Perjalanan Panjang Pembalap Indonesia Rio Haryanto ke F1

Inilah perjalanan panjang pembalap Indonesia Rio Haryanto ke F1. Berkat bakat dan bantuan dari banyak pihak, akhirnya Rio Haryanto mampu jalani cita-citanya
0
Perjalanan Panjang Pembalap Indonesia Rio Haryanto ke F1
0 (0%) 0 votes
http://smeaker.com/nasional/wp-content/uploads/2016/02/rio-haryanto-112415.jpg

Apakah kalian penggemar balapan Formula One atau yang sering disebut dengan F1? Pasti kalian kenal dong dengan Rio Haryanto, seorang pembalap F1 yang berasal dari Indonesia ini? Ya, pembalap asal Indonesia itu sudah cukup lama berkecimpung dalam bidang balapan lho. Pada tahun 2002 ia sudah mencoba untuk mengikuti balapan Gokart sebelum kemudian nantinya resmi menjadi seorang pembalap F1 di tahun 2016. Tentunya bakat unik yang dimiliki Rio Haryanto ini sudah seharusnya untuk kita dukung kan?

 

Penasaran bagaimana jalannya karir sang pembalap ganteng asal Indonesia ini? Yuk, simak bacaan berikut ini!

 

Rio Haryanto Menjajal Mobil F1

 

 

Rio Haryanto adalah seorang pembalap berkebangsaan Indonesia yang sudah banyak sekali mengikuti perlombaan di berbagai macam tempat. Di awal karirnya pun ia sempat ikut balapan Gokart terlebih dahulu. Pada tahun 2011, Rio Haryanto mulai mencoba untuk lebih kompetitif dan berpartisipasi di ajang Seri GP3 bersama dengan tim Marussia Manor Racing dan di seri Auto GP bersama tim Driot-Arnoux Motorsport (DAMS). Keren sekali kan Rio Haryanto ini?

 

Hasil yang ia dapatkan pun tidak dapat dikatakan jelek hingga ia menjadi salah satu pembalap muda Indonesia yang dikatakan memiliki potensi besar untuk menjadi wakil Asia di ajang Formula Satu di masa depan nanti. Hebat sekali, ya Rio Haryanto ini! Di tahun 2012, Rio Haryanto sempat membalap di seri GP2 bersama Carlin GP2 Team dan di tahun itu juga ia mencoba untuk menjajal F1 di uji coba.

 

(Baca Juga: Rio Haryanto Lebih Kencang Dari Kimi Raikkonen Lho)

 

Rio Haryanto Dapat FIA Superlicense

 

 

FIA superlicense merupakan sebuah izin atau syarat yang harus dimiliki oleh seorang calon pembalap Formula One. Ketika Rio Haryanto ikut membalap pertama kali di seri GP2 Series, Rio Haryanto mendapatkan sebuah kesempatan untuk menjajal mobil F1 milik salah satu tim yang ada di sirkuit untuk mengikuti uji coba. Mobil F1 itu adalah milik Marussia F1 Team dan ia menempuh sebanyak 79 lap yang merupakan sebuah syarat uji coba untuk seorang pembalap muda F1 di Sirkuit Silverstone, Inggris. Hal inilah yang membuat Rio Haryanto mendapatkan superlicense tersebut karena ia dapat memenuhi syarat-syaratnya.

 

Jatuh dan Bangkit Rio Haryanto

 

 

Tidak selalu menyenangkan hal-hal yang ditempuh oleh Rio Haryanto ini. Selalu ada saat naik dan turun dalam karirnya sebelum mencapai kesuksesan. Ketika tahun 2013, Rio sempat bergabung dengan Addax Team dan mengikuti sebuah kejuaraan. Poin yang diraihnya tidak baik karena ia hanya dapat poin pada 4 balapan. Namun ia sempat juga meraih podium pertamanya dengan menempati sebuah sprint race yang berlangsung di Silverstone, Inggris dengan peringkat 2 yang ia raih.

 

Karena performa mobil dan mekanik yang buruk, Rio akhirnya memutuskan untuk pindah ke Caterham untuk musim di tahun 2014 setelah mengikuti tes di Abu Dhabi dan mendapatkan hasil yang baik. Pasangannya saat itu merupakan Alexander Rossi dari Amerika Serikat lho! Keren, ya? Di tahun 2015 ia kemudian bergabung dengan tim Campos Racing untuk melewati musim di tahun tersebut.

 

Rio Haryanto Akhirnya Balap F1

 

 

Pada tahun 2016, Rio Haryanto akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berlaga di ajang Formula 1 dengan bergabung di Tim Manor Racing F1. Hal ini ia dapatkan setelah prestasinya yang sangat baik di GP2 pada tahun 2015. Dana yang ia butuhkan tentunya tidak sedikit, yaitu 15 juta Euro atau Rp 226 miliar. Dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk juga pemerintah Indonesia sendiri, keputusan panjang pun akhirnya berakhir. Pada tanggal 18 Februari 2015, Tim Manor Racing secara resmi mengumumkan bahwa Rio Haryanto diterima menjadi pembalap kedua mereka untuk mengikuti kejuaraan F1 di musim 2016 nanti.

 

Ia akan menemani seorang pembalap asal Jerman, Pascal Wehrlein. Tentu saja diharapkan bahwa Rio Haryanto dapat memberikan hasil terbaiknya untuk memenangkan perlombaan di tahun ini. Setelah mengikuti Grand Prix di Cina dengan hasil yang cukup baik, Rio Haryanto akan bertanding lagi di Grand Prix Russia di tanggal 1 Mei 2016 nanti. Tentunya sebagai warga Indonesia, kita harus selalu mendukung Rio Haryanto. Semoga Rio Haryanto sukses menjajal kejuaraan tersebut, juga mengharumkan nama Indonesia di mata dunia internasional!

 

Sumber: sindonews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori