Dian Sastrowardoyo

Index / Profil / Berita
_wp_attached_file

Source Image: www.getscoop.com


Diandra Paramita Sastrowardoyo, lahir 16 Maret 1982, lebih dikenal sebagai Dian Paramita Sastro adalah model dan aktris Indonesia. Pada tahun 1996, dia adalah gadis sampul Gadis, majalah remaja di Indonesia. Dia kemudian menjadi populer sebagai Daya, protagonis di Pasir Berbisik (Whispering Sand). Dian akhirnya menendang-memulai karirnya di layar lebar dengan peran utama dalam hit box office (Di Indonesia dan Malaysia) Ada Apa Dengan Cinta (AADC) (Ada Apa Dengan Cinta, yang juga dibintangi oleh Titi Kamal dan Nicholas Saputra. Sejak itu ia telah menetapkan dirinya sebagai salah satu aktris yang paling bankable di Indonesia, membintangi film seperti, Banyu Biru, Ungu Violet dan Belahan Jiwa. serta film asing seperti, Puteri Gunung Ledang, yang diproduksi di Malaysia.


penampilan televisi baru-baru ini termasuk bermain Raya di Dunia Tanpa Koma dan yang singkat sebagai tuan rumah pertandingan acara Kuis super Milyarder Tiga Milyar. Sastrowardoyo adalah putri dan anak tunggal almarhum Ariawan Sastrowardoyo (1955-1995) dan Dewi Parwati Sastrowardoyo (née Setyorini). kakek dari pihak ayah adalah almarhum Dr Sumarsono Sastrowardoyo, seorang dokter pensiunan dan ahli bedah (dan penulis memoar Kembali Ke Uteran (Kembali ke Uteran)), dan almarhum Ina Sastrowardoyo.


Dia adalah keponakan dari Dr. Aswin W. Sastrowardoyo, saat seorang dokter dan sebelumnya gitaris dan penyanyi dengan Chaseiro, kelompok musik dari tahun 1970-an dan 80-an (b 1957.); dan Lisa Damayanti Sastrowardoyo (b. 1962). Dia juga cucu perempuan dari, antara lain, Sunario (1902-1997), Menteri Indonesia untuk urusan luar negeri 1953-1956; Dra. Sukanti Suryochondro, mantan instruktur dalam studi perempuan di Universitas Indonesia; dan Subagio Sastrowardoyo (1924-1995), seorang penyair mencatat dan kritikus sastra.


Sebuah skenario berdasarkan Kembali Ke Uteran adalah dalam karya, dengan rencana untuk Sastrowardoyo untuk bermain sendiri buyut dalam film adaptasi. Nama keluarga Sastrowardoyo ini berasal dari sastra (bahasa Sansekerta, tulisan) dan Wardaya (Sansekerta, jantung), sehingga secara harfiah berarti "tulisan hati." Dia ayah kakek buyut, Sutejo Sastrowardoyo (1878-1967), ditelusuri keturunan keluarga kembali ke Jawa abad ke-15. Dian Sastrowardoyo menikah dengan pengusaha Indraguna Sutowo pada 18 Mei 2010. Indraguna Sutowo juga dikenal sebagai putra konglomerat Adiguna Sutowo.


Shailendra Naryama Sastraguna Sutowo, laki-laki, lahir pada 17 Juli 2011. Ishana Ariandra Nariratana Sutowo, perempuan, lahir pada 7 Juni 2013.