9 Tempat Wajib Menikmati Kuliner Enak di Padang

Kuliner enak di Padang tidak cuma rendang. Bagi yang sedang berwisata di kota Padang, 10 tempat ini wajib kamu kunjungi dan silakan berburu kuliner lezatnya.
0
9 Tempat Wajib Menikmati Kuliner Enak di Padang
0 (0%) 0 votes
es-cendol-pattimura-padang

Padang selalu identik dengan rendang (penyebutan aslinya adalah randang) atau aneka makanan pedas seperti keripik balado. Namun, siapa sangka, kuliner dari kota Padang bukan hanya itu saja.

 

Kalau kamu mengira Hello-Pet akan menyebut warung makan Padang maka hal tersebut salah. Karena di kota Padang, Sumatera Barat, tidak akan pernah ada isitilah “warung makan padang.”

 

Jadi apa saja sih kuliner yang seru banget disantap di kota Padang? Ikuti perjalanan tim Hello-pet berikut ini ya!

 

Wisata Kuliner Warung Kopi Nan Yo Padang

 

Sepanjang berkunjung di Padang, kamu mungkin belum akan melihat coffee shop seperti di pulau Jawa. Namun, bagi pecinta kuliner yang ingin melepas dahaga dengan minuman kopi punya satu tempat yang wajib untuk disinggahi bernama Nan Yo.

 

Terletak di “Kampuang Cino” begitu masyarakat kota Padang menyebutnya, merupakan sebuah kawasan Pecinan ala kota Padang. Sang pemilik membuat warung kopi ini dengan gaya yang sederhana.

 

Warung Kopi Nan Yo memiliki dua tempat yang berbeda. Namun, bukan berarti mereka pecah kongsi lhoh, karena warung kopi Nan Yo ini dimiliki oleh dua kakak beradik. Warung kopi pertama diberi nama Nan Yo Lama yang terletak di Jalan Niaga no 205, Padang.

 

Menu wajib yang harus dicoba tentu saja adalah es kopinya. Akan tetapi masih ada menu kopi lain yang bisa dipesan seperti kopi hitam dan kopi tubruk Sidikalang yang merupakan kopi asli Sumbar.

 

Selain kopi, kamu juga bisa memesan berbagai makanan seperti kwetiaw goreng dan nasi sop. Harga segelas kopi berkisar diantara Rp8.000,- dan makanan yang dijual di warung ini berkisar dari Rp20.000,-

 

Sementara itu, warung kopi Nan Yo Baru terletak di Jl. Pondok no. 88E, Padang memiliki sajian yang hampir sama dengan Warung kopi Nan Yo Lama. Warung ini juga lebih asik dikunjungi saat pagi hari.

 

Sama dengan warung Kopi Nan Yo Lama, harga kopinya bervariasi, mulai dari Rp8.000,- hingga Rp10.000,-. Berbagai makanan pendamping seperti mie ayam, roti bakar dan sate dijual mulai dari harga Rp 25.000,-

 

Murah kan? Yuk ah, ngopi-ngopi cantik di warung Kopi Nan Yo.

 

Baca juga: Wisata kuliner Solo ini wajib untuk dikunjungi

 

 

 

Wisata Kuliner Es Cendol Pattimura Padang

Es cendol bagi orang-orang Padang sering juga diucapkan dengan “es cindau.” Nah! Jika berkunjung ke Padang, kami merekomendasikan untuk mencicipi Es Cendol Pattimura. Nama sebenarnya Cendol Berkat Yakin dan berlokasi di simpang tiga antara Jalan A. Yani dan Jalan Patimura, atau di seberang RS. Selaguri.

 

Warungnya  sangat sederhana. Hanya bermodalkan dua gerobak plus beberapa meja dan kursi bagi pengunjung yang ingin mencicipi es cendol ini langsung di tempatnya.

 

Bahan-bahan yang dihidangkan pun relatif sama, hanya saja Es Cendol Pattimura ini punya ciri khasnya sendiri, yaitu dengan menambahkan beras ketan yang ditumbuk halus, emping halus, serta dicampur dengan gula merah dan parutan kelapa. Bagi yang suka durian, kamu bisa pesan juga dengan meminta pada penjualnya untuk menambahkan durian di dalam es cendol lho.

 

Harganya pun terjangkau kamu hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp8.000,- untuk satu mangkuk Es Cendol Pattimura. Saran kami, jangan terlalu sore untuk datang ke tempat ini karena kamu bisa kehabisan es cendolnya!

 

 

Wisata Kuliner di Simpang Kinol Padang

 

Padang punya satu tempat pusat kuliner malam yang selalu ramai didatangi pengunjung. Tahun 1980-an sebutan Simpang Kinol sudah dikenal orang. Barulah sejak tahun 1990-an di sebuah persimpangan yang mempertemukan empat jalan yaitu Niaga, Imam Bonjol, Tepi Pasang dan Pondok terdapat sebuah apotek bernama Kinol.

 

Nama ini yang kemudian dipilih mejadi masyarakat menjadi sebuah pusat kuliner malam di Padang, yaitu Simpang Kinol. Meskipun dekat dengan pemukiman warga keturunan Tionghoa, namun, semua pedagang di tempat ini berbaur menjadi satu. Simpang Kinol mewakili perpaduan akulturasi budaya yang bersanding manis antara tiga etnis dalam sajian kuliner, yaitu Minang, India dan Tionghoa.

 

Jika kamu ingin mencari variasi kuliner yang bisa disantap di satu tempat, maka Simpang Kinol  adalah pilihan tepat. Kamu bisa memilih semisal Sate Dangun-Dangun, Soto Padang Roda Tiga dan Es Durian Ganti Nan Lamo.

 

Variasi kuliner lainnya juga bisa kamu temukan ketika berkunjung ke tempat-tempat makanan yang dijual warga keturunan Tionghoa. Mulai dari kwetiauw, aneka seafood, bubur ayam, hingga “es tebak” yang merupakan es campur khas Padang.

 

Tidak hanya makanan, ada pedagang menjajakan minuman khas Padang seperti “teh talua” atau teh telur yaitu teh yang dicampur dengan kuning telur dan dicampur susu. Bentuknya berbuih, dan minuman ini sangat nikmat disesap saat masih hangat. Pilihan lainnya adalah jus pinang muda yang terbuat dari biji pinang muda yang dicampur kuning telur ayam kampung atau telur itik, ditambah dengan madu, susu dan segelas air panas.

 

Harga di Simpang Kinol standar. Seporsi sate dangun-dangun hanya Rp25.000,- dan makanan lain berkisar di harga Rp 20.000.

 

Ingin menikmati santapan kuliner di Simpang Kinol? Kamu bisa bersiap-siap mulai dari sore hari dan mencicipinya hingga tengah malam. Karena rata-rata pedagang di tempat ini membuka warungnya hingga pukul 01.00 pagi. Malam hari semakin ramai dengan orang yang berburu kuliner.

 

Baca juga: Nyam! Pedasnya kulineran seru di Surabaya

 

 

Kuliner Malam di Ongkrongan Lontong Turagari Padang

 

Kota Solo dan Jogjakarta dikenal dengan banyak angkringan. Nah! kota Padang pun punya sejenis tempat seperti angkringan. Namanya Ongkrongan Turagari.

 

Tempat kuliner ini terbilang cukup baru dinikmati oleh warga Padang. Baru dibuka, tepat saat perhelatan Final Euro 2012, Ongkrongan Turagari awalnya dibuka hanya bagi yang ikut nonton bareng final sepak bola Euro 2012.

 

Namun karena banyak anak muda yang rutin “nongkrong” hingga pagi, maka Ongkrongan Turagari pun menjadi salah satu pilihan kuliner malam hari di kota Padang.

 

Uniknya, menu andalan yang dijual di Ongkrongan Turangari rata-rata jenis makanan untuk sarapan pagi seperti lontong sayur dan beberapa makanan lain, misalnya bubur kacang hijau, bubur hitam, nasi sup, sala lauak hingga kopi hitam.

 

Rata-rata per porsi makanan dipatok Rp15.000,- sementara itu untuk minuman berkisar Rp5.000,- saja. Ongkrongan Turagari terletak di Jl. Veteran, Purus, Padang Barat, Padang, dan saran kami jangan sampai tidak kebagian tempat duduk untuk menikmatinya ya!

 

 

Wisata Kuliner Padang Martabak Kubang Hayuda

 

Siapa yang tidak kenal dengan martabak Kubang Hayuda. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Padang, pastinya akan menyempatkan diri berkunjung ke restoran yang satu ini.

 

Martabak Kubang Hayuda yang beralamat di Jl. Prof. M. Yamin SH No. 138 B, Belakang Tangsi, Olo, Padang Barat, Padang ini berasal dari nama Haji Yusri Darwis yang disingkat menjadi Hayuda.

 

Nama Kubang sendiri diambil dari sebuah desa kecil di Kecamatan Guguk, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, tempat kelahiran Yusri Darwis.

 

Menu andalannya tentu saja martabak kubang yang berisikan daging sapi plus ditambah dengan kuah cuka dengan potongan tomat, bawang bombay dan irisan cabe rawit yang membuat sensasi manis, asin, asam dan segar bercampur di dalam satu martabak.

 

Tersedia tiga pilihan jika Anda ingin mencicipi martabak Kubang Hayuda yakni martabak super, martabak spesial dan martabak biasa. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp20.000,- hingga Rp50.000,-

 

Tidak hanya martabak, namun kamu juga bisa memilih jenis makanan lain seperti roti cane hingga nasi goreng padang di tempat ini. Ingin mencicip sensasi Martabak Kubang Hayuda? Bersiap saja, karena restoran ini sudah mulai buka mulai dari pukul 11 siang hingga pukul 10 malam.

 

Baca juga: Setelah di Bom, Hiroshima punya kuliner lezat lhoh!

 

 

Wisata Kuliner Sate Ajo Laweh Padang

 

Sate tak cuma dari Madura, bergeser ke Padang ada kuliner sate yang khas. Siapa pun tahu sate yang populer berasal dari Pariaman, salah satu kabupaten di provinsi Sumatera Barat.

 

Namun, kota Padang pun punya kuliner enak kalau bicara soal sate. Selain aneka sate yang dijual di Simpang Kinol, kamu harus mencoba sate Laweh. Sate yang terletak di Jalan Moh. Yamin, Kp. Jao, Padang Baru, Kota Padang.

 

Di Sate Ajo Laweh, kamu dapat menikmati sate Pariaman dengan racikan resep yang berbeda, yakni bahan dasar daging sapi segar yang direbus hingga empuk, dengan bumbu bawang merah dan putih, aneka rimpang-rimpangan, merica, ketumbar, berikut rempah-rempah lain seperti jintan, star anise, dan kapulaga. Rasanya memang tajam dan pedas, namun kami yakin, kamu akan semakin menikmati satenya dengan kualitas daging yang empuk plus kehadiran kerupuk kulit yang membuat mulut tidak akan pernah berhenti untuk mengunyah.

 

Harganya pun pas di kantong, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp. 20.000 untuk satu porsi sate. Sudah siap berpedas-pedas ria dengan Sate Ajo Laweh di Padang?

 

Baca juga: Kulineran seru di kota Semarang

 

 

Wisata Kuliner Soto Garuda Padang

 

Tempat melegenda lainnya untuk urusan kuliner di kota Padang, bisa kamu temukan di Jalan Letjen. S. Parman 112-B-C-E. Nama tempatnya adalah Soto Garuda. Warung Soto ini sudah berdiri sejak tahun 1976, namun kualitas serta cita rasanya tidak pernah lekang oleh waktu.

 

Dihidangkan dengan campuran kaldu sapi dan cuka, kuah soto terasa kecut bercampur gurih. Selain itu, ditambahkan juga perkedel sebagai pelengkap. Satu porsi soto dan nasi yang dihidangkan bisa kamu dapatkan hanya dengan harga Rp30.000,-

 

Bicara aromanya Soto Garuda tidak akan bisa lepas dari wanginya campuran daun jeruk, serai, jahe, dan daun bawang. Soto Garuda tidak pernah sepi dari pengunjung, jadi kami sarankan untuk datang lebih awal atau sebelum jam makan siang atau bisa datang pas makan malam jika ingin mencicipi cita rasanya yang khas. enasaran seperti apa rasanya? Soto Garuda di Padang mulai dari pukul 7 pagi hingga pukul 9 malam.

 

 

 

Wisata Kuliner Pondok Baselo Lubuk Idai Padang

 

Ingin makan di rumah makan selama di kota Padang? Kami merekomendasikan untuk menyantap lahapnya sajian di Pondok Baselo Lubuk Idai, yang berarti pondok lesehan. Di sini, pengunjung akan menikmati semua aneka masakan dengan cara lesehan atau duduk bersila.

 

Menu andalan yang disajikan restoran ini adalah seafood yang diramu bumbu-bumbu pedas sesuai dengan lidah orang Minang. Kerang laut dan ikan bakar adalah menu favorit yang selalu dicari pengunjung jika berkunjung ke restoran ini.

 

Tidak hanya seafood, penggemar jengkol pun akan berburu gulai jariang (jengkol) di Pondok Baselo Lubuak Idai. Harganya pun bervariasi, seperti ikan bakar, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp25.000,- dan jika ingin memilih gulai jariang, siapkan saja uang Rp20.000,-.

 

Restoran ini mulai buka pukul 10 pagi dan tutup hingga pukul 10 malam. Tidak perlu bingung mencarinya, karena restoran ini terletak di salah satu jalan besar di kota Padang, tepatnya di Jalan Khatib Sulaiman No.81.

 

Baca juga: Kulineran murah di kota Jakarta, yuk!

 

 

Wisata Kuliner di Jembatan Siti Nurbaya Padang

 

Menikmati malam tidak akan lengkap tanpa menyantap kuliner. Selain jelajah kuliner malam di Simpang Kinol atau Lontong Turagari, kamu juga bisa menikmati sajian kulier yang ada di Jembatan Siti Nurbaya.

 

Kuliner yang disajikan pun tergolong makanan ringan seperti jagung, pisang dan roti bakar. Namun, untuk minuman kamu bisa pilih teh talua, atau es kelapa muda.

 

Sambil melihat indahnya pelabuhan Teluk Bayur, kamu juga bisa mencicipi kuliner yang hangat-hangat dari pinggir jembatan Siti Nurbaya yang panjangnya 165 meter ini memang pantas dikunjungi.

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori