/06/16 15:30

bahasanya susah dimengerti

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori