Kepolisian Swedia Bantah Emoticon Facebook Bisa Mengganggu Privasi

Sudah baca bahwa fitur reaksi facebook bisa merongrong privasi pengguna? Bahwa peringatan tersebut dikeluarkan oleh kepolisian Swedia? Hoax itu mah. Cek sini...
0
Kepolisian Swedia Bantah Emoticon Facebook Bisa Mengganggu Privasi
0 (0%) 0 votes
facebook reaction

Kamu sudah dengar rumor bahwa fitur “reaksi facebook” berbahaya bagi pengguna dan sebaiknya menggunakan hanya “like” saja? Ternyata ini cuma kabar simpang siur yang tidak terlalu benar. Hoax lah istilahnya.

 

Jadi, Ferbuari 2016, Facebook meluncurkan fitur reaksi berupa 6 emoticon yang terdiri dari: like/suka, love/cinta, ha ha, wow, sad/sedih, angry/marah. Tujuannya agar pemakai facebook bisa mengungkapkan reaksi, lebih dari sekedar like. Dan sebenarnya fitur reaksi ini langsung mendapat tanggapan positif dari pembaca.

 

Lalu awal Mei ini kita mendengar rumor yang ditebarkan di internet. Bahwa fitur reaksi itu membahayakan pemakai, karena dikatakan mengungkapkan jati diri pemakai. Bahwa sebaiknya cuma memakai “like” saja. Dan katanya lagi, peringatan ini justru berasal dari kepolisian di Swedia.

 

Dan seperti biasa, situs yang cukup kepo mengklarifikasi isu, mitos, dll, Snopes.com pun segera meluncur ke lokasi dan memberi pencerahan.

 

Snopes.com menjelaskan bahwa memang BENAR:

Polisi di Belgia “mengatakan” bahwa penggunaan ‘Reaksi Facebook’ menyediakan rincian lebih lanjut tentang keadaan emosi pengguna untuk algoritma Facebook.

Source: www.snopes.com

 

Bahwa:

Polisi di Belgia (atau di lokasi lain) tidak “memperingatkan” pengguna bahwa Facebook Reaksi adalah “berbahaya”.

Source: www.snopes.com

 

Berikut adalah twitter dari majalah Time terkait hoax ini:

Dan bahkan Time juga menjelaskan bahwa fitur reaksi ini mengganggu privasi pembaca, sebagai berikut:

 

Facebook telah menghadapi kesulitan di Belgia, dimana otoritas privasi di sana telah dipaksa untuk berhenti melacak non-pengguna dengan cookie browser. Tapi ini hal yang baru. Menjelaskan bahwa pengguna Facebook adalah produk, polisi Belgia menulis bahwa simbol reaksi baru membantu jaringan sosial untuk mengevaluasi efektivitas iklan.

 

Jadi, klaim tersebut memang berasal dari penasehat yang diterbitkan oleh polisi di Belgia, di mana mereka mengatakan bahwa menggunakan fungsi terpengaruh pengaturan algoritma Facebook untuk konten dan iklan dengan menilai mood pengguna:

Membatasi hanya 6, Facebook account menyamarkan fakta bahwa kamu mengungkapkan pikiranmu lebih mudah memungkinkan algoritma berjalan di latar belakang mentargetkan Anda. Dengan klik Anda, akan mungkin untuk menentukan konten yang menempatkan Anda dalam suasana hati yang baik. Jadi yang akan membantu Facebook menemukan lokasi yang sempurna, pada profil Anda, yang memungkinkan untuk menampilkan konten yang akan membangkitkan rasa ingin tahu Anda, tetapi juga untuk memilih waktu Anda menyampaikannya. Jika tampak bahwa Anda berada dalam fase suasana hati yang baik, sehingga dapat menyimpulkan bahwa Anda lebih reseptif dan mampu menjual ruang menjelaskan pengiklan bahwa mereka akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk melihat Anda bereaksi.

Source: time.com

 

Hasilnya, sejumlah pos dan artikel melaporkan bahwa polisi pada umumnya memperingatkan bahwa fitur reaksi ini “berbahaya”, tapi komentar asli dari polisi Belgia hanya mengatakan mengatakan bahwa fungsi bisa memposisikan Facebook lebih baik untuk “membangkitkan rasa ingin tahu Anda”. Tidak ada informasi yang dimasukkan untuk memperkuat klaim bahwa Facebook Reaksi merupakan ancaman berarti bagi privasi.

 

Jadi, ini cuma hoax. Konfirmasi! Tolong sebarkan ya, jangan termakan hoax.

source: Snopes.com

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori