Ebiet G Ade

Index / Profil / Berita / Lirik
_wp_attached_file

Source Image: pusatdwonload.blogspot.com



Ebiet G. Ade lahir pada tanggal 21 April 1954, tanggal lahir Ghoffar Abid bin Aboe Dja'far di Wanadadi, Banjarnegara, adalah anak bungsu dari enam bersaudara dan anak-anak Aboe Dja'far, seorangPNS, dan Suda, seorang pedagang kain. Setelah lulus dari sekolah dasar, Ebiet masuk PGAN (guru Agama) Banjarnegara. Sayangnya, itu tidak di rumah sampai ia pindah ke Yogyakarta. Sekolah di SMP Muhammadiyah 3 dan melanjutkan ke SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Ada aktif di PII (mahasiswa Islam Indonesia). Namun, Anda tidak bisa pergi ke perguruan tinggi untuk Fakultas Ekonomi, Universitas Gadjah Mada karena kurangnya dana. Dia mengatakan dia akan lebih memilih untuk bergabung dengan grup vokal ketika ia pensiun dan ayahnya memberinya pilihan: masuk Ebiet FE Mada atau menguji saudara baru lulus yang sarjana di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Ebiet akrab dengan lingkungan anak muda di Yogyakarta pada tahun 1971. Para seniman tampaknya menjadi lingkungan yang merupakan Ebiet mempersiapkan rotasi. Motivasi terbesar untuk menginspirasi terciptanya kreativitas karya-karyanya adalah ketika bersahabat dengan Emha Ainun Najib (penyair), ICO Tunas (cerita pendek), dan E.H. Mamalia (Penulis)


Ebiet pertama kali belajar gitar dari kakaknya, Ahmad Mukhodam, dan belajar bermain gitar di Yogyakarta dengan Kusbini. Awalnya itu menyanyi hanya menggelar performance art di Senisono, Patangpuluhan, Wirobrajan, Yogyakarta dan Jawa Tengah, memusikalisasikan Emily Dickinson puisi. Hal ini juga memiliki waktu untuk melakukan rekor di Filipina untuk mencapai hasil terbaik, album Camellia ketiga. Namun, ia menolak untuk merekam lagu-lagu dalambahasa Jepang, ketika ia mendapat kesempatan untuk tampil di tempat-tempat umum di sana. Meskipun kemampuan mereka untuk membuat puisi, itu tidak bisa begitu saja membaca puisi pada permintaan. Ketidakmampuan untuk membaca puisi secara langsung, Ebiet mencari cara yang masih membaca puisi dengan cara yang berbeda, tanpa terlibat. Caranya, dengan menggunakan musik. Meski begitu, dia masih menganggap ini kegiataannya hanya sebagai hobi. Tapi atas permintaan temannya dari PSK (Persada Studi Klub yang didirikan oleh Umbu Landu Paranggi) dan juga teman-teman dari asrama, Ebiet akhirnya siap untuk bergerak maju ke Nusantara juga scene musik di dunia. Setelah ditolak berulang kali di berbagai perusahaan rekaman, itu diterima di Jackson mencetak gol di 1979


Karena terpisah selama lebih dari 30 tahun karena hidup masing-masing, dengan empat rekan-rekannya Ebiet G. Ade, Emha Ainun Najib, ICO tuna, dan E.H. Mamalia akhirnya bersatu kembali dalam sebuah acara dengan pers Reunion 4E CressinDo diselenggarakan di Taman Budaiya Tegal, 6 April 2013, bersamaan dengan peluncuran buku cerita pendek (cerpen), tuna, karya tuna ECHO.