Kuliner-Kuliner Lokal Paling Sensasional dan Menggoda Lidah di Chiang Mai

Kalau berwisata ke Thailand, jangan lewatkan juga berburu aneka kuliner lokal paling sensasional di Chiang Mai
0
Kuliner-Kuliner Lokal Paling Sensasional dan Menggoda Lidah di Chiang Mai
0 (0%) 0 votes
chiang mai

Tak bisa dipungkiri Thailand memang memiliki banyak sekali aneka jajanan dan makanan enak lainnya yang menarik. Beda propinsi beda juga nuansa makanannya. Untuk menjelajah aneka kuliner di Chiang Mai, waktu sebulan pun rasanya tak akan cukup.

 

Sebagai gambaran misalnya, makanan di Thailand Utara (Nothern Thailand) yang dikenal dengan istilah Isaan, beberapa diantaranya ada yang halal dan ada juga yang non-halal. Berikut aneka kuliner lokal paling sensasional di Chiang Mai :

 

 

Khao Soi (Aroon Rai Restaurant)

 

Ini adalah kuliner yang sangat direkomendasikan karena sangat populer di Thailand Utara dan Laos Utara, dimana makanan ini sebenarnya pengaruh dari masakan Myanmar.

 

Khao Soi adalah semangkuk mie kuning yang disiram kuah santan seperti layaknya kari tapi tidak terlalu kental. Mie kuningnya merupakan campuran mie basah dan mie kering, dimana teksturnya sangat terlihat menarik disajikan dengan acar timun, bawang merah, cabe dan jeruk nipis.

 

Kemudian dagingnya bisa menggunakan daging ayam atau daging sapi. Tapi kalau di Laos biasanya menggunakan daging babi. Kalau kamu mencari yang halal, sebaiknya kamu pastikan memesan Khao Soi Gai (Khao Si Ayam) atau Khao Soi Neua (Khao Soi Sapi). Kuah Khao Soi biasanya pedas dengan tingkat kepedasan beragam, tergantung masing-masing penjualnya.

 

Alamat: Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai, Thailand

 

Telepon: +66 53 276 947

 

Jam Buka: Senin – Minggu 10.00 – 22.00

 

 

 

Sai Oua ( The market at Chiang Mai Gate)

 

Nah, kalau ini sebenarnya jajanan sederhana yang mungkin sering dianggap biasa karena bentuknya standar yaitu: sosis. Tapi Sai Oua ini adalah sosis khas Thailand Utara dan jarang ditemukan di Bangkok atau pun daerah selatan.

 

Keistimewaan Sai Oua ini karena terbuat dari rempah-rempah yang sangat banyak seperti sereh, lengkuas, daun jeruk, daun ketumbar, bawang merah, bawang putih, cabe, garam dan minyak ikan.

 

Sai Oua terlihat sangat berbeda dengan sosis biasanya karena warnanya yang lebih gelap dan bentuknya panjang serta ditata melingkar seperti ular. Kalau ada yang beli, baru sosis ini diiris-iris sesuai porsi. Tapi hati-hati ya, buat kamu yang pantang atau dilarang makan babi, karena Sai Oua terbuat dari daging babi.

 

 

 

Naem/Jim Som Mok Kai ( Mr.Kai Restaurant )

 

Makanan ini tak terlihat bentuknya karena ada di dalam bungkusan. Tapi biasanya Naem ada di dalam campuran nasi goreng ataupun telur dadar. Biasanya di menu tertulis “sour pork sausage” dan memang rasanya asam karena sudah melewati proses fermentasi.

 

Naem terbuat dari daging babi. Selain asam, Naem juga teksturnya lembek tapi ada kriuknya saat dikunyah, karena dalam olahannya ada kulit babi yang tebal. Selain untuk campuran nasi goreng atau telur, Naem juga bisa disajikan dalam bentuk Jim Som Mok Kai, kemudian dimakan bersama nasi ketan panas.

 

Alamat: Ratchamankha Rd (Across from the Anodard Hotel), Chiang Mai 50200, Thailand

 

Jam Buka: Setiap hari jam 10.00 – 20.00

 

 

 

Som Tam

 

Makanan ini bukan hanya khas di Thailand Utara, tapi di seluruh Thailand. Dan konon asalnya dari Laos. Sam Tam ini adalah rujaknya orang Thailand. Isinya biasanya terdiri dari irisan tipis pepaya muda dicampur dengan jeruk nipis, kecap ikan, garam, gula merah dan cabe sehingga mampu menghasilkan rasa yang “rame” karena ada rasa manis, asam, asin dan pedas. Oya, tingkat kepedasan bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli.

 

Sementara tekstur pepaya mudanya terasa kriuk-kriuk renyah saat dimakan. Dan Som Tam bisa disajikan layaknya salad atau menu vegetarian atau pun bisa juga dicampur bersama daging-dagingan.

 

 

 

Gai Yang

 

Sederhananya Gai Yang artinya adalah ayam bakar. Apa yang menjadikan Gai Yang ini menjadi hidangan yang istimewa? Pastinya kamu bakalan ketagihan makan ayam bakar di Chiang Mai ini. Porsi yang ditawarkan biasanya setengah sampai satu ayam utuh. Kamu tidak bisa hanya memesan dada saja atau paha saja seperti di restoran ayam cepat saji lazimnya.

 

Gai Yang sebelum dibakar biasanya ayam ini dialur dengan bumbu-bumbu khusus. Dan saat dibakar, tetesan minyak dari ayam itu tak pelak bakal membuat air liur kamu pun ikut menetes.

 

Gai Yang disajikan di piring besar dan ayamnya sudah dipotong-potong  kasar supaya gampang dimakan. Saking enaknya, biasanya tetesan bumbu yang sudah bercampur dengan sari ayamnya akan dibersihkan bersama gumpalan sajian ketan panas yang disajikan.

 

Alamat: Su Thep, Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai, Thailand

 

Telepon: +66 81 881 1407

 

Jam Buka:

Senin TUTUP

Selasa – Minggu 11.00 – 22.00

 

 

 

 

Gaeng Hang Lay ( Huen muan jai )

 

Asalnya dari India. Kemudian berkembang di Myanmar, selanjutnya Gaeng Hang Lay ini lebih dikenal dengan sebutan Nothern Style Thai Curry. Kekhasan masakan ini adalah adanya pasta cabe merah yang kental dicampur dengan warna orange dari kunyit. Lalu di balurkan ke daging (biasanya babi) sampai terasa perpaduan wangi dan rasanya yang lebih dominan ke arah manis tapi tidak terlalu pedas. Bagi yang suka daging babi, Gaeng Hang Lay sangat pas untuk lidah kamu dan cocok sebagai teman makan nasi.

 

Alamat: Chang Phueak, Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai, Thailand

 

Telepon: +66 53 404 998

 

Baca Juga: Tempat Wisata Chiang Mai Terbaik, Budaya Dan Alam Jadi Satu

 

 

 

Sai Krok Isaan

 

Ini lagi-lagi adalah sosis. Tapi bagi kamu yang gemar makan babi, sosis ini memang sangat istimewa. Sosi lokal ini bukan sosis merah yang dagingnya digiling halus. Sai Krok Isaan terbuat dari campuran daging giling babi dan nasi (kadang ada juga yang ditambah glass noodle), kemudian difermentasi sehingga ada rasa asamnya.

 

 

Kalau kamu membeli sosis ini, biasanya oleh si penjual sosis akan dimasukkan ke kantong plastik yang juga berisi irisan kol, cabe dan jahe. Sai Krok Isaan enaknya dimakan langsung sebagai snack, tanpa ditambah nasi. Biasanya sosis ini berukuran besar dan makan 2 buah saja, kamu akan terasa kenyang.

 

 

 

 

Tam Khanun

 

Makanan ini kalau di Indonesia mirip seperti gudeg, tapi diolah dengan cita rasa Thailand yaitu pedas dan kaya akan rasa. Daging nangka direbus sampai lunak, kemudian ditumbuk dengan pasta cabe dan bumbu-bumbu lainnya, lalu ditumis dengan bawang putih, tomat dan daun jeruk nipis.

 

Tam Khanun disajikan dengan potongan bawang putih goreng, irisan cabe kering, daun bawang dan daun ketumbar. Agak sulit menemui makanan ini, kamu bisa menemukannya hanya di lokasi-lokasi yang benar-benar menyajikan makanan lokal, bukan di restoran untuk turis.

 

Alamat: Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai, Thailand

 

Telepon: +66 53 276 947

 

Jam Buka: Senin – Minggu 10.00 – 22.00

 

 

 

Yam Moo Yor

 

Masakan ini kalau diterjemahan ke dalam bahasa Inggris jadinya Pork Loaf Spicy Salad. Moo Yor adalah sebutan untuk Vietnamese pork loaf yang merupakan daging babi giling yang dibungkus daun pisang dan ditim. Kadang di campuran daging gilingnya dimasukkan potongan kulit babi supaya memberikan tekstur yang menarik.

 

Moo Yor yang sudah matang lalu dipotong-potong dan dicampur dengan salad yang terdiri dari irisan tomat, timun, bawang Bombay, daun selada, dan diberi kecap ikan, jeruk nipis, cabe, gula dan bawang putih. Rasanya lengkap dan segar. Ada manisnya, asamnya, asin dan juga pedas.

 

Alamat: 14 Soi Khantha-tiro, Fa Ham, Muang, Chiang Mai, 50000, Thailand

 

Telepon: +66 53 247 999

 

 

 

Khao Niaw Ma Muang

 

Ini adalah menu dessert. Makanan yang satu ini sudah sangat terkenal di seluruh penjuru Thailand. Nama kerennya Mango with Sticky Rice. Irisan mangga kuning yang disajikan dengan nasi ketan dan disiram dengan santan. Yang jadi kunci disini adalah mangganya yang tidak terlalu matang tapi manis, sehingga lembek. Selain itu juga rasanya harus seimbang, manis dari mangga yang diimbangi gurihnya yang berasal dari ketan dan santannya.

 

Baca Juga: Wisata Kuliner Bangkok Untuk Anda Pecinta Masakan Thailand!

 

 

 

Bua Loi Phuak ( Chang Puak Market )

 

Makanan penutup ini berkuah santan. Bentuknya bulat seperti onde-onde, tapi terbuat dari campuran tepung beras dan akar ubi taro sehingga tampilannya berwarna ungu yang pucat. Teksturnya kenyal rasa manisnya diseimbangkan oleh rasa asin dari santannya. Selain itu ditambah dengan ubi taro yang dipotong kotak-kotak. Dessert ini biasanya disajikan hangat-hangat.

 

Alamat: Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai, Thailand

 

Telepon: +66 53 217 513

 

 

 

Lod Chong Tang Thai Narm Gathi (Just Khao Soy Restaurant )

 

Jujur saja dessert yang satu ini selain namanya susah disebutkan, pastinya juga susah diingat. Makanan penutup ini berkuah santan. Isinya tidak beda dengan cendol, persis seperti di Indonesia. Dicampur dengan Thai melon yang berwarna kuning, bukan hijau. Kuah santannya dicampur dengan sedikit gula merah.

 

Nah, buat kamu yang suka akan kuliner, pastinya tak bakalan melewatkan kuliner-kuliner lokal yang ada di daerah wisata yang kamu kunjungi, bukan?

 

Alamat : 108/2 Charoen Prathet Rd, Mueang Chiang Mai District, Chiang Mai 50100, Thailand

 

Telepon : +66 53 818 641

 

Jam Buka : Senin – Jumat 11.00 AM -11.00 PM

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori