Rianto Beberkan Peristiwa Kelam yang Menimpa Sang Ayah, Letjen M.T. Haryono!

Salah satu saksi hidup atas peristiwa Pengkhianatan G30S/PKI rupanya kembali menguak apa yang terjadi sebenarnya di hari yang kelam tersebut. Salah satunya...
0
Rianto Beberkan Peristiwa Kelam yang Menimpa Sang Ayah, Letjen M.T. Haryono!
0 (0%) 0 votes
mt haryono

Peristiwa G30S/PKI yang diperingati setiap tahunnya oleh masyarakat Indoensia rupanya masih menyiskana banyak kisah duka. Salah satunya adalah Rianto Nurhadi yang diketahui merupakan putra dari salah satu Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa tersebut, Letnan Jenderal M. T. Haryono. Tidak main-main, Rianto bahkan mengaku menjadi saksi hidup kekejaman para antek-antek TKI pada kala itu.

 

Ditemui di Lapangan 1 Kostrad, Jakarta Timur, Rianto pun menjelaskan peristiwa keji yang menghilangkan nyawa sang ayah. Kala itu, Rianto menceritakan jika kedatangan pasukan Cakrabirawa ke kediamannya membuat anggota keluarga yang lain sampai ketakutan. Pasalnya, pasukan Cakrabirawa menembaki pintu rumah Rianto hingga hancur dan terbuka.

 

Melihat kejadian tersebut, ayah Rianti yang juga dikenal sebgaia Letnan Jenderal M. T. Haryono tersebut bergegas merebut senjata milik pasukan Cakrabirawa. Sayang, aksi heroic sang ayah justru membuat pasukan Cakrabirawa murka dan menembak Letnan Jenderal tersebut dari bagian belakang. Melihat sang ayah tewas lantaran ditembak pasukan Cakrabirawa, Rianto mengaku dirinya lari menyelamatkan diri.

 

Tidak hanya itu saja, rupanya kekejaman antek-antek PKI tersebut juga membuat Rianto geram. Pasalnya, tubuh sang ayah yang sudah tidak bernyawa diseret dari kamar hingga ke depan truk. Tidak hanya itu saja, jasad sang ayah kemudian dilemparkan ke bagian truk seolah tubuh tersebut sebuah karung beras.

 

Tidak heran jika Rianto membenarkan perbuatan keji para PKI dalam peristiwa G30S/PKI. Bahkan, sampai saat ini ia masih mengingat betul kondisi mencekam pada hari bersejarah tersebut. Rianto mengaku mencium bau mesiu di mana-mana. Tak hanya itu saja, banyak selongsong peluru yang berhamburan serta darah sang ayah yang dibunuh dengan kejam dan keji.

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori