Musim Dingin, Suriah Dilanda Bencana Kelaparan!

Akibat daerahnya di blok, PBB sulit memberikan bantuan kepada korban kelaparan di Madaya, Suriah. Musim Dingin pun memperburuk keadaan.
0
Musim Dingin, Suriah Dilanda Bencana Kelaparan!
0 (0%) 0 votes
06012016 Warga Suriah

Bencana kelaparan pun melanda di Madaya, pinggiran Damaskus, Suriah. Sedikitnya, sudah 10 orang dilaporkan tewas akibat kelaparan. Para aktivis dan penduduk mengatakan, penduduk disana sudah dikepung rezim Suriah selama tujuh bulan lamanya.

 

Pada hari Selasa lalu, dua orang lanjut usia telah dilaporkan meninggal. Sedangkan suhu terus mendingin karena musim dingin sendiri segera tiba dan akan memperburuk kondisi penduduk. Blokade pun telah dilakukan oleh semua pihak dalam perang sipil Suriah, baik pemerintah rezim ataupun ISIS.

 

Kelaparan

 

suriah

 

Source: www.republika.co.id

 

Bashar al Assad selaku Presiden Suriah mengizinkan PBB untuk mengakses Madaya hanya sekali dalam setahun meski mereka terus mendesak masuknya bantuan kemanusiaan. PBB sendiri jadi tidak bisa mengonfirmasi kasus kelaparan karena tidak bisa masuk kesana.

 

Kini, PBB telah mengajukan permintaan lagi. Bahkan pekan ini, sejumlah foto korban kelaparan turut menyebar di dunia maya. Foto-foto mayat yang tulang rusuknya kelihatan serta mata tenggelam itu kabarnya diunggah oleh penduduk.

 

Warga Suriah

 

warga

 

Source: www.eramuslim.com

 

Madaya sendiri adalah pinggiran kota Damaskus yang dikendalikan ISIS. Rezim pemerintah telah mengepung wilayah tersebut, termasuk Damaskus dan pusat kota Homs agar menjadi upaya menekan militan agar menyerah.

 

Di Madaya terdapat 40 ribu orang penduduk. Bahkan seorang penduduk Sereen Bakir mengatakan mereka harus memakan rumput, daun, kucing hingga anjing untuk bertahan dari kelaparan. Suhu musim disana pun telah jatuh di kota pegunungan hingga mereka sulit mencari makanan.

 

Kelaparan dan rekaman yang bocor dari kota Madaya nampaknya tidak mampu mendorong komunitas internasional dan organisasi hak asasi manusia untuk mengambil tindakan nyata untuk melonggarkan pengepungan.

 

Anak-anak

 

anak suriah

 

Source: www.kiblat.net

 

Meski pada 22 September 2015 lalu pejuang Suriah telah mendapatkan kesepakatan gencatan senjata dengan rezim, namun yang memungkinkan batuan kemanusiaan untuk memasuki kota-kota terkepung di Zabadani, Madaya serta barat Qalamoun juga Foua dan Kafraya di provinsi Idlib hanyalah segelintir. Bahkan harga makanan yang diselundupkan dari daerah yang dikuasai rezim sangat tinggi, bukan hanya melonjak tetapi mahalnya tidak kira-kira yakni harga rata-rata satu kilogram dari makanan pokok adalah sekitar 100 USD.

 

Sementara itu mereka juga harus menghadapi badai salju sejak Jum’at lalu. Sungguh menjadi bulan yang berat bagi mereka semua.

 

Semoga kedepannya akan ada titik terang dalam kelaparan ini ya!

 

Source: www.republika.co.id

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori