Kenapa Kamu Harus Hindari Rekan Kerja Yang Taat Aturan

Terkadang, rekan kerja paling patuh adalah orang yang meracuni kinerjamu. Sebelum orang yang salah itu merusaknya, sebaiknya hindari!
0
Kenapa Kamu Harus Hindari Rekan Kerja Yang Taat Aturan
0 (0%) 0 votes
22012016 karyawan beracun

Mengapa pembahasan ini penting? Karena di kantor mana pun, bisa menjadi daerah beranjau yang penuh orang-orang mengerikan.

Makalah dari Harvard Business School menjelaskan karakteristik teman sekantormu yang dianggap sebagai karyawan paling beracun. Mereka egois, tetapi betapa mengejutkannya ketika kamu tahu bahwa mereka justru mengikuti peraturan dan cenderung unggul dalam pekerjaan.


source: sage.com

Memulai Segalanya

Bergabung pada sebuah kantor baru sangat mirip dengan pengalamanmu pindah ke asrama di tahun pertama kuliah. Awalnya dipenuhi janji surga, perlahan kamu menyadari bahwa kebanyakan orang di sekitarmu itu buruk, dengan sedikit saja yang kamu sukai, tetapi ternyata tidak selalu mudah untuk mengenali mereka.

Tentu, sebagian dari sifat mengerikan mereka bisa terlihat jelas seperti mengganggu, bertingkah tidak pantas dan lain sebagainya. Tetapi hal itu tidak kerap terjadi dan untuk perusahaan mencari pegawai baru menjadi nyaris tak mungkin untuk memprediksikan siapa yang akan menggantikan si buruk itu.

 

toxiccoworkers
source: forbes.com

Mengapa Menjadi Masalah

Seperti yang dilansir The Washington Post, mempekerjakan karyawan beracun dapat menjadi sangat mahal. Padahal merekrut seorang karyawan super (yang bekerja di atas 1% dari produktivitas rata-rata) dapat membentur pemasukan dari yang biasanya $5,000, bisa membengkak menjadi dua kali lipatnya, lebih dari $12,000. Pemasukan yang hilang berasal dari aneka hal termasuk gugatan akibat tingkah jahat mereka, para karyawan lain menjauh dari mereka dan umumnya bermoral rendah. Konsekuensinya, perusahaan akan berusaha fokus menghindari perekrutan calon racun sehingga bisa menemukan talenta terbaik, yang justru berakhir dengan sebaliknya.

Mendapat rekan kerja seperti ini? Mungkin kamu bisa ikut trik dan tips supaya nggak jenuh di kantor. Semoga nggak bete lagi!

 


source: getty images

Siapa Karyawan Beracun?

Yang jelas, mereka egois. Dengan kata lain, mereka kurang menganggap kehadiran yang lain, hanya peduli pada diri sendiri dan cuek terhadap rekan kerja mereka. Karakter seperti ini dapat diidentifikasikan dari pertanyaan pada aplikasi lamaran seperti, “Saya ingin bertanya tentang kesejahteraan orang lain” dan “Saya membiarkan masa lalu tetap ada di tempatnya”, dengan pernyataan pertama sebagai indetifikasi penjelas kepedulian terhadap orang lain. Pun, sedikit fakta yang jelas bahwa karyawan beracun cenderung terlalu percaya diri dengan kemampuan mereka, yang terkadang mengarah pada hasil penuh bencana.

 


Source: Getty Images

Kantor Membutuhkan Mereka

Selain itu, segalanya menjadi aneh. Walaupun karyawan itu beracun, sering terlihat bagus dalam pekerjaan mereka jika dilihat dari sudut pandang produktivitas. Biasanya terlihat dari kepercayaan diri mereka dan fokus yang tersembunyi, tetapi mereka juga biasanya kurang memiliki etika dibandingkan yang lain. Makanya banyak peneliti mengatakan, mengapa sulit untuk memecat karyawan terburukmu, karena mudah memberikan alasan mempertahankan seseorang ketika mereka memberikan pemasukan untuk perusahaan (meskipun jika merugi, mereka tetap disebut). Ingat, si racun tak benar-benar ingin membuat perusahaan bangkrut, tetapi berarti mereka menaruh kepentingan mereka di atas segalanya.

 

toxic coworker
source: youtube

Watak Aneh Mereka

Watak mereka memang aneh. Karyawan beracun itu sangat patuh pada aturan tak peduli apapun yang terjadi. Mereka melakukannya bukan karena perusahaan, jika itu yang membuatmu bingung. Mereka melakukannya hanya karena percaya itulah yang harusnya dilakukan. Kenyataannya, karyawan yang mengklaim bahwa mereka percaya terhadap ketaatan pertarutan akan mudah dipecat jika melanggarnya. Para peneliti percaya bahwa karyawan beracun cenderung menjadi Machiavellian secara alami, artinya mereka akan mengadopsi apapun etos kerja atau sikap yang dipercaya akan membuat mereka menjadi yang terdepan. Hal ini mungkin saja berhasil, jika kamu dipecat oleh perusahaan yang menghargai orang yang mengikuti peraturan, kamu kemungkinan harus melawan mereka.

Apa lagi yang harus dihindari di kantor? Coba saja cek daftarnya.

Penelitian belum selesai, tetapi ide di masa depan adalah, pemberi kerja akan bisa memilih pelamar melalui tes kepribadian dan sejumlah pertanyaan kuis, menghindari perekrutan karyawan yang berpotensi menjadi racun. Mungkin akan menghabiskan cukup banyak uang untuk karyawan seperti itu, tetapi andai pun setahun menghabiskan 4-5 kali lebih besar, sepertinya memang pantas.

Diterjemahkan bebas dariĀ Askmen

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori