Kenapa Jokowi Didoakan Kena Stroke Oleh CPNS Honorer?

Ada pula yang mendoakan agar Jokowi terkena serangan stroke. "Biar Jokowi kena stroke," teriak seorang honorer.
0
Kenapa Jokowi Didoakan Kena Stroke Oleh CPNS Honorer?
0 (0%) 0 votes
11022016 Demo Guru

Ribuan guru honorer kategori dua (K2) se-Indonesia yang belum terangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mendatangi Istana Negara, Jakarta, Rabu (10/2/2016). Mereka menuntut Presiden Joko Widodo untuk merealisasikan janji pengangkatan status sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

 

Aksi yang juga berlangsung bersamaan di setiap daerah di Indonesia itu diikuti oelh ribuan tenaga honorer. Tenaga honorer kategori dua itu berharap rasa kemanusiaan dari pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla. Sebab, tenaga honorer sudah mengabdikan dirinya kepada negara selama berpuluh-puluh tahun, namun persoalan pengangkatan tenaga honorer belum kunjung diselesaikan.

 

Dalam aksi kali ini, tenaga honorer tak ingin lagi mendengar dalih pemerintah bahwa pengangkatan tenaga honorer K2 termasuk guru honorer ini terhambat karena terbatasnya anggaran negara.

 

 

 

Ribuan tenaga honorer demo Jokowi

 

 

 

Guru-honorer-K2-demo-minta-diangkat-jadi-CPNSSource: Klikaktifis

 

 

Dilansir JPNN, dalam aksi tersebut berbagai kalimat kecaman kepada Jokowi muncul dari mulut para tenaga honorer ini. Ada yang menagatkan bahwa Presiden Jokowi tukang PHP.

 

Ada pula yang mendoakan mantan gubernur DKI Jakarta itu supaya dibukakan hatinya agar mau menemui para honorer. Saking kesalnya, ada seorang ibu-ibu yang mendoakan agar malam ini Jokowi tidak bisa tidur nyenyak.

 

“Kami doakan semoga Pak Jokowi nggak bisa tidur malam ini. Biar dia merasakan apa yang kami rasakan di sini,” seru honorer asal Bojonegoro tersebut.

 

Ada pula yang mendoakan agar Jokowi terkena serangan stroke.

 

 

 

Guru honorer lakukan orasi di depan istana

 

 

 

Guru-honorer-K2-demo-minta-diangkat-jadi-CPNSSource: Tempo

 

 

 

“Biar Jokowi kena stroke,” teriak seorang honorer.

 

Diketahui, ribuan honorer sengaja berkumpul di depan Istana untuk meminta kejelasan nasib mereka agar diangkat menjadi CPNS. Namun sayangnya, hingga pukul 16.30 WIB, Jokowi belum juga hadir menemui perwakilan honorer karena jadwal yang padat.

 

Mereka pun baru akan membubarkan diri jika polisi bisa menghadirkan Presiden Jokowi di lokasi demo.

 

“Kami sering dibohongi. Kami sudah ditunggu dewan di depan RRI. Kami akan ngomong bahwa rekrutment CPNS 2013 penuh dengan kecurangan. Kami hanya mau PNS lewat Jokowi,” tambahnya.

Source: www.jabarpublisher.com

 

Sementara itu ditempat terpisah, Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris meminta pemerintah untuk serius menangani masalah tenaga honorer ini. Fahira menambahkan jika pemerintah tak seharusnya ‘menggantung’ nasib guru honorer kategori dua (K2) dengan menebar janji pengangkatan menjadi CPNS.

 

 

Menjadi seorang pegawai negeri bukanlah hal yang mudah, perlu waktu dan proses. Hal ini harus disadari oleh semua tenaga honorer. Kalau sudah begini lalu salah siapa? Jokowi yang ingkar janji atau tenaga honorernya yang terlalu berharap? Bagaimana menurutmu?

 

Mari share dan jangan lupa berikan komentarmu.

 

 

Source : JPNN

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori