Sopir Truk Yang Merobohkan Jembatan BSD Tak Punya SIM!

Ayi menjelaskan bahwa insiden ini diduga terjadi akibat kelalaian sopir truk yang tidak memperhitungkan betul-betul jarak amannya.
0
Sopir Truk Yang Merobohkan Jembatan BSD Tak Punya SIM!
0 (0%) 0 votes
jembatan bsd.jpg 2

Sebuah truk raksasa pengangkut alat berat menabrak sebuah JPO Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) hingga runtuh. Akibat Kecelakan tunggal yang terjadi di ruas tol BSD menuju Jakarta itu menyebabkan arus lalu lintas, baik dari arah BSD menuju Jakarta maupun sebaliknya macet.

 

Dilansir Tempo, sebelumnya, truk yang dikemudikan Marsan Simbolon, 34 tahun, aman melalui JPO lain yang tingginya sama di ruas tol tersebut. Namun, saat melalui JPO yang berada di daerah Jombang, Tangerang Selatan, muatan truk menubruk jembatan hingga membuat konstruksi layang jembatan runtuh ke jalan tol di dua arah.

 

 

 

Truk muatan crane tambrak jembatan Tol BSD

 

 

 

jembatan bsd.jpg 1Source: Kompas

 

 

PT Nusantara Infrastructure, pengelola Jalan Tol Serpong-Tanggerang, menduga, crane yang diangkut truk Fuso bergeser selama perjalanan di dalam tol, hingga akhirnya menabrak jembatan.

 

Pasalnya, dari segi kelayakan, JPO itu dalam kondisi baik dan baru berusia 10 tahun. Menurut General Manager Corporate Affairs PT Nusantara Infrastructure Tbk, Deden Rochmawaty, jembatan telah memenuhi semua persyaratan, termasuk ketinggian dan peringatan ketinggian. Semua JPO sudah memenuhi standar bina marga, yakni setinggi 5,1 meter.

 

Sementara itu, Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan mengatakan tak ada korban jika dalam kecelakaan ini. Termasuk sang sopir yang nekat melajukan truknya meski crane yang dimuatnya telah menyangkut jembatan.

 

 

 

Jembatan JPO ambruk

 

 

 

jembatan bsd.jpg 1Source: Tempo

 

 

“Tidak ada korban jiwa atau korban luka-luka. Supir truk pun selamat,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Ayi Supardan, Minggu (15/05/2016).

Source: nasional.rimanews.com

 

Ayi menjelaskan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, tronton melaju di bawah JPO itu dari arah BSD menuju Jakarta.

 

Lebih lanjut Ayi menjelaskan bahwa insiden ini diduga terjadi akibat kelalaian sopir truk yang tidak memperhitungkan betul-betul jarak amannya.

 

“Sepertinya demikian, kurang perhitungan antara tinggi crane dengan JPO,” terangnya.

Source: nasional.rimanews.com

 

Parahnya, usut punya usut ternyata si sopir truk tersebut tidak memiliki surat izin mengemudi alias SIM. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budiyanto. Kini Marsan Simbolon telah di amankan polisi.

 

Source : Tempo

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori