Ayah Jadi Target Teroris, Ini Sikap Anak Komjen Tito

Terbukti meski punya ayah yang keren banget dan bangga, juga sedih waktu tahu sang ayah sudah lama diincar teroris. Coba aja simak pengakuan si bungsu ini.
0
Ayah Jadi Target Teroris, Ini Sikap Anak Komjen Tito
0 (0%) 0 votes
anak komjen tito

Nggak cuma ayahnya yang jadi sorotan media belakangan karena terpilih menjadi calon tunggal kapolri berikutnya, anak bungsu calon tunggal Kapolri Komjen Tito Karnavian, Muhammad Taufan juga ikut menarik media. Baru-baru ini pemuda yang disapa Opan itu ditanyai anggota Komisi III DPR RI soal ayahnya yang getol membekuk teroris.

 

 

Wawancara Si Bungsu

 

 

“Papa kerjanya kan cari teroris, nangkap keluarga Soeharto, Opan takut enggak,” tanya Anggota Komisi III Aboe Bakar Alhabsy.

Source: news.detik.com

 

 

Adapun pertanyaan itu diajukan melalui sambungan video teleconference dengan Taufan yang berada di Singapura. Sesi wawancara tersebut sendiri dilakukan saat kunjungan Komisi III ke rumah dinas Tito di Kompleks Polri Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (22/6/2016).

 

 

 

 

 

“Kalau takut gimana ya, sudah lama dengar cerita papa diincar teroris. Saya tahu papa melindungi orang banyak, walaupun sangat serem kerjaannya, saya tidak merasa takut. Merasa aman,” ungkap Opan yang menyampaikan harapannya supaya sang ayah tak melupakan keluarganya.

Source: news.detik.com

 

 

 

Pernikahan Komjen Tito menganugrahinya tiga orang anak, yaitu Muhammad Garda Ramadhito (20), Laviyah Augusta (18) dan Muhammad Taufan (17).  Ketiga anak sang komnjen dikirim untuk bersekolah di Singapura karena pertimbangan keamanan.

 

 

“Ancaman, banyak. Itu alasan anak sekolah ke Singapura. Tahun 2010 ada ancaman ke 4 orang. Bom buku di Utan Kayu (Jakarta Timur). Di hari yang sama, ada 4 bom buku,” ujar Tito dalam pertemuan tersebut.

Source: news.detik.com

 

 

 

“Karena itu pindah-pindah ke save house. Dan memutuskan anak sekolahkan ke Singapura. Selama jadi Kapolda, ke Bogor saja takut. Jangan sampai Jakarta goyah. Makanya anak-anak protes. ‘Kami kok ditelantarkan’. Untung mereka baik,” imbuh pria itu.

Source: news.detik.com

 

 

 

Tito turut bercerita jika ketiga anak-anaknya senang saat ia ditunjuk sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Soalnya, karena waktu itu sang anak-anak berpikir akhirnya ayahnya bisa mengunjungi mereka ke Singapura sesekali.

 

 

 

“Selama di Singapura, mereka enggak merasakan perbedaan apa-apa selama saya jadi Kapolda, Kepala BNPT atau mungkin Kapolri. Karena mereka anggap bapaknya ‘tahanan kota’,” pungkas sang calon kapolri.

Source: news.detik.com

 

 

 

sumber: Detik

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori