Mendikbud Baru Ingin Buat Peraturan Sekolah Seharian Penuh

Semakin hari, moral anak bangsa semakin rusak dan tak lagi mengenal aturan. Untuk itu, Mendikbud baru, Muhadjir Effendy menyarankan full day school. Yuk, simak!
0
Mendikbud Baru Ingin Buat Peraturan Sekolah Seharian Penuh
0 (0%) 0 votes
muhadjir

Moral anak bangsa, semakin hari tampaknya makin tak karuan dan tak kenal aturan. Kurangnya pengawasan orangtua, pengaruh dari lingkungan sekitar, hingga pergaulan sehari-hari mereka menjadi penyebab makin merosotnya moral putra-putri Indonesia.

 

Hal ini, menjadi salah satu perhatian dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia terutama pendidikan dasar dan menengah dimana pada masa itulah anak akan dibentuk karakternya.

 

muhadjir

Sumber: via: http://i.inddit.com

 

Sarankan Full Day School

 

Selama ini, pendidikan dasar dan menengah masih keteteran untuk membentuk karakter siswa karena pesatnya kemajuan zaman. Selain itu, sistem pendidikan yang ada pun belum mampu menghasilkan lulusan yang tangguh dan berdaya saing tinggi. Untuk itu, agar moral anak bangsa dapat meningkat, Muhadjir menilai diperlukannya sistem belajar full day school.

 

Ia juga menyarankan agar sekolah negeri dan swasta mulai melirik sistem belajar full day school. Menurutnya, full day school dipadang mampu untuk menjadi salah satu solusi agar generasi penerus memiliki mental berkualitas. Selain itu, full day school juga dapat menjadi restorasi pendidikan terutama di tingkat sekolah dasar dan menengah.

 

Anak yang bersekolah di full day scholl akan sampai di rumah bersamaan dengan waktu pulang kerja orang tuanya. Dengan begitu, pengaruh buruk yang diterima anak saat orang tua sibuk bekerja dan tak sempat mengawasi dapat dihalau. Selama di sekolah juga banyak hal yang bisa dipelajari anak-anak untuk menambah wawasan mereka.

 

“Kursus-kursus dan kajian agama bisa dilakukan di sekolah, anak lebih terpantau daripada ikut pengajian di luar nanti malah dapat ustadz dari kelompok ekstrem,” ujar Muhadjir seperti dilansir Republika.

 

 

Terus Mempelajari Masalah Pendidikan di Indonesia

 

Tak hanya memperhatikan masalah moral yang terjadi pada anak-anak hingga usia remaja, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini juga memperhatikan pendidikan vokasi di Indonesia. Pendidikan vokasi bukan hanya sekedar sekolah keahlian, melainkan harus mampu meningkatkan sumber daya manusia Indonesia sehingga berdaya saing tinggi dan mampu menghadapi persaingan dengan tenaga kerja asing. Untuk itu, diperlukan SDM yang lebih giat bekerja.

 

Selain pendidikan vokasi, Muhadjir juga mengungkapkan bahwa peningkatan kompetensi guru juga menjadi fokus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menurutnya, kualitas tenaga pengajar dan anak didik merupakan hal yang tak bisa ditawar mengingat Indonesia yang memasuki era masyarakat terbuka.

 

Semoga dengan kebijakan-kebijakan dari Kemendikbud, sistem pendidikan dan SDM Indonesia semakin meningkat pesat ya.

 

Sumber: Republika

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori