Jokowi: Masyarakat Kita Pintar tapi Senangnya Mungli

"Kejujuran adalah hal penting. Bukan hanya kepintaran kepandaian, tapi berkarakter. Sekarang banyak yang pinter-pinter tapi senangnya mungli."
0
Jokowi: Masyarakat Kita Pintar tapi Senangnya Mungli
0 (0%) 0 votes
jokowi

Menurut Presiden Joko Widodo, karakter bangsa jelas sangat penting untuk pembangunan. Karena pembangunan tak hanya membutuhkan sumber daya manusia yang pintar tetapi juga jujur.

 

Hal itu Jokowi sampaikan saat bertandang di kampus Al-Khairiyah, Cilegon.

 

“Kejujuran adalah hal penting. Bukan hanya kepintaran kepandaian, tapi berkarakter. Sekarang banyak yang pinter-pinter tapi senangnya mungli. Bukan pungli, tapi mungli.” Katanya.

Source: nasional.tempo.co

 

Jokowi pun menuturkan keberadaan pungli dalam pelayanan publik merupakan penyakit pembangunan bangsa. Hal itu ditunjukkan dengan rendahnya ranking kemudahan berbisnis di Indonesia. Terlebih, menurut survei negara-negara di dunia, Jokowi menjelaskan posisi kemudahan berusaha di Indonesia berada di posisi 109. Sedangkan yang menduduki posisi pertama adalah Singapura. Lalu Malaysia berada di urutan ke-18 dan Thailand 49. Karena itulah posisi ini membuat Indonesia kalah bersaing dengan negara-negara ASEAN.

 

“Ini persoalan kita, mau izin berbelit-belit, mau usaha di-pungli,” kata Jokowi.

Source: nasional.tempo.co

 

Menurut Jokowi, pungli merupakan persoalan yang harus segera diselesaikan. Karena adanya pungli membuat orang-orang yang ingin berusaha menjadi sulit. Bahkan Jokowi menceritakan pengalamannya saat ia menjadi pengusaha mebel.

 

Presiden Joko Widodo

 

jokowi

 

“Saya mengalami mau mengurus izin diminta ini, diminta itu, bermeja-meja,” kata Jokowi.

Source: nasional.tempo.co

 

Adanya pungli harus segera dituntaskan apabila ingin Indonesia naik peringkat dalam ranking kemudahan berusaha. Selain itu juga karena meski nominalnya kecil, pungli bisa termasuk ke dalam tindak korupsi kecil.

 

Karena itulah Indonesia butuh sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter dan jujur. Apabila tidak berbenah, Jokowi mengatakan, Indonesia bisa semakin kalah bersaing.

 

“Era kita ini sudah masuk pada era persaingan antarnegara. Kalau begini terus kita tertinggal, di ASEAN saja kita tertinggal,” kata Jokowi.

Source: nasional.tempo.co

 

Di kesempatan itulah Jokowi mengungkapkan pemerintah berterima kasih pada Al-Khairiyah dalam upayanya melahirkan manusia yang berkualitas, berintegritas dan jujur.

 

Adapun kunjungan Jokowi ke kampus Al-Khairiyah adalah untuk menyambung tali silaturahmi dengan para peserta Muktamar ke-IX Pengurus Besar Al-Khairiyah.

 

Pada malam harinya, Jokowi mengaku akan menghadiri Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Serang, Banten. Di sana Jokowi akan menghadiri acara Hari Santri pertama bersamaan dengan meresmikan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Antar-Ponsok Pesantren Tingkat Nasional (Pospenas) ke-VII.

 

Semoga kedepannya pungli bisa benar-benar diberantas ya! Bagaimana menurutmu?

 

Source: tempo

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori