Napi Ini Pindah-pindah Agama Demi Tambahan Remisi!

Ada yang aneh dengan pemberian remisi pada Hari Raya Keagamaan kali ini. Bagaimana tidak demi mendapatkan remisi, beberapa napi nekat pindah agama
0
Napi Ini Pindah-pindah Agama Demi Tambahan Remisi!
0 (0%) 0 votes
29122015 Napi Pindah Agama

Secara hukum remisi adalah pengurangan masa hukuman yg diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan. Dari defenisi tersebut maka dapat dipastikan bahwa remisi adalah hak bagi narapidana, karena itu hak ini harus dihormati sebagai bagian dari hak sasasi manusia.

 

Remisi menjadi sebuah produk mahal dan sangat berharga di mata narapidana. Bagi narapidana, remisi ini mirip dengan vitamin bersosis tinggi. Vitamin yang enak dan nikmat ini selain harganya mahal juga bisa membuat kecanduan dan membuat orang lain terasa penasaran juga untuk mencicipinya.

 

 

Remisi

 

 

remisiSource: Viva

 

 

Sebagaimana biasanya, menyambut hari raya keagamaan, pemerintah, melalui Kementerian Hukum dan HAM, memberikan remisi kepada para narapidana yang merayakan hari raya itu. Natal tahun ini rupanya membawa berkah bagi sejumlah narapidana atau warga binaan, yang menghuni lembaga pemasyarakatan atau lapas Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor. Dari ribuan napi, ada puluhan napi mendapat kesempatan untuk menghirup udara bebas pada momen Natal tahun ini.

 

Namun, ada yang aneh dengan pemberian remisi pada Hari Raya Keagamaan kali ini. Bagaimana tidak demi mendapatkan pengurangan masa hukuman, beberapa napi nekat berpindah-pindah agama demi mengejar remisi khusus yang diberikan pemerintah pusat setiap hari raya keagamaan.

 

Hal ini diungkapkan Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas II A Cibinong (Pondok Rajeg), Supriyanto yang mengakui, tiap moment remisi khusus, tak jarang ada napi yang mengaku sudah pindah agama untuk dapat remisi. Sebagaimana dilansir JPNN.

 

 

Narapidana

 

 

narapidanaSource: Rikimarjono

 

 

“Kalau Natal, dia buru-buru ganti agama Kristen, nanti mendekati Lebaran, dia pindah ke agama Islam. Parahnya, jika mau Imlek, dia pun ganti agama,” terangnya, Minggu (27/12).

Source: www.jpnn.com

 

 

Modus yang dilakukan, jauh sebelum moment besar keagamaan, napi tersebut lebih dulu mempersiapkan perubahan agamanya dengan mengajukan permohonan dari kalapas. Setelah akal bulus napi tersebut diketahui, pihaknya bersurat ke Kementerian Hukum dan HAM meminta remisi dicabut.

 

 

“Kami aneh, kok bisa orang ini (napi,red) berubah agama tiap tahun. Oh, ternyata karena remisi,” terangnya.

Source: www.jpnn.com

 

 

Mencegah terus terulangnya hal ini, pihak lapas menggandeng Kementerian Agama untuk mengawasi identitas keagamaan para penghuni lapas. Lebih lanjut Supriyanto memastikan bahwa setiap perpindahan agama narapidana harus dilakukan sesuai prosedur resmi yang sudah ditentukan.

 

 

Diskon hukuman

 

 

remisi bebasSource: Riaupos

 

 

“Kami sudah kerjasama dengan Kemenag. Kalau ada yang ngaku sudah masuk kristen, untuk dapat remisi natal, dia harus punya surat dari Kemenag. Kalau pindah agama saat di dalam. Kami akan hadirkan pastur untuk dibaptis. Hal itu berlaku pula, bagi Islam, Konghucu, Budha dan Hindu,” tuturnya.

Source: www.jpnn.com

 

 

Tercatat tahun ini ada 29 narapidana di Lapas Pondok Rajeg yang mendapat remisi hari raya Natal dari pemerintah. 11 orang diantaranya adalah narapidana kasus narkoba, tiga orang pelanggar UU Perlindungan Anak dan 15 napi lainnya adalah pelanggar pidana umum.

 

Potongan hukuman yang diberikan kepada para narapidana ini pun beragam, Ada yang mendapat remisi 15 hari, satu bulan, hingga satu bulan setengah.

 

Pantaskah agama dipermainkan demi mengejar diskon hukuman? Bagaimana menurutmu?

 

Mari share dan jangan lupa berikan komentarmu.

 

 

Source : JPNN

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori