Qasidah Cinta

Name penyanyi : Dewa 19
Penulis lirik : none
Composer : none
Tanggal rilis : none
Name album : none
User Rating
Qasidah Cinta
0 (0%) 0 votes
Menonton video dari: DEWA - Kasidah Cinta

kujatuh cinta kepadamu
saat pertama bertemu
salahkah bilaku terlalu mencintai dirimu yg tak mungkin mencintai aku

reff :
(oh Tuhan tolong ) aku langsung jatuh cinta kepadamu
cinta pada pandangan pertama
cinta yg bisa mengubah jalan hidupku jadi lebih berarti

oh mungkin hanya keajaiban Tuhan
yg bisa jadikan hamba-Nya yg cantik
menjadi milikku

aku bukanlah laki2 yg mudah jatuh hatinya

Baca Yang Ini...
Judul lagu Name penyanyi Penulis lirik Penyusun Tanggal rilis Lirik pertama

Separuh Nafas

Dewa 19 none none none Separuh nafas ku...

Rien

Dewa 19 none none none Rien.. Aku ingat...

Liberty

Dewa 19 none none none Ku berdiri Disudut...

Arjuna

Dewa 19 none none none Sudah kudaki gunung...

Selamat Pagi

Dewa 19 none none none Kutemui diri ini...

Petuah Bijak

Dewa 19 none none none Sahabat kucoba angkatApa...

Mahameru

Dewa 19 none none none Mendaki melintas bukit Berjalan...

Aku Cinta Kau Dan Dia

Dewa 19 none none none Aku Cinta Kau...

Hitam Putih

Dewa 19 none none none Dibatas lelahKuhentikan, langkah...

Persembahan Dari Surga

Dewa 19 none none none Hai Jibril, perkenankan...

Separuh Nafas

Separuh nafas ku terbangBersama dirimuSaat kau tinggalkanku…salahkanku
Salahkah akuBila aku bukanlahSeperti aku yang dahulu
Ada makna tergali… dari sinidari pertikaian yang terjadi…
Kau hancurkan diriku…Bila kau tinggalkan aku…Kau Dewiku…Kembalilah padakuBawa separuh nafaskuKau Dewiku…

Rien

Rien.. Aku ingat kembali padamuKenangan manis bersamamu takkan kulupaDan kini aku yakin kau masih menyimpanSejuta bahagia yang pernah kita rasakan
Masihkah kamu merindukan akuDisaat kau sendiri tanpaku
Rien.. Aku harap kau masih menungguMaafkan aku karna kepergiankuTak mungkin aku tinggalkan gadis dambaanSemua terjadi bukan karena mauku
Masihkah kamu merindukan akuDisaat kau sendiri tanpaku
Datanglah kepadaku dan peluk dirikuAgar kulepas semua rindukuKuberjanji padamu takkanKulepas dirimu lagi…

Liberty

Ku berdiri Disudut demokrasiKu rasakan Gemuruh panjangNada – nada sumbang
Terbersit tanda tanyaItu sebuah proses panjangTerucap jawabanMerasuk nurani menyentak logika
Liberty… oh… oh…Mimpi kami Memburu sketsa masa depanLiberty… oh… oh…Nanti kita butuh satu prasastiAsasi…
Ku pandangi Nafas sesak seorang kawanTeriakkan hak asasi ituYang slalu terlupa

Arjuna

Sudah kudaki gunung tertinggi
Hanya untuk mencari dimana dirimu
Sudah kujelajahi isi bumi
Hanya untuk dapat hidup bersamamu

 

Sudah kuarungi laut samudera
Hanya untuk mencari tempat berlabuhmu
Tapi semakin jauh ku mencari
Cinta semakin aku tak mengerti

 

Akulah Arjuna
Yang mencari cinta
Wahai wanita
Cintailah aku

 

Mungkin kutemui cinta sejati
Saat aku hembuskan nafas terakhirku
Mungkin cinta sejati memang tak ada
Dalam cerita kehidupan ini

Selamat Pagi

Kutemui diri ini mencoba untukBerlari mengejar anganTetapi semakin ku jauhSemakin siksa terasa
Perlahan kumengerti artiSebuah kehidupan yang kudambaHarapan dan asapun hadirDisaat gelap menghalang
Semua, luka dalam diri iniKini sirnaBerganti ceria slaluDan kuucapkan
Selamat pagi, Hari ini kutemuiSebuah kisah suciSelamat pagi, kubuka lembaranBaru yang tlah lama terbuangHilang… Kusambut hari ini

Petuah Bijak

Sahabat kucoba angkatApa yang kau rasa kiniDuniamu pun berkerutTak satupun yang berarti
Tataplah kawan lainMenjilati hidup iniSiapkan bingkai diriSiapkan masa depanmu
Chorus:Hari ini terlalu indahUntuk diburamkanDan kau terus hitamkanJejak langkahmuSemoga saja ini hanyaSebuah fase dalam hidupmuDan kuharap itu bukan sisa – sisa umur
Mungkin ini petuah bijakYang kau rasakan sebagai kliseLelahkan kedua pasang telingamu
Chorus
Terangkan hari Tegakkan langkahmuSinari cita, Tancapkan asa,Lepaskan diri Dari belenggu ini

Mahameru

Mendaki melintas bukit
Berjalan letih menahan menahan berat beban
Bertahan didalam dingin
Berselimut kabut ‘Ranu Kumbolo’

 

Menatap jalan setapak
Bertanya-tanya sampai kapankah berakhir
Mereguk nikmat coklat susu
Menjalin persahabatan dalam hangatnya tenda
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

 

Mahameru berikan damainya
Didalam beku ‘Arcapada’
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

 

Masihkah terbersit asa
Anak cucuku mencumbui pasirnya
Disana nyalimu teruji
Oleh ganas cengkraman hutan rimba
Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

 

Mahameru berikan damainya
Didalam beku ‘Arcapada’
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

 

Bersama sahabat mencari damai
Mengasah pribadi mengukir cinta

 

Mahameru berikan damainya
Didalam beku ‘Arcapada’
Mahameru sebuah legenda tersisa
Puncak abadi para dewa

 

Mahameru berikan damainya
Didalam beku ‘Arcapada’
Mahameru sampaikan sejuk embun hati
Mahameru basahi jiwaku yang kering
Mahameru sadarkan angkuhnya manusia
Puncak abadi para dewa

Aku Cinta Kau Dan Dia

Aku Cinta Kau dan Dia

Hancur hatiku mengenang dikau
Menjadi keping-keping setelah kau pergi
Tinggalkan kasih sayang
Yang pernah singgah antara kita
Masihkah ada sayang itu

Memang salahku, yang tak pernah bisa
Meninggalkan dirinya 'tuk bersama kamu
Walau 'tuk terus bersama
Kan ada hati yang 'kan terluka
Dan ku tahu kau tak mau

Sekali lagi maafkanlah
Karena ku cinta kau dan dia
Maafkanlah ku tak bisa
Tinggalkan dirinya

Mungkin tak mungkin 'tuk terus bersama
Jalani semua cinta yang tlah dijalani
Tapi bila itu yang
Kau pikir yang terbaik untukmu
Bahagiaku untuk dirimu

Simpan sisa sisa cerita cinta berdua
Walau tak tersisa cerita cinta berdua

Still love her in my mind
Still love her forever

Hitam Putih

Dibatas lelahKuhentikan, langkah hidup iniMungkin harusnya aku mengertiSemua adanyaBila… kubayangkan warna hidupku
Chorus:Kulukis dunia hitam dan putihYang hanya berselangTawa… Tangis…
Ada saatKutenggelam, dilumpur – lumpurKupastikan, kuhempaskanDiriku dijalanan lurusSemua itu harus tertelan pahit dan manis
Chorus
Aku memang manusiaYang takkan mungkinHarus selalu putihAkupun tak inginTerlukis hitam lagiBiarlah hidupBerjalan lagi apa adanya
Hitam… Putih…Pahit…. Manis…Tawa…. Tangis….
Chorus

Persembahan Dari Surga

Hai Jibril, perkenankan akuMelintasi dimensi waktumu‘Tuk meraih dirimu dirimu
Kaulah persembahan dari surgaBerilah aku setitik kuasanya‘Tuk meraih kemenanganBagi yang berhakYang selalu dilindas lindasTirani yang membawa namaNya
Bahwasanya mereka berkuasaDiatas tangis dan sebuah kekalahanTapi Dia yang maha berkuasa
Kaulah persembahan dari surgaBerilah aku setitik kuasanya‘Tuk meraih kemenanganBagi yang berhakYang selalu dilindas lindasTirani yang membawa namaNya
(Sebarkanlah burung ababil yang pernah turun ke dunia)(Lemparkanlah batu api batu api dari neraka)(Hujamkanlah semuanya kepada penguasa lalim)(Hujamkanlah semuanya kepada penguasa lalim)
Kaulah persembahan dari surgaBerilah aku setitik kuasanya‘Tuk meraih kemenanganBagi yang berhakYang selalu dilindas lindasTirani yang membawa namaNya

Hello Comment 0Urut Berdasarkan

Ayo kemukakan pendapatmu

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
Cari Lirik ?

Nama Artis

Judul Lagu

frase lirik

TV show, mocie, anime, korea, japanese, india dorama

Penulis lirik, komposer