Profesor Muslim Gamer Ini Dibanned Game Favoritnya!

Memiliki nama yang sama dengan buronan atau teroris harus membuat profesor muslim ini merasakan imbasnya.
0
Profesor Muslim Gamer Ini Dibanned Game Favoritnya!
0 (0%) 0 votes
12012016 Profesor muslim

Hanya karena bernama Muhammad Khan, seorang Professor muslim yang seorang penikmat permainan video game dilarang mengikuti ajang gamer dari salah satu perusahaan video game, ‘Epic Game’. Hal ini lantaran nama yang bersangkutan dianggap sebagai nama pemodal gerakan teroris.

 

Seperti dilansir The Intercept, perusahaan video Epic Games ini menggunakan system data dari pemerintah Amerika Serikat sehingga Muhammad ‘Zakir’ Khan pun terblokir dari keikutsertaannya dalam ajang permainan game ini.

 

Muhammad ‘Zakir’ Khan merupakan Professor di Broward College di Florida. Tak hanya mengajar, Muhammad ‘Zakir’ Khan juga seorang gamer. Lalu, ketika ia akan mendaftar untuk ajang game shooter, ia malah tidak diizinkan membuat akun karena nama Muhammad Khan sesuai dengan daftar teroris dari Departemen Keuangan Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC) AS.

 

Muhammad Khan

 

m khan

 

Source: internasional.republika.co.id

 

Kaveh Miremadi, pengacara Khan di Washington mengungkapkan.

 

“Jika nama anda terdaftar, maka tidak ada warga AS yang diperbolehkan untuk bertransaksi dengan anda,”

 

Lalu saat dikonfirmasi dengan data milik pemerintah AS, Muhammad Khan yang terkait dengan pemodal organisasi teroris Pakistan, Laskar e Taiba di Kashmir. Bukan Muhammad Khan yang berada di Florida.

 

Gamers

 

games

 

Source: www.cbc.ca

 

Muhammad Khan pun mempertanyakan perlakuan perusahaan video Game ini kepadanya melalui akun twitternya.

 

Zakir Khan pun memprotes lewat akun @Muzzakh miliknya,

 

Lv-rvqvd_normal

Zakir [email protected]

Imagine how the people on the no fly list feel. Lots still waiting for US govt to fix their system altogether.

Tue Jan 12 02:08:31 +0000 2016

 

 

“Apakah di Bandara atau hanya mendaftar ikut dalam sebuah ajang game juga mendapatkan perlakuan yang menakutkan dan tidak manusiawi,”

 

Gamers

 

gamers

 

Source: www.inverse.com

 

Lewat twit itulah CEO Epic Games, Tim Sweeney akhirnya membuka suara. Lewat akun twitternya, ia menjawab pemblokiran tersebut bukan atas dasar kesengajaan. Epic Games pun berjanji akan memperbaiki kesalahan tersebut.

 

“Maaf, tidak bermaksud seperti itu. Kami sedang bekerja memperbaiki sistem secepat mungkin. Penyebabnya: filter yang terlalu luas terkait pembatasan di perdagangan AS.”

 

Ia juga meminta maaf atas perlakuan ini,

 

“Saya memahami dan menyesal. Ini adalah kode filter yang buruk, yang hanya memeriksa daftar hanya berdasarkan nama,” kata Sweeney dalam twitter @TimSweeneyEpic.

 

Seharusnya sebuah system bekerja tak hanya dengan persoalan nama. Tapi juga dengan embel-embel lainnya. Semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi ya. Jadi, tidak ada kesalahpahaman lagi kedepannya.

 

Source: internasional.republika.co.id

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori