Nelayan di Aceh Tidak Beraktivitas akibat Kabut Asap

0
Nelayan di Aceh Tidak Beraktivitas akibat Kabut Asap
0 (0%) 0 votes
Nelayan aceh

Kabut asap masih terus menyelimuti beberapa wilayah di Indonesia. Hampir 80 % wilayah Sumatera dilanda kabut asap dari kebakaran hutan di wilayah tersebut. Kabut asap tersebut juga melanda wilayah Aceh yang ada di ujung Sumatera. Akibatnya, kabut asap tersebut membuat para nelayan tradisional di sana tidak dapat melakukan aktivitas mereka. Hal ini tentunya memengaruhi kondisi ekonomi mereka di mana mata pencaharian utama mereka adalah dari ikan-ikan yang ditangkap selama melaut.

 

Kabut asap di wilayah Aceh melanda beberapa area seperti Banda Aceh, Kota Sabang, Kabupaten Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kabupaten Aceh Utara hingga Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa. Alhasil, para nelayan di area-area tersebut tidak dapat menjalankan aktivitasnya. Biasanya, para nelayan tersebut akan melaut di wilayah Selat Malaka di mana tempat tersebut merupakan posisi yang tepat bagi mereka yang merupakan nelayan tradisional dengan fasilitas sederhana dan peralatan tidak begitu canggih.

 

Para nelayan akhirnya harus membatalkan aktivitas melaut akibat dari semakin terbatasnya jarak pandang. Jarak pandang yang hanya mencapai 300 meter tersebut dapat membuat nelayan mengalami banyak kendala apabila terus dipaksakan untuk melaut. Salah satunya adalah mereka dapat salah sasaran ketika berlayar serta menangkap ikan.

 

Jarak pandang yang terbatas tersebut juga dapat membuat para nelayan tidak mampu kembali ke daratan. Mereka tidak mengetahui lokasi daratan dengan pasti sehingga mereka tidak dapat kembali pulang. Sebagai nelayan tradisional, mereka menggunakan jarak pandang serta puncak Gunung Seulawah sebagai pedoman. Nah, kalau tertutup asap maka para nelayan tersebut akan kesulitan menentukan arah.

 

Source: mediaindonesia.com

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori