Kue Tradisional Khas Gresik yang Sudah Ada Sejak Abad Ke-14

Kue tradisional satu ini rupanya menjadi oleh-oleh wajib yang harus dibawa para peziarah Wali Songo yang singgah di Kabupaten Gresik, namanya adalah Pudak.
0
Kue Tradisional Khas Gresik yang Sudah Ada Sejak Abad Ke-14
0 (0%) 0 votes
Pudak

Kue tradisional satu ini rupanya menjadi salah satu oleh-oleh wajib saat kamu mengunjungi kabupaten Gresik. Namanya adalah kue Pudak. Bentuknya sekilas memang mirip dengan jenang atau dodol. Namun, siapa yang akan menyangka jika Pudak memiliki cita rasa dan cerita tersendiri. Bahkan, kue tradisional ini disebut-sebut sudah ada sejak abad ke-14 di mana para Wali Songo menyebarkan agama Islam di tanah Jawa.

 

Kue Pudak sendiri disebut-sebut sebagai salah satu makanan yang wajib dibawa pulang saat netizen melakukan ziarah makam Wali Songo. Permintaan Pudak pun akan semakin membludak saat musim haji atau hari Lebaran telah dekat. Apa sih yang membuat Pudak begitu disukai? Ternyata Pudak dibuat dari campuran tepung beras yang dikukus dalam sebuah pelepah daun ope.

 

Daun ope sendiri merupakan bagian pelepah dari pohon pinang. Sekilas warna cokelat mudanya memang terlihat seperti daun jagung yang dikeringkan. Namun, ternyata daun untuk Pudak merupakan ope. Dipilihnya ope sebagai pembungkus Pudak bukan tanpa alasan. Selain memiliki lapisan yang teksturnya seperti plastic, daun ope juga memberikan wangi yang khas pada Pudak.

 

Jajanan satu ini rupanya juga memiliki beberapa macam rasa. Mulai dari Pudak Putih yang menggunakan gula pasir, Pudak Merah yang mencampurkan gula jawa dalam adonannya, Pudak Sagu yang menambahkan tepung sagu hingga Pudak Pandang yang wangi dan berwarna hijau.

 

Well, kira-kira kamu sudah pernah mencicipi jajanan khas Gresik ini belum?

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori