Keren! Di Bekasi, Sampah Diolah Menjadi Listrik Lho

Mesin ini mempunyai kapasitas hingga 100 ton sehari dengan menghasilkan listrik sebanyak 1 mega watt.
0
Keren! Di Bekasi, Sampah Diolah Menjadi Listrik Lho
0 (0%) 0 votes
sampah

Mesin pengolah sampah dengan kapasitas 100 ton per hari baru saja dihibahkan oleh Kementrian energy dan Sumber Daya Mineral kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi. Mesin yang diketahui jenis pirolisi ini diyakini mampu mengatasi persoalan sampah di tempat pembuangan akhir Burangkeng yang telah melebihi kapasitas.

 

Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Bekasih, Dody Agus Supriyanto mengatakan,

 

“Kami sebagai proyek percontohan,”

Source: metro.tempo.co

 

Sampah

 

sampah

 

Source: metro.tempo.co

 

Mesin pengolah sampah sejenis insenerator ini akan dipasang pada bulan depan oleh kementrian. Proses pemasangannya membutuhkan waktu hingga enam bulan. Adapun cara kerja mesin tersebut adalah dengan mereduksi sampah di TPA Burangkeng.

 

“Oktober sudah bisa diuji coba,”

Source: metro.tempo.co

 

Mesin itu mempunyai kapasitas hingga 100 ton sehari dengan menghasilkan listrik sebanyak 1 mega watt. Apabila berhasil, mesin itu akan dikembangkan dan ditambah sesuai dengan kebutuhan.

 

Tempat Pembuangan Akhir

 

smph

 

Source: poskotanews.com

 

Dodi mengungkapkan, saat uji coba, pihaknya akan diberikan pelatihan mengoperasikannya oleh kementrian. Hingga nanti pengolahan sampah di TPA Burangkeng bisa dikelola sendiri tanpa melibatkan pihak swasta. Menurut Dody, hal ini dijadikan berbentuk badan usaha karena menghasilkn listrik yang bisa dijual ke PLN.

 

Mesin tersebut akan dibangun dengan teknologi Zero Waste. Adapun cara kerja mesin ini yaitu dengan membakar sampah yang dipadu dengan air hingga dari proses pembakaran itu akan menghasilkan uap yang bisa menggerakan turbin.

 

“Gerakan dari turbin itulah yang mampu menghasilkan listrik,” kata Dody.

Source: metro.tempo.co

 

Truk Sampah Kota Bekasi

 

smpah

 

Source: www.dakta.com

 

Dody juga sudah memastikan mesin ini sangat ramah lingkungan karena proses pembakarannya di atas suhu 500 derajar celcius. Dengan demikian, gas beracun yang ada seperti dioksin akan musnah bersamaan dengan pembakaran sampah.

 

Dengan adanya system ini diyakini mampu mengurangi tumpukan sampah yang terjadi di TPA Burangkeng. Ia pun memprediksi 1-2 tahun lagi, empat zona seluas 11 hektar TPA disana akan melebihi kapasitas. Bahkan, ketinggian gunungan sampah saat ini mencapai 20-25 meter.

 

Sebetulnya, produksi sampah warga Kabupaten Bekasi setiap harinya mencapai 1.500 ton. Sedangkan, yang bisa dibuang ke TPA hanya mencapai 750 ton karena keterbatasan lahan dan armada sampah yang jumlahnya hanya mencapai 76 unit. TPA pun rencanannya akan diperluas hingga 14 hektar.

 

Nah, bagaimana menurutmu? Lebih memberikan solusi bukan?

 

Source: metro.tempo.co

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori