Warga Pekalongan Jarah Minuman Kemasan Dari Truk Yang Terguling

Sejak di Sekolah Dasar, Pendidikan Pancasila tentu selalu diajarkan. Namun, pengamalannya di kehidupan sehari-hari masih nol besar. Ini bukti nyatanya!
0
Warga Pekalongan Jarah Minuman Kemasan Dari Truk Yang Terguling
0 (0%) 0 votes
warga jarah truk

Dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila ataupun Budi Pekerti, diajarkan untuk tolong menolong sesama mahluk hidup. Namun, meski telah diajarkan sejak Sekolah Dasar hingga bangku Perguruan Tinggi, pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari, ternyata masih nol besar.

 

Salah satu bukti nyatanya adalah sebuah kecelakaan yang menimpa truk pengangkut minuman kemasan di Jalan Pantura, Pekalongan-Batang. Berikut kisah lengkapnya.

 

 

Truk Terguling Akibat As Roda Patah

 

Keamanan berlalu lintas di Indonesia terbilang masih sangat rendah. Bukan hanya karena sarana dan prasarana yang kurang memadai, para pengguna jalan pun seringkali melanggar rambu lalu lintas, sehingga menyebabkan pengguna jalan lain celaka.

 

Hal itu pulalah yang terjadi pada truk pengangkut minuman kemasan bernopol B 9857 AU. Pada Jumat, 29 Juli lalu, sebuah truk yang mengangkut sekitar 3.000 dus minuman kemasan terguling di Jalan Pantura, Pekalongan-Batang, 200 meter dari Terminal Pekalongan.

 

Menurut Mislan, sopir truk, kecelakaan tersebut bermula dari sebuah angkutan umum yang berhenti mendadak di lajur sebelah kiri. Untuk menghindari tabrakan, Mislan membanting stir ke kanan agar bisa menyalip. Namun naas, tiba-tiba saja as roda pada bagian tengah patah.

 

“Saya mau menyalip, tapi as rodanya patah jadi menabrak pembatas jalan dan muatannya berantakan semua begini,” ungkapnya.

 

Macet Hingga 2 Kilometer

 

Akibat truk yang terguling ini, arus lalu lintas mengalami macet sepanjang dua kilometer karena muatan yang berserakan dan badan truk yang menutupi akses jalan. As roda yang patah pun menyebabkan sebuah warung makan milik Bu Dariyah ikut rusak.

 

 

Warga Berebut Muatan Truk yang Berserakan

 

Warga di sekitar lokasi kecelakaan, bukannya turut membantu evakuasi truk dan muatan yang berserakan, tapi malah berebut menjarah minuman kemasan tersebut. Bahkan, beberapa orang warga yang menaiki sepeda motor, langsung tancap gas begitu mendapatkan sekardus minuman kemasan.

 

AKP Rendi Johan, Kasat lantas Polres Batang, sempat memarahi warga yang menjarah minuman kemasan yang berserakan tersebut. Namun, seorang warga tetap nekat dan langsung tancap gas begitu mendapatkan buruannya. Akibatnya, warga ini tersungkur ke tanah yang berkubang lumpur.

 

“Jangan diambil itu barang-barangnya. Tidak boleh mengambil begitu, bilang dulu sama sopirnya,” teriak Rendi kepada warga yang berebutan menjarah.

 

Video rekaman kejadian ini pun sempat diunggah ke Facebook oleh akun bernama Robi Hanson. Netizen menanggapi dengan berbagai komentar. Tak sedikit yang menyayangkan tindakan para warga, namun tak sedikit pula yang mengatakan bahwa peristiwa penjarahan ini merupakan hal wajar di Indonesia. Bagaimana menurutmu?

 

Sumber: Kompas

Hello Comment 2Sort by


user Anonim
2016/08/03 04:42

Kalo emang maling jangan dibelain. Jangan2 elu yah pelakunya

user Anonim
2016/08/02 18:30

Ehh tolong yang bikin berita, bisa gak judulnya diganti ??? Bukanya truk terguling dijalan pantura pekalongan-batang ??? Kenapa judulnya hanya WARGA PEKALONGAN !!!

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori