Yang Kusayang Pandai Berdusta

Name penyanyi : Obbie Messakh
Penulis lirik : none
Composer : none
Tanggal rilis : none
Name album : none
User Rating
Yang Kusayang Pandai Berdusta
0 (0%) 0 votes
Menonton video dari:

A service error occurred: Error calling GET https://www.googleapis.com/youtube/v3/search?part=id%2Csnippet&q=Yang%20Kusayang%20Pandai%20Berdusta%20Obbie%20Messakh&maxResults=1&key=AIzaSyBETNYbgWAtYv_WznGc2XXptfm1OajULN8: (403) Project 743594961174 has been scheduled for deletion and cannot be used for API calls. Visit https://console.developers.google.com/iam-admin/projects?pendingDeletion=true to undelete the project.

Malam ini kusendiri tanpa dirimu
Ku ratapi kisah kasih yang pergi berlari
Mungkin disana dia sedang tertawa
Aku yang disini menangis sedih

 

Malam itu setahun yang lalu kau disini
Ucap janji ucap setia hanyalah untukku
Habislah sudah apa yang ku miliki
Dalam diri ini kau pun berlalu

 

Mana janji-janji manis dulu
Semanis kembang gula yang merah
Tak ku bayangkan engkau yang ku sayang
Pandainya kau berdusta
Dulu cintaku seputih merpati
Kau balas licik seperti ular
Kejamnya kejam dirimu kasih
Terlalu kau terlalu

 

Aduh kasih, terlanjur memang salah diri
Aduh kasih, entah harus berbuat apa
Namun kasih, walau dia tlah ku miliki
Percayalah kasih namamu abadi di lubuk hati ini

Baca Yang Ini...
Judul lagu Name penyanyi Penulis lirik Penyusun Tanggal rilis Lirik pertama

Antara Hitam dan Putih

Obbie Messakh none none none Bergulung ombak laut...

Cobalah Untuk Mengerti

Obbie Messakh none none none Bukalah pintu rumahmuIjinkan...

Penyesalan

Obbie Messakh none none none Baru terasa betapa...

Antara Hitam Dan Putih

Obbie Messakh none none none Bergulung ombak laut...

Antara Cinta dan Dusta

Obbie Messakh none none none Hati siapa yang...

Antara Benci dan Rindu

Obbie Messakh none none none Yang, hujan turun...

Tiada Nama Seindah Namamu

Obbie Messakh none none none *Rintik hujan turun...

Istilah Cinta

Obbie Messakh none none none Reff : Romantika bercinta Sungguh...

Elegi Rinduku

Obbie Messakh none none none Yang selamat bermimpi Kuucapkan...

Telepon Rindu

Obbie Messakh none none none “Hallo, 792327 bisa...

Antara Hitam dan Putih

Bergulung ombak laut biru
Mendengar kau memutus cinta
Bergetar kilat di angkasa
Sedangkan tiada hujan
Lihatlah (lihatlah) terlanjur sesal
Langkah diri karena janji
Ibarat tangkai aku t’lah patah
Ibarat gurun aku tandus
Ibarat sungai aku kering
Kini musnah harapanku
Cinta terputus di tengah jalanan
Kau tinggalkan noda hitam
Buah cinta kasih yang putih
Inginku mati bila tak ingat dosa
Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu
Dan tak pernah terlahir lagi

Cobalah Untuk Mengerti

Bukalah pintu rumahmuIjinkan aku duduk bersamamuAda yang hendak ku katakanCobalah untuk mengerti
Bukankah lewat bungaCara yang pantas menyampaikan rasaYang ada di sini di dalam hatiku ini
Cincin iniHanya pantas melingkar di jarimuHati dan cintaku iniHanya untuk dirimu
*Mataku memang melihatTapi hatiku tak akan terpikatJangan dengar apa katanyaYang ingin memisahkan kita
**PercayalahHanya satu kau di dalam hatikuHati dan cintaku iniHanya untuk dirimu
Reff:Siapa yang bilang dirimuBagai secawan anggurBila habis dalam gelaskuDapat ku tuang lagiSiapa yang bilang dirimuBagai burung di sanaBila suka dapat ku beliSudah jemu ku lepas
Back to *, **, Reff
Bila suka dapat ku beliSudah jemu ku lepas

Penyesalan

Baru terasa betapa sepi sejak dirimu pergi
Makan aku sendiri
Tidurpun sendiri
Tiada yang menemani

 

Engkau dengarkan suara anakmu
Pangil-panggil namamu
Sering dia bertanya mengapa mama
Pergi begitu lama

 

Jawaban apa yang harus kuberi
Pada hatinya yang lugu
Lelaki mana yang tak akan menangis
Bila sudah begini

 

Kalaulah boleh aku meminta untuk yang terakhir
Berilah kesempatan kurajut lagi
Hati yang terkoyak
Aku kan bersumpah jadi seorang untuk satu sang istri

 

Dulu seranjang kita tidur bersama ….
Dulu secangkir kita minum berdua ….
Namun sekarang baru terasa perpisahan ini
Namun sekarang dirumah ini semua bagai mati

Antara Hitam Dan Putih

Bergulung ombak laut biru
Mendengar kau memutus cinta
Bergetar kilat di angkasa
Sedangkan tiada hujan
Lihatlah (lihatlah) terlanjur sesal
Langkah diri karena janji
Ibarat tangkai aku t’lah patah
Ibarat gurun aku tandus
Ibarat sungai aku kering
Kini musnah harapanku
Cinta terputus di tengah jalanan
Kau tinggalkan noda hitam
Buah cinta kasih yang putih
Inginku mati bila tak ingat dosa
Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu
Dan tak pernah terlahir lagi

 

Antara Cinta dan Dusta

Hati siapa yang takkan hancur
Bila di depan mata dia bercumbu
Insan yang mana yang tak jadi benci
Bila cinta yang indah jadi begini

 

Kau yang ku sayang mengapa berdusta
Tak cukupkah satu untuk dirimu oh ho

 

Inikah sumpahmu yang kau ucap dulu
Sehidup semati kita berdua
Belum mati sudah kau buat begini
Apalagi bila aku mati

 

Pandainya matamu menyimpan dia yang lain
Seakan tak pernah ada aku di hatimu
Pandainya lidahmu memutar balik kata
Kau kejam, kau sakiti insan lemah ini
Kau kejam, seakan tiada mata hatimu

 

Jangan bicara cinta lagi
T’lah tertutup pintu hati ini
Jangan lagi, kau datang disini
T’lah ku hapus namamu di hati

 

Pandainya matamu menyimpan dia yang lain
Seakan tak pernah ada aku di hatimu
Pandainya lidahmu memutar balik kata
Kau kejam kau sakiti insan lemah ini
Kau kejam seakan tak pernah ada aku di hatimu

 

Jangan bicara cinta lagi
T’lah tertutup pintu hati ini
Jangan lagi, kau datang disini
T’lah ku hapus namamu di hati

 

Jangan lagi, kau datang disini
T’lah ku hapus namamu di hati

Antara Benci dan Rindu

Yang, hujan turun lagi
Di bawah payung hitam ku berlindung
Yang, ingatkah kau padaku
Di jalan ini dulu kita berdua

 

Basah rambut ini
Basah tubuh ini
Kau hapus dengan sapu tanganmu

 

Yang, rindukah kau padaku
Tak inginkah kau duduk di sampingku
Kita bercerita tentang langit biru
Di sana harapan dan impian

 

Benci, benci, benci tapi rindu jua
Memandang wajah dan senyummu sayang
Rindu, rindu, rindu tapi benci jua
Bila ingat kau sakiti hatiku
Antara benci dan rindu disini
Membuat mataku menangis

 

Yang, pernahkah kau bermimpi
Kita bersatu bagai dulu lagi
Tak pernah menangis, tak pernah bersedih
Seperti saat rindu begini

 

Benci, benci, benci tapi rindu jua
Memandang wajah dan senyummu sayang
Rindu, rindu, rindu tapi benci jua
Bila ingat kau sakiti hatiku
Antara benci dan rindu disini
Antara benci dan rindu disini
Membuat mataku menangis

 

Yang, pernahkah kau bermimpi
Kita bersatu bagai dulu lagi
Tak pernah bersedih, tak pernah menangis
Seperti saat rindu begini
Tak pernah bersedih, tak pernah menangis
Seperti saat rindu begini

Tiada Nama Seindah Namamu

*Rintik hujan turun saat kita berduaKu cari kehangatan ku dekati dirimu
**Tubuhmu dan tubuhku menyatu dalam diamHanya pandangan mata ku tertunduk dan maluIngat betapa indahnya mesra cinta kita berdua
***Hatiku pun melayang tak mampu ku berkataHanya pandangan mata cinta kita bersatu
Reff:Hanya satu jalan menuju harapanBerdua saling mengasihiTinggal satu langkah menuju bahagiaMenghilas rintangan yang adaAku kan bersumpahAku kan berjanjiTiada nama seindah namamu
Back to **. Reff
Aku kan bersumpahAku kan berjanjiTiada nama seindah namamu

Istilah Cinta

Reff :
Romantika bercinta
Sungguh aneh ada-ada saja
Remaja-remaja kini pun pandai beraksi

 

Didalam kamus bercinta
Selalu saja memakai istilah
Yang bukan didapat dari
Guru bahasaku

 

Benci benar-benar cinta
Sebel senang betul
Gemes genit-genit mesra
Susuki sungguh-sungguh laki-laki

 

Back to reff

 

Marah malu-malu tapi ogah
Malpinas malu-malu tapi ganas
Bisnis bisikan pada dimanis
Kiss me satu kali minta lagi

Elegi Rinduku

Yang selamat bermimpi
Kuucapkan untukmu dari sini
Yang sebelum terlena
Ukirlah namaku direlung hatimu

 

Yang cepatlah kau datang
Pintu mimpiku terbuka untukmu
Bawalah daku dlam mimpimu
Seperti kau lihat disini
Dimataku hanya ada kamu

 

Bermimpilah,bermimpi kita
Bagai ratu dan raja sehari
Bermimpilah,bermimpi kita
Tentang pulau Bali disana

 

Tempat yang kita janjikan
Pergi berbulan madu
Bunga-bunga Kintamani
Menari

Telepon Rindu

“Hallo, 792327 bisa bicara dengan Mas Obbie ?”
“Ya, saya sendiri nih.. dengan siapa ya saya bicara ?”
“Nah.. Mas Lupa ya ?”
“Siapa ya.. aih.. kamu yang..”

 

 

Oh, kasihku lupakah kau dengan suaraku
Ingatkah kau wajah ini
Yang selalu manis untukmu

 

 

Oh lihatlah tujuh purnama telah berlalu
Kesekian kalinya di kota sunyi ini
Ku menanti-nanti..

 

 

Rindu, rindunya.. rindu hati ini
Memandang senyum dan dengar suaramu
Kapan-kapankah kita bersama lagi
Seperti hari-hari yang lalu ooh..

 

 

Engkau kasihku, lama tiada kita bertemu
Lihatlah aku sendiri
Disini ku kesepian..

 

 

Oh kapankah kita dapat pergi kesana
Ke tepi danau itu melihat angsa putih
Yang menari-nari..

 

 

“Yang.. baru tujuh purnama kita tidak bertemu,
Kamu sudah lupa padaku. Apalagi tujuh tahun !”
“Siapa bilang aku lupa kamu ? matamu, senyummu
Dan bibirmu.. hmm.. pokoknya jauh dimata dekat dihati”

Hello Comment 0Urut Berdasarkan

Ayo kemukakan pendapatmu

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
Cari Lirik ?

Nama Artis

Judul Lagu

frase lirik

TV show, mocie, anime, korea, japanese, india dorama

Penulis lirik, komposer