Anak-anak Papua Harus Jalan 6 Jam Untuk Sekolah

Jika melihat semangat anak-anak Papua ini, mestinya kamu malu kalo males-malesan. Walau salut, pemerintah juga harus perhatiin mereka deh. Kasihan soalnya!
0
Anak-anak Papua Harus Jalan 6 Jam Untuk Sekolah
0 (0%) 0 votes
anak papua sekolah

Di salah satu kabupaten Jayapura, warga dan anak-anak harus berkutat dengan minimnya fasilitas transportasi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

 

 

Bukan main-main. Untuk bersekolah saja para anak-anak tanah Loro Sae mesti berjalan kaki menempuh jarak 3 – 6 kilometer untuk bisa mencapai lokasi sekolahnya.

 

 

Alhasil, jika tak mendapat tumpangan dari kendaraan atau motor yang melintar, mereka selalu terlambat datang sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa baru dimulai sekitar pukul 07.30 atau 08.00 waktu setempat.

 

 

Mendapat Perhatian

 

 

 

Cerita memilukan tersebut terkuak ketika rapat berlangsung antara USAID Program Kinerja, Dewan Pendidikan Kabupaten Jayapura, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jayapura dan Institut Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (IPPM) Papua di Sentani, Jayapura, Sabtu (18/6/2016).

 

 

Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Jayapura, Hulde, mengatakan kalau banyak anak-anak yang bermukim di wilayah Amai, Kanda dan Depapre, harus berjalan kaki. Adanya ojek pun tak berdampak karena ongkosnya yang mahal.

 

 

 

“Jumlah kendaraan umum yang melintas di sana sangat minim. Mereka harus berangkat dari rumah pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIT agar tak terlambat ke sekolah,” terang Hulde.

Source: regional.kompas.com

 

 

 

 

Jika hujan mengguyur kawasan tempat mereka tinggal, sudah bisa dipastikan anak-anak malang itu terlambat ke sekolah.

 

 

“Pemda setempat harus memikirkan upaya penyedian bus sekolah bagi anak-anak itu. Sebab, mereka adalah masa depan daerah ini,” imbuh Hulde.

Source: regional.kompas.com

 

 

Adapun Vhilia Tomatala, guru di SD Yayasan Pendidikan Kristen Kanda, menceritakan jika 80 persen dari 220 siswa di sekolahnya sama sekali tak punya akses transportasi yang layak.

 

 

“Mereka hanya menumpang truk pengangkut kayu atau pasir yang melintas ke arah sekolah. Selain itu, ada beberapa anak yang memilih berjalan kaki,” beber Vhilia.

Source: regional.kompas.com

 

 

Kepala Bidang Sosial dan Budaya Bappeda Kabupaten Jayapura Jefri Koloay berkomitmen untuk mengadakan bus sekolah demi mempermudah para siswa.

 

 

 

“Rencananya kami akan menyediakan satu unit bus sekolah untuk anak-anak di daerah Unurumguay. Nanti Dinas Pendidikan setempat yang akan menyiapkan tenaga untuk menggunakan bus itu,” ucap Jefri.

Source: regional.kompas.com

 

 

 

Adapun Firmansyah, senior media spesialis USAID-Program Kinerja Papua, mengatakan jika selain minimnya fasilitas, sebagian besar pendidikan dan sumber daya manusianya pun masih sangat terbatas.

 

 

sumber: Kompas 

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori