Viva Dangdut

Name penyanyi : Rhoma Irama
Penulis lirik : none
Composer : none
Tanggal rilis : none
Name album : none
User Rating
Viva Dangdut
0 (0%) 0 votes
Menonton video dari:

A service error occurred: Error calling GET https://www.googleapis.com/youtube/v3/search?part=id%2Csnippet&q=Viva%20Dangdut%20Rhoma%20Irama&maxResults=1&key=AIzaSyBETNYbgWAtYv_WznGc2XXptfm1OajULN8: (403) Project 743594961174 has been scheduled for deletion and cannot be used for API calls. Visit https://console.developers.google.com/iam-admin/projects?pendingDeletion=true to undelete the project.

(Dut-ta-tang, dang-dut-ta-tang
Dang dut-ta-tang, dang dut-ta-tang
Dang-dang-dang tang-tang-tang
Dang-dang-dang tang-tang-tang
Dang-dut dang-tang-tang-tang
Dang-dut dang-tang-tang-tang)

 

Dangdut suara gendang
Ditabuh-ditabuh berulang
Dangdut suara gendang
Sekarang ramai menjadi sebutan

 

Ini musik Melayu
Berasal dari Deli lalu kena pengaruh
Dari Barat dan Hindi

 

(Dang-dut dang-tang-tang-tang
Dang-dut dang-tang-tang-tang)

 

Dangdut suara gendang
Siapa mendengar pasti bergoyang
Dangdut suara gendang
Di mana-mana digemari orang

 

Di gunung, di dusun, sampai di kota-kota
Irama Melayu bergema berkumandang
Di Jepang, Eropa bahkan di Amerika
Irama Melayu orang mulai tahu

 

Dangdut musik Melayu, ini budaya bangsa
Dari ramu dan padu berbagai cita rasa

 

Indonesia berdangdut (Indonesia berdangdut)
Indonesia bergoyang (Indonesia bergoyang)
Dunia pun berdangdut (Dunia pun berdangdut)
Dunia kita goyang

 

(Dang-dut dang-tang-tang-tang
Dang-dut dang-tang-tang-tang)

Baca Yang Ini...
Judul lagu Name penyanyi Penulis lirik Penyusun Tanggal rilis Lirik pertama

Sebujur Bangkai

Rhoma Irama none none none Badan pun tak...

Harga Diri

Rhoma Irama none none none Boleh saja kita...

Buta Tuli

Rhoma Irama none none none Tak buta dua...

Darah Muda

Rhoma Irama none none none Darah muda darahnya...

Asam Garam (feat. Elvi Sukaesih)

Rhoma Irama none none none Wanita:Garam di laut...

Wahai Pesona (Feat. Lata Mangeshkar)

Rhoma Irama none none none Wahai pesona Wahai kekasih Ku...

Gembala

Rhoma Irama none none none Gembala duhai gembala,...

Joget (feat. Rita Sugiarto)

Rhoma Irama none none none Joget, mari jogetJoget,...

Bunga Surga (Feat. Ida Royani)

Rhoma Irama none none none Cintaku kepadamu tak...

Biduan (feat. Rita Sugiarto)

Rhoma Irama none none none Aku seorang biduanBiduan...

Sebujur Bangkai

Badan pun tak berharga sesaat ditinggal nyawa
Anak isteri tercinta tak sudi lagi bersama

 

Secepatnya jasad dipendam
Secepatnya jasad dipendam
Karena tak lagi dibutuhkan
Diri yang semula dipuja
Kini bangkai tak berguna

 

Dari kamar yang indah kasur empuk tilam putih
Kini harus berpindah terkubur dalam perut bumi

 

Kalau selama ini diri berhiaskan
Emas intan permata bermandi cahaya
Tetapi kali ini di dalam kuburan
Gelap pekat mencekam tanpa seorang teman

 

Terputuslah pergaulan
Terbujurlah sendirian
Diri terbungkus kain kafan

 

Wajah dan tubuh indah yang dulu dipuja-puja
Kini tiada lagi orang sudi menyentuhnya

 

Jadi santapan cacing tanah
Jadi santapan cacing tanah
Sampai yang tersisa kerangka
Begitulah suratan badan
Ke bumi dikembalikan

 

Kebanyakan manusia terlena sehingga lupa
Bahwa maut kan datang menjelang

Harga Diri

Boleh saja kita miskin
Kalau itu jadi kehormatan
Boleh saja kita lapar
Kalau itu jadi keimanan

 

Demi kehormatan boleh miskin
Demi kehormatan
Demi keimanan boleh lapar
Demi keimanan

 

Jangan sampai dijual berapa pun harga diri ini
Jangan sampai ditukar dengan apa pun keimanan ini

 

Demi kehormatan boleh miskin
Demi kehormatan
Demi keimanan boleh lapar
Demi keimanan

 

Lebih baik jalan kaki tapi punya harga diri
Daripada bersedan tanpa kehormatan
Lebih baik gubuk tua tapi jadi hamba Tuhan
Daripada di gedung tanpa keimanan

 

Hanya dengan kehormatan
Diri jadi berharga
Hanya dengan keimanan
Hidup jadi bahagia

 

Ha ha

Buta Tuli

Tak buta dua mata, namun tiada melihat
Tiada tuli telinga, namun tiada mendengar
Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya
Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya
Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan
Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh

 

Adanya diri ini bukti adanya Tuhan
Adanya alam ini bukti adanya Tuhan
Yang buta, yang buta, yang buta mata hatinya
Yang tuli, yang tuli, yang tuli kesombongannya
Sehingga tiada melihat tanda kebesaran Tuhan
Sehingga tiada mendengar peringatan dari Tuhan, oh

 

Kebanyakan penghuni neraka
Dari bangsa jin dan manusia
Karena mereka tak menggunakan
Segala indera yang diberikan

 

Punya akal tapi tak berpikir
Punya hati tak merasa
Punya mata tapi tak melihat
Punya kuping tapi tak mendengar

 

Sebagai manusia yang punya pemikiran
Kalau tak kenal Tuhan maka seperti hewan

Darah Muda

Darah muda darahnya para remajaYang selalu merasa gagahTak pernah mau mengalahMasa muda masa yang berapi-apiYang maunya menang sendiriWalau salah tak perduliDarah muda
Biasanya para remajaBerpikirnya sekali sajaTanpa menghiraukan akibatnyaWahai kawan para remajaWaspadalah dalam melangkahAgar tidak menyesal akhirnya
Darah muda darahnya para remajaYang selalu merasa gagahTak pernah mau mengalahDarah muda

Asam Garam (feat. Elvi Sukaesih)

Wanita:Garam di laut asam di gunungDalam periuk juga bertemuTak usah ragu tak usah bingungCinta suciku hanya untukmu
Pria:Walaupun jauh kekasih jauhJikalau jodoh pasti bertemuAku tak ragu juga tak bingungKarena ‘ku tahu isi hatimu
Pria:Bahagia tercapai cita-cita
Wanita:Itulah yang aku harapkan
Pria:Bagaimana kalau kita berpisah
Wanita:Apa yang ‘kan kita lakukan
Wanita:Semoga hal itu
Pria:Tak akan terjadi
Wanita:Andaikan kita harus berpisahAku tak lagi mau bercinta‘Kan kujalani hidup di duniaWalau sebagai perawan tua
Pria:Sungguh cintamu suci muliaAku percaya engkau setia‘Pabila memang harus berpisah‘Ku rela jadi jejaka tua
Duet:Garam di laut asam di gunungDalam periuk juga bertemuTak usah ragu tak usah bingungCinta suciku hanya untukmu

Wahai Pesona (Feat. Lata Mangeshkar)

Wahai pesona
Wahai kekasih
Ku memanggilmu melalui lagu
Nada cinta merayu

 

Oh wahai pesona, wahai kekasih
Aku mendengar panggilan cintamu
Dalam lagu merayu
Oh wahai pesona

 

Namamu selalu dalam ingatanku, dalam ingatan
Wajahmu selalu di cermin mataku
Tiada hari berlalu tanpa cintamu, tanpa cintamu

 

O begitu pula bayang wajahmu
Selalu saja menggoda

 

Ku memanggilmu melalui lagu
Nada cinta merayu
Oh wahai pesona

 

Ho ho ho

 

Namamu selalu dalam ingatanku, dalam ingatan
Wajahmu selalu di cermin mataku

 

Tiada hari berlalu tanpa cintamu, tanpa cintamu
Oh begitu pula bayang wajahmu
Selalu saja menggoda

 

Ku memanggilmu melalui lagu
Nada cinta merayu
Oh wahai pesona, wahai kekasih
Ku memanggilmu melalui lagu
Nada cinta merayu
Oh wahai pesona

Gembala

Gembala duhai gembala, tempatmu jauh di desaGembala duhai gembala, temanmu hewan belakaNamun engkau tak pernah merasa susahWalau jauh dari keramaian kota
Suling bambu sebagai pengisi waktuApabila gembala melepas lelahSuling bambu aduhai merdu merayu‘Kan menggugah hati yang mendengarkannya

Joget (feat. Rita Sugiarto)

Joget, mari jogetJoget, mari jogetJoget, mari jogetJoget, mari joget
La-la-la-la-la la-la-la-la-la-la-la-laMari kita bersama-sama berjoget
Eh
Joget tidak dilarang, tak dilarangAsalkan jarang-jarangTak perlu sering-sering, tidak perluKarena joget tak penting
Berjoget boleh saja, boleh sajaAsal sopan caranyaGembira boleh saja, boleh sajaAsal tahu batasnya
Mari kita joget, mari kita jogetMari kita joget, mari kita jogetMari kita joget, mari kita jogetMari kita joget, mari kita joget

Bunga Surga (Feat. Ida Royani)

Cintaku kepadamu tak akan pernah layu
Bagaikan bunga surga yang segar selamanya
Cintaku kepadamu kan selalu bergelora
Bagai ombak samudera yang tidak pernah reda

 

Semoga yang kita ucapkan
Abadi dalam kenyataan
Nanti pun kita membuktikan
Semua yang kita ucapkan

 

Cintaku kepadamu tak akan pernah layu
Bagaikan bunga surga yang segar selamanya

 

Walau seribu datang mengganggu
Cintaku tak akan layu
Walau sejuta datang menggoda
Cintaku tak kan tergoyah

 

Tak akan mampu satu rintangan
Menghalangi kita
Tak akan mampu satu fitnahan
Memecahkan kita

Biduan (feat. Rita Sugiarto)

Aku seorang biduanBiduan dari MelayuTugasku menghibur TuanAgar gembira selalu
‘Tuk menghibur hati TuanAku menyanyikan laguJangan Tuan salah pahamBukanlah aku merayu
Memang banyak orang tergila-gilaKepada seorang biduanitaBukan maksud aku untuk menggodaAgar Tuan jadi tergila-gila
Jangan, jangan, jangan
Ya-ya, ya-ya, ya-ya

Hello Comment 0Urut Berdasarkan

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
Cari Lirik ?

Nama Artis

Judul Lagu

frase lirik

TV show, mocie, anime, korea, japanese, india dorama

Penulis lirik, komposer