Teganya! Oknum Paspamres Aniaya Camat & Satpol PP!

Akibat penganiayaan tersebut, Hidayatulloh mengalami luka memar di kaki kanan lantaran ditendang, sedangkan Mail mengalami memar di dahi.
0
Teganya! Oknum Paspamres Aniaya Camat & Satpol PP!
0 (0%) 0 votes
13012016 Paspampres aniaya camat

Oknum anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap seorang camat. Adapun oknum Paspampres yang melakukan kekerasan adalah anggota Paspampres grup A, yaitu Serda Tomy dan Serda Tengku.

 

Dari informasi yang beredar, selain memukul Camat Tanah Abang, Serda TM dan Serda TE juga menganiaya seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja Mail Kurniawan.

 

Camat Tanah Abang Hidayatulloh dan anggota Satpol PP Tanah Abang Mail Kurniawan dipukuli di kantornya, Senin (11/1/2016) pukul 23.45 WIB.

 

 

 

Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres)

 

 

paspampresSource: Garudamiliter

 

 

Akibat penganiayaan tersebut, Hidayatulloh mengalami luka memar di kaki kanan lantaran ditendang, sedangkan Mail mengalami memar di dahi.

 

Kedua anggota pengawal ring satu Jokowi itu kini diamankan. Dari tangan keduanya, polisi sempat menyita sebilah pisau lipat dan sepucuk senjata air softgun. Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Mustakim menjelaskan, pemukulan tersebut terjadi seusai Camat Tanah Abang melakukan penertiban.

 

 

“Ya, mereka datang ke kantor terus langsung mukul,” kata Mustakim.

Source: megapolitan.kompas.com

 

 

Saat ada informasi pemukulan, polisi bergerak menuju lokasi. Saat itu juga kasus diselesaikan. Lebih lanjut Mustakim menuturkan bahwa kasus pemukulan yang dilakukan oknum Paspampres tersebut telah diselesaikan dengan damai.

 

 

“Sudah damai, cuma luka ringan,” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang Komisaris Mustakim kepada Kompas.com di Jakarta, Selasa (12/1/2016).

Source: megapolitan.kompas.com

 

 

Menanggapi pernyataan Mustakim, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Andika Perkasa membantah anggotanya melakukan pemukulan terhadap Camat Tanah Abang, Hidayatulloh.

 

 

 

Siaga Satu

 

 

paspampresSource: Garudamiliter

 

 

Andika pun lantas menjelaskan kronologi peristiwa pemukulan tersebut. Sebagamana di lansir Rimanews, Pada pukul 22.30 WIB, seorang anggota Paspampres bernama Serda Teuku Muhammad Afrizal sedang makan nasi goreng di depan Plaza Indonesia. Ketika sedang makan, tiba-tiba Camat Tanah Abang Hidayatulloh bersama jajaran Satpol PP melakukan penertiban pedagang kaki lima.

 

Anggota satpol PP menyita gerobak milik pedagang nasi goreng dan meminta Afrizal menyingkir dari kursi tukang nasi goreng. Karena lapar, Afrizal meminta waktu ke Camat dan Satpol PP menghabiskan makanannya. Tapi, Camat dan Satpol PP malah mengeluarkan kata-kata kasar kepada Afrizal. “Saat itu ada empat orang pembeli nasi goreng,” kata Andika.

 

Afrizal akhirnya pergi. Tapi, dia masih tidak terima dengan ucapan kasar Hidayatulloh dan anggota Satpol PP. Dia pun mengajak rekannya, Serda Tomy Pastika ke Kantor Camat Tanah Abang, sekitar pukul 23.30 WIB untuk menanyakan maksud ucapan kasar yang dianggap melecehkan Afrizal.

 

Saat tiba di Kantor Kecamatan, Camat Hidayatulloh dan anggota Satpol PP sedang duduk-duduk di teras depan. Ada juga pedagang dan 10 gerobak hasil penertiban.

 

Serda Afrizal pun langsung bertanya kepada camat, tentang ucapan kasar yang dilontarkannya. Ditanya Serda Afrizal, hidayatulloh justru emosi.

 

 

 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)

 

 

aksi-anarkis-pkl-monas-membuat-ratusan-personel-satpol-ppSource: Tribun

 

 

Saat debat berlangsung, tiba-tiba seorang pedagang yang gerobaknya disita langsung menendang kardus air mineral kemasan dan berupaya mencekik Hidayatulloh. Pedagang itu kesal, karena gerobaknya disita.

 

 

“Orang yang menendang kardus Aqua di depan kaki Camat dan kemudian berusaha mencekik Camat Tanah Abang adalah pedagang yang gerobak-nya disita oleh Camat Tanah Abang,” jelas Andika.

 

 

 

Melihat pedagang mencekik Hidayatulloh, rekan Afrizal, Serda Tomy langsung berupaya melerai. Namun ketika Serda Tomy sudah berhasil memisahkan pedagang dari Camat dan berjalan untuk keluar pagar, tiba-tiba Serda Tomy dihadang oleh Satpol PP yang memintanya untuk masuk lagi ke kantor Camat.

 

Pada saat Serda Tomy berjalan kembali ke kantor Camat, tiba-tiba dia dipukul dari belakang oleh seorang anggota Satpol PP. Sementara, anggota Satpol PP yang lain juga berusaha mengepung dan mengeroyok.

 

Saat itulah, Serda Tomy balas memukul Satpol PP. Karena terdesak, Serda Tomy akhirnya mengeluarkan air softgun yang dibawa dan memukulkan ke salah satu anggota Satpol PP itu.

 

Melihat keributan itu, Camat akhirnya melerai dan memerintahkan anggota Satpol PP untuk tidak lagi memukuli Serda Tomy. Bahkan, Camat mengatakan, “Berhenti-berhenti, bukan dia orang yang mukul saya.”

 

Serda Tomy akhirnya dibawa ke dalam kantor Camat sampai datang aparat Koramil, Polsek, Garnisun dan Pomdam. Kepada aparat itu, Camat Tanah Abang justru menyatakan bukan Serda Tomy pelakunya.

 

Terkait kepemilikan air soft gun, Andikan akan tetap memberikan hukuman disiplin kepada kedua Paspampres tersebut.

 

Jadi ini yang ngawur Paspamresnya atau justru Satpol PP nya? Bagaimana menurutmu?

 

Mari share dan jangan lupa berikan komentarmu.

 

 

Source : Rimanews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori