Cara Memperbaiki Vacuum Cleaner Dan Tips Perawatan

Inilah cara memperbaiki vacuum cleaner beserta beberapa tips untuk perawatannya. Perbaikan vacuum cleaner juga bisa dilakukan tanpa biaya di rumah, lho.
0
Cara Memperbaiki Vacuum Cleaner Dan Tips Perawatan
0 (0%) 0 votes
Vacuum Cleaner

Bagi kamu yang sering membersihkan rumah, tentu benda pembersih kotoran bernama vacuum cleaner tidak asing lagi karena sangat membantu pekerjaan menjadi lebih ringan. Namun tahukah kalian cara untuk memperbaiki vacuum cleaner sendiri bila rusak? Bagi kalian yang memiliki hobi bebersih rumah ketika ada waktu luang, tidak ada salahnya jika kamu memiliki mesin penyedot debu (vacuum cleaner) di rumah. Mesin ini sangat membantu kegiatan bersih-bersih rumah dan jauh lebih efisien daripada menggunakan sapu biasa karena debu-debu di rumah akan tersedot ke dalam mesin vacuum cleaner dan tidak beterbangan ke mana-mana. Mesin ini adalah alat yang sangat berguna untuk bersih-bersih. Namun bagaimana cara memperbaikinya bila rusak? Yuk, coba simak dulu artikel Hello-Pet ini untuk mencari tahu!

 

 

Sejarah Penemuan Vacuum Cleaner

 

 

Vacuum cleaner adalah perangkat bersih-bersih yang tidak asing lagi di zaman ini. Alat penghisap debu ini seakan sudah menjadi peralatan rumah tangga modern yang utama. Tidak hanya terlihat di rumah atau apartemen karena kini semakin banyak lokasi lain yang memilikinya seperti kantor-kantor, kafe, restoran, dan tempat lainnya. Bagaimanakah sejarah vacuum cleaner ini terbentuk?

 

Di awal perkembangannya, alat penghisap debu ini muncul ketika orang mulai membutuhkan alat pembersih pada akhir 1800-an. Sebelumnya, satu-satunya cara untuk membersihkan karpet adalah dengan membawanya ke luar dan memukulinya hingga debu berterbangan. Pada tahun 1901, seorang insinyur sipil yang bernama Herbert Cecil Bothe (Hubert Booth) mendapatkan ide bagaimana cara membuat mesin penghisap debu yang dapat digunakan sehari-hari untuk mempermudah kegiatan bebersih. Hal ini berawal dari mengamati suatu metoda yang dipakai pada teknologi kereta api. Herbert kemudian mendapat ide mesin mengisap debu dengan penyaring (filter). Prinsip kerja mesin inilah yang akan menjadi cikal bakal prinsip alat penghisap debu modern.

 

Pada masa pertama kali muncul, mesin ini masih sederhana dan dioperasikan dengan cara manual. Diperlukan dua orang untuk mengoperasikannya,yaitu orang pertama bertugas menjalankan bagian atas dan orang kedua menggerakkan bagian bawah pada lantai. Tentu saja debu langsung beterbangan ke udara dan alat ini dioperasikan dengan tangan. Karena besarnya, maka alat ini ditaruh di luar rumah dan hanya selang yang masuk ke dalam rumah melalui jendela atau pintu. Seringkali Booth diprotes warga karena mesin temuannya berisik dan menakut-nakuti kuda yang sedang lewat.

 

Pada tahun 1902, sebelum penobatan Raja Edward ke-7, karpet di Biara Westminster kotor dan satu-satunya cara adalah membersihkannya dengan mesin Booth. Raja nampak terkesan dan membeli dua buah mesin Booth. Tahun 1907, seorang warga Amerika bernama James Murray Spangler berhasil mendesain alat penghisap debu listrik pertama. Tahun 1920, Booth juga mulai memroduksi mesin vacuum cleaner listrik dengan nama Goblin dan akhirnya teknologi tersebut pun terus berkembang sampai saat ini. Kini cara pengoperasian vacuum cleaner jauh lebih mudah, lebih ringan, dan tidak berisik.

 

Fungsi Vacuum Cleaner

 

 

Vacuum cleaner memiliki banyak fungsi dalam hal bersih-bersih. Tidak hanya karpet, vacuum cleaner juga memiliki fungsi bersih-bersih lainnya. Selain untuk menyedot debu di permukaan lantai dan karpet, vacuum cleaner juga dapat digunakan untuk menyedot debu di sela-sela perabot rumah, membersihkan lemari, dan bahkan dapat digunakan untuk mencuci sofa dan spring bed. Bahkan beberapa vacuum cleaner bisa menyedot debu mikro seperti kutu dan tungau pada kasur. Banyak sekali kegunaan vacuum cleaner ini dalam membantu bersih-bersih bukan?

 

 

Alasan Vacuum Cleaner Rusak

 

 

Tentunya, vacuum cleaner pun dapat mengalami kerusakan bila terus menerus digunakan atau sudah berumur. Vacuum cleaner yang terbiasa digunakan untuk bersih-bersih rumah tentu lama kelamaan akan mengalami kerusakan sehingga tidak ada salahnya jika kamu mempelajari sedikit tentang seluk beluk vacuum cleaner agar bisa memperbaikinya kelak. Bila Anda dapat memperbaiki dan merawat vacuum cleaner sendiri tentu Anda tidak perlu keluar uang untuk biaya perbaikan vacuum cleaner tersebut.

 

Masalah yang sering terjadi adalah pada bagian penyedot debu vacuum cleaner, biasanya adalah daya sedotnya yang cepat menurun karena kantung debu dan filter di dalamnya tersumbat oleh debu dan kotoran. Hal ini mengakibatkan aliran udara untuk menyedot berkurang sehingga mesin kehilangan daya sedot dan vacuum cleaner tidak bisa berfungsi dengan baik.

 

(Baca Juga: 4 Resep : Begini Cara Membuat Bajigur Mudah dan Maknyus!)

 

 

Cara Memperbaiki Vacuum Cleaner Rusak

 

 

Nah bagi kamu yang ingin mencoba memperbaiki mesin vacuum cleaner sendiri di rumah, Hello-Pet akan membagikan tips dan cara memperbaiki mesin pembersih ini. Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memperbaiki mesin vacuum cleaner adalah menemukan terlebih dahulu jenis kerusakan pada vacuum cleaner kamu. Apakah vacuum cleaner tersebut mati total, sedotan kurang kencang, suara terlalu berisik, dan lain sebagainya. Jika kamu sudah mengetahui jenis kerusakan pada vacuum cleaner yang kamu miliki, saatnya untuk mencoba untuk memperbaiki vacuum cleaner tersebut. Beginilah langkah-langkah untuk memperbaiki vacuum cleaner yang rusak.

 

1. Periksa terlebih dahulu semua bagian vacuum cleaner seperti kabel daya, saklar, dan sekring dengan menggunakan tespen atau multi-tester untuk memeriksa kondisi mesin pembersih debumu. Periksa apakah masih bekerja dengan baik atau sudah mengalami kerusakan.

 

2. Periksa kondisi terkini vacuum cleaner selang penyedot debu, filter debu, tabung air bila ada, serta kondisi seluruh permukaan vacuum secara visual. Apakah sudah ada yang pecah atau rusak. Misalnya selang atau stick rusak yang akan mengakibatkan daya sedot vacuum berkurang.

 

3. Cucilah semua bagian vacuum cleaner yang boleh dibasahi air seperti tabung, filter, dan perlengkapan lainnya dengan menggunakan air bersih agar kebersihan vacuum cleaner tetap terjaga. Lakukan dengan hati-hati dan menyeluruh. Keringkan.

 

4. Periksa kondisi motor vacuum cleaner, apakah suaranya lebih bising dari sebelumnya atau tidak. Suara bising pada vacuum cleaner dapat diakibatkan oleh bearing yang sudah goyang. Periksalah juga kondisi arang (carbon brush), apakah sudah habis atau belum. Terakhir, periksa kondisi kabel lilitan dan rotor pada mesin motor vacuum cleaner, apakah sudah aus atau belum.

 

Khusus untuk langkah ke-4 diperlukan keahlian khusus dalam memperbaiki vacuum cleaner. Hal ini dikarenakan bila asal-asalan membongkarnya sendiri tanpa pengetahuan, motor vacuum cleaner malah menjadi lebih rusak dari sebelumnya. Harga motor baru terbilang mahal sehingga hal ini sebaiknya dihindari. Harga motor vacuum cleaner 2 kipas produk Italia dapat mencapai 700-900 ribu. Jadi rawatlah vacuum cleaner kamu dengan baik dan cucilah dengan bersih setelah digunakan. Jangan lupa simpanlah kembali ke dalam boks dan letakkan di tempat yang aman agar vacuum cleaner tidak mengalami kerusakan apa pun.

 

 

Tips Merawat Vacuum Cleaner

 

 Tips Merawat Vacuum Cleaner

Berikut ini merupakan beberapa tips untuk merawat vacuum cleaner agar dapat berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.

 

1. Hindari menghisap debu pada area yang masih basah untuk menghindarkan masuknya butiran-butiran air ke dalam mesin vacuum cleaner. Kelembapan dari air yang dihisap dapat menyebabkan karat pada bagian mesin sehingga mesin akan cepat rusak.

 

2. Hindari menghisap partikel-partikel berukuran besar agar nozzle (ujung pipa) vacuum clenaer tidak mudah tersumbat. Sebelum menghisap debu pada satu area, ada baiknya bersihkan sampah yang berukuran besar.

 

3. Gantilah kantong debu vacuum cleaner setidaknya satu bulan sekali, agar tidak terjadi penumpukan kotoran. Tumpukan debu dan kotoran pada kantong debu bisa menjadi sumber bakteri dan penyakit baru di rumah. Bersihkan atau ganti penyaring setiap 6 bulan sekali.

 

4. Bila terdengar suara aneh atau tiba-tiba mesin vacuum cleaner terasa sangat panas, segeralah dimatikan dan periksa bagian dalamnya. Kemungkinan ada partikel yang menyumbat pipa vacuum cleaner.

 

5. Biasakan untuk selalu membersihkan vacuum cleaner setiap kali selesai memakainya dan kemudian disimpan pada tempat yang kering.

 

Demikianlah tips-tips untuk merawat vacuum cleaner yang dapat Hello-Pet bagikan. Tentu saja cara untuk memperbaiki vacuum cleaner mungkin tidak mudah sehingga kamu juga bisa memeriksa buku manual untuk membantu perbaikan mesinnya. Ingat untuk menjaga kebersihan vacuum cleaner juga!

 

Sumber: tentangalatrumah

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori