Jokowi Pernah Janji Begini Pada K2 Lho

Janji Jokowi itu tertuang dalam Piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara yang ditandatanganinya pada tanggal 5 Juli 2014 diatas materai Rp6000.
0
Jokowi Pernah Janji Begini Pada K2 Lho
0 (0%) 0 votes
000001janjijokowipadahonorer

Ribuan guru honorer menggeruduk Istana Negara bebrapa waktu lalu. Mereka menuntut Presiden Joko Widodo untuk segera merealisasikan janji-janjinya saat kampanye pilpres pada 2014 lalu, yang salah satunya adalah mengangkat status guru honorer menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

 

Nampaknya janji-janji tersebut hanya akan sekadar menjadi iming-iming dan mirip mimpi di siang bolong. Betapa tidak, buktinya sampai dengan saat ini janjinya untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer menjadi pegawai negeri sipil tak kunjung terpenuhi.

 

 

 

Presiden Jokowi

 

 

 

Jokowi1Source: Berdikarionline

 

 

Padahal pengangkatan tenaga honorer K2 menjadi pegawai negeri sipil pernah dijanjikan oleh Presiden Jokowi ketika kampanye Pilpres sekitar bulan Juli 2014. Sebagaimana dilansir Rimanews. Janji Jokowi itu tertuang dalam Piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara yang ditandatanganinya pada tanggal 5 Juli 2014 diatas materai Rp6000.

 

Janji Jokowi tersebut dipertegas oleh Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddi Chrisnandi. Yuddi menyebutkan, pengangkatan akan dilakukan secara bertahap. Janji Jokowi yang tertuang dalam piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara merupakan usulan dari Anggota Komisi IX DPR RI, Rieke Diah Pitaloka.

 

“Aku yang buat piagam perjuangan Ki Hajar Dewantara yang ditandatangani oleh Jokowi di atas materai Rp6000,” kata Rieke, Selasa (09/02/2016).

 

 

 

 

Janji Jokowi diatas materai

 

 

 

janji jokowi_honorer pnsSource: Portalpiyungan

 

 

Berikut isi piagam perjuangan Ki Hajar Dewantara:

 

1. Mewujudkan Trilayak bagi tenaga pengajar dan pendidik, memberikan kepastian perlindungan hukum, ekonomi, politik, sosial dan budaya bagi mereka yang sejalan pemenuhan hak rakyat atas pendidikan

 

2. Bertanggung jawab atas kesejahteraan tenaga pengajar dan pendidik memastikan upah yang layak (bukan sekedar tunjangan), apapun status kerjanya, minimal sesuai dengan Upah Minimun Kota/Kabupaten.

 

Pemerintah RI wajib memberikan jaminan peningkatan dan kemampuan mereka, termasuk sertifikasi yang tidak boleh komersial, diberikannya jaminan pendidikan termasuk bagi anak-anak mereka, memberikan jaminan sosial (Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Pensiun dan Jaminan Hari Tua) bagi tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya.

 

3. Melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan agar terwujud sistem perekrutan CPNS bagi tenaga tenaga pengajar dan pendidik yang berkeadilan, transparan dan tanpa pungutan apapun. Karenanya, dalam perekrutan tersebut wajib diprioritaskan bagi tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya yang telah mengabdikan diri tiga tahun keatas.

 

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga pengajar dan pendidik beserta keluarganya, yang sudah menjadi bagian dari perjuangan ini. Namun saya menyadari semua komitmen yang saya sampaikan, tak mungkin bisa dijalankan, jika kita tidak memenangkan Pilpres 9 Juli 2014,” kata Jokowi dalam piagam Perjuangan Ki Hajar Dewantara tersebut

 

 

Mengangkat seorang menjadi PNS tak semudah membalikan telapak tangan. Butuh proses dan waktu. Itu yang harus disadari oleh semua tenaga honorer. Yachh begitulah k2… Nasibmu tak seindah janji Presidenmu. Bagaimana menurtumu?

 

Share! dan jangan lupa berikan komentarmu.

 

 

Source : Rimanews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori