Pergi Pagi Pulang Pagi

Name penyanyi : Armada
Penulis lirik : none
Composer : none
Tanggal rilis : none
Name album : none
User Rating
Pergi Pagi Pulang Pagi
0 (0%) 0 votes
Menonton video dari: Armada - Pergi Pagi Pulang Pagi (Official Video)

Aku sayang padamu…
Aku cinta padamu…
Apapun kan kulakukan
Demi kebahagiaanmu…
Tak pernah ku keluhkan…
Walau rintangan menghadang
Panas hujan begini
Makanan sehari hari

 

Kurela pergi,
pagi pulang pagi,
Hanya untuk mengais rezeki,
Doakan agar aku pergi
smoga pulang dompetku terisi

 
Kurela ditinggal pergi
pagi pulang pagi,
Karna kamu mencari rejeki
Kau doakan agar aku pergi
smoga pulang dompetku terisi

Baca Yang Ini...
Judul lagu Name penyanyi Penulis lirik Penyusun Tanggal rilis Lirik pertama

Kau Harus Terima

Armada none none none Kau yang buat...

Kekasih yang tak Dianggap

Armada none none none Aku mentari Tapi tak...

Telephone

Armada none none none Berat aku meninggalkanmu Tapi...

Inikah Nikmat Bercinta

Armada none none none Engkau mendustaiku mengkhianatiku...

Kau Pikir Aku Ini Apa

Armada none none none Kau pikir k...

Apa Kabar Sayang

Armada none none none Seharian aku tak...

Rintihan Hati

Armada none none none Aku keliru,menjadi buntu,arah...

Cinta Itu Buta

Armada none none none Salahkah bila aku...

Saat Telponku Tak Kau Angkat

Armada none none none Panas mentari semakin...

Jangan Marah Lagi

Armada none none none Terlalu banyak masalah Mengganggu...

Kau Harus Terima

Kau yang buat diri iniHancur tiada terkiraKau membuat ku luka
Dirimu yang selama iniSelalu aku banggakanTernyata kau mendua
Dan jika dia lebih darikuLebih baik untukmu, ku bisa terimaTapi bila kau tak temukan bahagiaKau harus bisa terima, jangan kembali
Dirimu yang selama iniSelalu aku banggakanTernyata kau mendua
Dan jika dia lebih darikuLebih baik untukmu, ku bisa terimaTapi bila kau tak temukan bahagiaKau harus bisa terima, jangan kembali
Dan jika dia lebih darikuLebih baik untukmu, ku bisa terimaTapi bila kau tak temukan bahagiaKau harus bisa terima, jangan kembali
Jangan sesaliJangan kembali

Kekasih yang tak Dianggap

Aku mentari
Tapi tak menghangatkan mu
Aku pelangi
Tak memberi warna dihidupmu
Aku sang bulan
Tak menerangi malammu
Akulah bintang
Yang hilang ditelan kegelapan

 

Selalu itu yang
Kau ucapkan padaku

 

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah

 

Aku sang bulan
Tak menerangi malammu
Akulah bintang
Yang hilang ditelan kegelapan

 

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah
Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah

 

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah
Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah

 

Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah
Sebagai kekasih yang tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah

Telephone

Berat aku meninggalkanmu
Tapi ini hanya tuk sementara
Ku pergi bukan tuk selamanya
Tenanglah tenang kita kan kembali bersama

 

Sabarlah engkau menanti
Ku pasti kembali
Ku akan pulang untukmu
Hanya tuk cintamu

 

Reff :
Walau ku disini dan engkau di sana
Melepas rindu lewat telepon saja
Yakinlah padaku ku takkan berani tuk mendua
Hatiku ini hanya milikmu saja

 

Ku pergi bukan tuk selamanya
Tenanglah tenang kita kan kembali bersama

 

Sabarlah engkau menanti
Ku pasti kembali
Ku akan pulang untukmu
Hanya tuk cintamu

 

Walau ku disini dan engkau di sana
Melepas rindu lewat telepon saja
Yakinlah padaku ku takkan berani tuk mendua
Hatiku ini hanya milikmu saja

 

Walau ku disini dan engkau di sana
Melepas rindu lewat telepon saja
Yakinlah padaku ku takkan berani tuk mendua
Hatiku ini hanya milikmu saja
Walau ku disini dan engkau di sana
Melepas rindu lewat telepon saja
Yakinlah padaku ku takkan berani tuk mendua
Hatiku ini hanya milikmu saja

Inikah Nikmat Bercinta

Engkau mendustaiku mengkhianatiku dengan semua luka perih dihatiku kau tlah khianati janji janji yang suci kau lakukan lagi untuk kesekian kali
Engkau mendustaiku mengkhianatiku dengan semua luka perih dihatiku kau tlah khianati janji janji yang suci kau lakukan lagi untuk kesekian kali
Reff: inikah nikmat bercinta yang selalu kudamba inikah nikmat bercinta yang selalu kurindukan
Solo gitar
Tak pernahkah engkau membebankan perih yang kurasa tapi kuyakin mampu bertahan jalani hidupku
inikah nikmat bercinta yang selalu kudamba inikah nikmat bercinta yang selalu kupuja inikah nikmat bercinta yang selalu kurindu yang selalu kurindu yang selalu kurindukan …

Kau Pikir Aku Ini Apa

Kau pikir k ini apaSeenaknya sajaKau anggap boneka…
(*)Cukup sudah… deritakuAkhiri saja… tentang kitaJangan pernah… ‘tuk bertanyaSemuanya ‘tlah kuberikan padamu
Kau pikir ku ini apaSeenaknya sajaKau anggap boneka
Cukuplah sudahselalu aku yang salahKatakan saja maumu apa… Inginmu apa
Back To (*)
Interlude(Woo ooo o ooo … yeah….)
Kau pikir ku ini apa… Seenaknya sajaKau anggap boneka… Cukuplah sudah….
Kau pikir ku ini apa… Seenaknya sajaKau anggap boneka… Cukuplah sudah….Selalu aku yang salah….Katakan saja… Maumu … Inginmu apa …
Kau pikir ku ini apa… Seenaknya sajaKau anggap boneka… Kau anggap boneka…
(Kau pikir ku ini apa… Kau Seenaknya saja….Cukup…)
Kau anggap boneka … kau anggap boneka ……

Apa Kabar Sayang

Seharian aku tak tenang
Seperti orang kebingungan
Pikiranku tak karuan
Khawatirkan kamu di sana

 

Tak tahu apa gerangan
Mungkinkah di sana kau rasa bahagia
Atau malah sebaliknya

 

Telah lama kita tidak bertemu
Tak pernah ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang

 

Seharian aku tak tenang
Khawatirkan kamu di sana

 

Tak tahu apa gerangan
Mungkinkah di sana kau rasa bahagia
Atau malah sebaliknya

 

Telah lama kita tidak bertemu
Tak pernah ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang

 

Aku kan terus mendoakanmu
Walau tak ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang di sana

 

Mungkinkah di sana kau rasa bahagia
Atau malah sebaliknya

 

Telah lama kita tidak bertemu
Tak pernah ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang

 

Aku kan terus mendoakanmu
Walau tak ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang di sana

 

Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang

 

Aku kan terus mendoakanmu
Walau tak ku dengar berita tentangmu
Apa kabar kamu sayang, apa kabar kamu sayang di sana
Apa kabar kamu sayang di sana

Rintihan Hati

Aku keliru,menjadi buntu,arah yang ingin ku tuju,
Rasa resah ku,kian celaru,dengan ilham ku tempuh,
Aku cuma mahukan,bayangan resah ku akan hilang,tapi keadaan memaksa,menghadapi semua,
Oh…Oh…Oh
[*]Inikah rintihan hati.atau hanya ilusi,bagaikan mimpi jadi realiti,
Rasional diriku,rasional dirimu,penentu masa,masa depan ku,
Adakah masa,menjadi punca,diriku dalam dilema,
Benarkah anjakkan paradigma,susuli ku terima,
Aku cuma mahukan,bayangan resah ku akan hilang,tapi keadaan memaksa,menghadapi semua,
Oh…Oh…Oh…
[*]
rintihan hati x3

Cinta Itu Buta

Salahkah bila aku mencintaimu
Dan berharap engkau kan jadi milikku
Walau banyak yang bilang kau tak pantas untukku

 

Sayang ku mohon jangan tolak cintaku
Jiwa ragaku ini hanya untukkmu
Aku rela berkorban demi cintamu itu

 

Biarlah orang berkata apa
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia

 

Sayang ku mohon jangan tolak cintaku
Jiwa ragaku ini hanya untukkmu
Aku rela berkorban demi cintamu itu

 

Biarlah orang berkata apa
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia

 
Biarlah orang berkata apa
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia

 

Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia

 

Sayang.. cinta itu buta

Saat Telponku Tak Kau Angkat

Panas mentari semakin terasa
Ku harus bergegas kerumahmu
Gerangan apa yang kau rasakan
Hingga akupun terbawa

 

Mungkin emosi yang melintas
Atau kau sedang datang bulannya
Kekalutan ku semakin memuncak
Saat telponku tak kau angkat

 

Reff I :
Sayang seribu kali sayang
Sesampainya ku di rumahmu
Kau tak mau keluar menemui aku

 

Mungkin emosi yang melintas
Atau kau sedang datang bulannya
Kekalutan ku semakin memuncak
Saat telponku tak kau angkat

 

Sayang seribu kali sayang
Sesampainya ku di rumahmu
Kau tak mau keluar menemui aku

 

Reff I :
Sayang seribu kali sayang
Sesampainya ku di rumahmu
Pembantumu yang keluar menemui aku

Jangan Marah Lagi

Terlalu banyak masalah
Mengganggu hubungan kita
Mungkin semuanya cobaan
Tuk jadikan kita jadi lebih baik

 

Ungkapkan saja semua
Ku tak mau kau diam lagi
Bicarakan saat ini
Agar kita nanti lebih baik lagi

 

Aku meminta
Sungguh meminta kepada kamu

 

Tolong jangan pergi
Aku mau kau tetap disini
Redakan dulu semua emosi
Kita akhiri pertengkaran ini

 

Dengan kamu pergi
Masalah kita tak berhenti
Aku tak mau menunda lagi
Kita akhiri pertengkaran ini baik-baik

 

Ungkapkan saja semua
Ku tak mau kau diam lagi
Bicarakan saat ini
Agar kita nanti lebih baik lagi

 

Aku meminta
Sungguh meminta kepada kamu

 

Tolong jangan pergi
Aku mau kau tetap disini
Redakan dulu semua emosi
Kita akhiri pertengkaran ini

 
Dengan kamu pergi
Masalah kita tak berhenti
Aku tak mau menunda lagi
Kita akhiri pertengkaran ini baik-baik

 

Tolong jangan pergi
Aku mau kau tetap disini
Redahkan dulu semua emosi
Kita akhiri pertengkaran ini

 
Dengan kamu pergi
Masalah kita tak berhenti
Aku tak mau menunda lagi
Kita akhiri pertengkaran ini baik-baik

 

Aku tak mau menunda lagi
Kita akhiri pertengkaran ini
Pertengkaran ini baik-baik

Hello Comment 0Urut Berdasarkan

A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z #
Cari Lirik ?

Nama Artis

Judul Lagu

frase lirik

TV show, mocie, anime, korea, japanese, india dorama

Penulis lirik, komposer