Damasutra

Judul lagu Name penyanyi Penulis lirik Penyusun Tanggal rilis Lirik pertama

Sufi

Damasutra none none none Sufi selangkah tirai...

Space Funky

Damasutra none none none Ke mana arahnya...

Sesat Dalam Rindu

Damasutra none none none Ku resah mencarimu...

Seribu Bayangan

Damasutra none none none Kau masih menduga...

Seribu Bayanagan

Damasutra none none none Kau masih menduga...

Asyik

Damasutra none none none Dengan bahasa kalimah...

Antara Sutra dan Bulan

Damasutra none none none Dan selembut bak...

Sufi

Sufi selangkah tirai kasihmu ku bukaEngkau serahkan cinta hingga dirimu tiadaKasih sufi kau rela pilih derita di duniaBiar rebah di hina kau tak berubah
Kau menguasai selautanYang tersembunyi di genggamanNafi dan isbat kau sandingkanSebagai tali pegangan
Sufi kau hilang di pandanganAda di dalam kenikmatanEngkau dan dia pasti tidak akan terpisahAndai tertutup tirai sufiYang terang tidak nampak terangInilah siksa menyakitkan sepanjang jalan
Inginku tempuh titianmuDari kekasih ke kekasihPengabdianku bersamamu kasihBiar rebah di hina kau tak berubah

Space Funky

Ke mana arahnya suaraMeronta dalam oh kepalaSembunyi menanti harinyaKau tibaPabila matamu kan bertemuDengan sang penciptaSang pencipta
( korus )Bergoncanglah jiwaGugur segala yang adaGeloralah mindaKaku segala impian
Kembara dalam kekusutanBerpaling dari keriuhanPertama kali kau merasaDinginnya sentuhan tanganBersatu dengan sandiwaramu…Sandiwaramu
( ulang korus )
Tertera putihnya jiwaTercalar cermin kebenaranMenggenggam pada setiapImpian songsangSongsang oh songsang
( ulang korus )

Sesat Dalam Rindu

Ku resah mencarimu dengan akalDengan bersama sifat-sifat pinjamanKau ku rasakan semakin menjauhTersesatlah aku dalam rindu mu
Ku satukan firasat mencari muDan ku terlontar di penghujung alamKau masih tidak dapat ku jejakiBetapa malangnya nasib ku
( korus )Kerana mu ku tinggalkan segalanyaSendiri aku terpedayaPunya akal dan firasat yang tidak ke manaHanya jalan yang sengsara
Zahir musnah bagi yang mimpiZahir ada rahsia mencariLalu ku selami di dalam diriDibawa arus nafas kuAsal serah janji dahuluMula hidup pasti mula cinta
Engkau kasih ada di siniEngkau kasih ada menantiKau kasih aku jua kasih

Seribu Bayangan

Kau masih menduga sehingga kiniAndai ku bersenda dengan teka tekiSeribu bayangan aku gambarkanMasih lagi kau tak mengerti
Sedalamnya lautan tingginya bulanBisa disentuh dengan pengetahuanSepahitnya henpedu bisa ditelanJika itulah penawarnya
Inikan pula perasaanYang lahir dari jiwaDan kita sama sama merasaDenyut kasihnya
Bukan sengaja aku merahsiakan cintaTapi curiga kau kan tersalah sangkaKerana kita rasa bangga bila dipujaDan rasa keji bila dihina
Kerna kita menolak segala bencanaDan asyik bergembira dengan nikmatnyaSedangkan semua ini adalah takdirNyaDan kita harus bersyukur sentiasa
Bukannya teka teki gurauan hatiSekadar melindung kasih yang tersembunyiBukan mudah mencari kasih abadiDalam terang ia sembunyi

Seribu Bayanagan

Kau masih menduga sehingga kini,
Andai ku bersenda dengan teka teki,
Seribu bayangan aku gambarkan,
Masih lagi kau tak mengerti.

Sedalamnya lautan tingginya bulan,
Bisa di sentuh dengan pengetahuan,
Sepahit hempedu bisa di telan,
Jika itulah penawarnya.

Inikan pula perasaan yang lahir dari jiwa,
Dan kita sama-sama merasa denyut kasih-Nya.

Bukan sengaja aku merahsiakan cinta,
Tapi curiga kau kan tersalah sangka,
Kerana kita rasa bangga bila di puja,
Dan rasa keji bila di hina.

Kerana kita menolak segala bencana,
Dan asyik bergembira dengan nikmatnya,
sedangkan semua ini adalah takdirnya,
Dan kita harus bersyukur sentiasa.

Bukannya teka teki gurauan hati,
Sekadar melindungi kasih yang tersembunyi,
Bukan mudah mencari kasih abadi,
Dalam terang ia sembunyi.

Asyik

Dengan bahasa kalimah yang samaPuji dan memujaDilindung dan dibukaRahsiakan tetap rahsia
Indah bukan rupaHarum bukan bungaManis bukan gulaPanas bukannya baraCintakan tetap cintaSejak aku kenaliCintamu yang suciAku telah berjanjiTak berpaling lagi
Akan aku genggam apiHingga jadi besiDan nyata sebati
Gelap bukan malamTerang bukan siangSatu tak terbilangHanyut tak terenangWaktu tak terasaRindu tak terkataAsyiknya cinta
Dan hanya kepadamuKuserah jiwa ragakuWalau berjuta seteruTak kuragu

Antara Sutra dan Bulan

Dan selembut bak sehalus sutraDesiran angin terasaDan rembulan menatap riangKe wajah malam asyiknya
Di antara sutra dan bulanTerlihat wajahmu kasihSedang merenungkuDalam dilema rindu(Pasrah cintaku)
Di antara lembut dan halusEngkau bisikkan sesuatiDi antara engkau dan akuMasih kau pendam rahsia
Mengapa antara kitaEngkau masih berahsia masihSedangkan akuEngkau biarkan lesu
Ketuk bukalah pintuAtau jendela waktuBuka pintu kasihmuAgar kasih bertemuRestulah hulurkan tanganmu
Kasih aku merayuKasih usah membisuKasih aku menungguTanpa ku rasa jemu

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
Cari Lirik ?

Nama Artis

Judul Lagu

frase lirik

TV show, mocie, anime, korea, japanese, india dorama

Penulis lirik, komposer