Benarkah Pihak Taman Safari Indonesia Melakukan Hal Terkutuk Ini ke Anak Singa?

Baru-baru ini seorang netizen menuding jika anak singa di Taman Safari Bogor dibius agar bisa diajak foto dengan turis. Baca yuk kebenarannya!
0
Benarkah Pihak Taman Safari Indonesia Melakukan Hal Terkutuk Ini ke Anak Singa?
0 (0%) 0 votes
000001singadibius

 

 

Salah satu tempat wisata terkenal di Indonesia,Taman Safari Cisarua Bogor menuai sorotan di dunia maya setelah beredar tudingan jika pihak TSB membius singa agar mudah diajak berfoto dengan para pengunjung.

 

 

Dugaan tersebut datang setelah beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang pengunjung yang ingin berfoto dengan salah satu koleksi singa di Taman Safari Bogor.

 

 

Tampak jelas sekali jika si singa tengah sangat mengantuk dan berkali-kali dibangunkan agar bisa berfoto dengan seorang anak. Karena janggal dengan tingkah singa dan perlakuan karyawan lah muncul dugaan bahwa singa tersebut dibius agar mengantuk sehingga mudah diajak berfoto.

 

Singa yang sedang mengantuk dipaksa bangun untuk foto bersama …This place is Taman Safari Indonesia, Bogor: Sleepy lion being forced to get up to take pictures with visitors. For take pictures with lion, visitors must pay for Rp. 20.000 or US$ 1.5 to Taman Safari Indonesia. The lion is looking drugged? Shame on You Taman Safari Indonesia Singa yang sedang mengantuk dipaksa bangun untuk berfoto bersama pengunjung. Singa ini terlihat seperti dibius. Seperti inikah cara Taman Safari Indonesia mendapatkan uang? Kejam

Posted by Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group on Tuesday, April 5, 2016

 

 

Video pertama kali diunggah ke internet di laman Facebook Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, video berdurasi 56 detik tersebut telah mendapatkan lebih dari 5 ribu Share dan sekitar 1,100 komentar.

 

 

Atas tudingan tersebut Humas Taman Safari Bogor Yulius memberikan bantahan, menurut Yulius, singa tersebut tidak dibius melainkan tengah terkantuk-kantuk saat tidur.

 

 

Yulius menjelaskan ke media jika singa yang diajak foto dengan pengunjung bukanlah singa yang usianya dewasa dan galak. Tetapi anak singa yang sedang tertidur. Menurutnya, anak singa memiliki waktu tidur yang lama hingga lebih dari 14 jam sedangkan sang induk tidak mau merawatnya.

 

 

Untuk bisa berfoto dengan anak singa yang tidur, pengunjung diwajibkan membayar Rp 20 ribu untuk sekali jepretan. Adapun uang tersebut diperuntukkan membeli pakan satwa yang ada di Taman Safari.

 

 

 

 

“Ini bukan dikomersilkan, pengunjung sendiri yang ingin berfoto, kita enggak memaksa. Termasuk juga pertunjukan show di Taman Safari, kita enggak pernah maksa satwa di luar kemampuan,” bebernya.

 

 

Namun pendapat yang berbeda diberikan investigator senior Scorpion Wildlife Trade Monitoring Group Marison Guciano. Ia menyatakan bahwa perlakuan Taman Safari Indonesia kepada singa teramat kejam dan melanggar kode etik Asosiasi Dunia Kebun Binatang dan Aquaria (WAZA). Singa ditempatkan di tempat dengan tidak ada air dan digunakan sebagai promosi untuk foto-foto.

 

 

Wah, mungkin memang si singa cuma tingin tidur saja. Tapi kasihan juga kalau terpaksa dibangunkan buat meladeni pose bersama wisatawan. Menurut kalian gimana nih? Mestinya biarin aja si anak singa bobok lucu atau nggak apa buat diajak foto-foto? Share di kolom komentar ya.

 

 

 

sumber: boomee 

 

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori