Inilah 13 Negara Yang Menghukum Mati Para Kaum Atheis

Atheis atau orang-orang yang tak mengenal iman maupun kepercayaan bukan hal yang aneh di negara luar. Tapi misal mereka ke sini, dijamin nggak bisa pulang lagi!
0
Inilah 13 Negara Yang Menghukum Mati Para Kaum Atheis
0 (0%) 0 votes
thumb-atheist

Di beberapa tempat, negara terus mengkriminalisasi orang ateis dan humanis. Bahkan 13 negara di antaranya memiliki undang-undang yang memungkinkan mereka yang tidak mengakui adanya tuhan dijatuhi hukuman mati meski para ateis tidak pernah melakukan tindakan kriminal atau merugikan orang lain.

 

 

Contoh banyaknya populasi ateis di dunia bisa dilihat kemarin. Perdana Menteri Inggris David Cameron memicu reaksi publik Inggris ketika ia mengucapkan Paskah untuk mencitrakan Inggris sebagai “negara Kristen” nan relijius.

 

 

 

Pernyataan Cameron mendapat serangan dari para pengkritik yang menunjukkan bahwa hanya 30 persen orang Inggris yang menyebut dirinya beragama. Fakta tersebut langsung menjadikan Inggris sebagai negara dengan jumlah pemeluk agama paling kecil. Kira-kira 53 persen warga Inggris mengaku tidak beriman dan 13 persen lagi ateis sejati.

 

 

Tingginya ateisme dan humanisme Inggris mungkin tidak masalah. Namun, banyak orang mungkin akan terkejut bahwa di banyak negara masih ada perlakuan keras terhadap  orang-orang yang “tidak memiliki iman” akan diganjar eksekusi mati.

 

Negara anti ateis

 

 

 

Jika Inggris tak mempermasalahkan apakah warganya memiliki keyakinan atau tidak. Ada 13 negara dimana mereka bisa dijatuhi hukuman mati jika tidak memiliki iman, tidak beragama, atau ateis. Negara-negara itu antara lain Afganistan, Iran, Malaysia, Maladewa, Mauritania, Nigeria, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Somalia, Sudan, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

 

 

Di beberapa negara lain meski hukuman mati untuk ateis tak tercantum dalam UU, tapi mereka biasa jadi sasaran para ekstrimis agama yang menganggap para ateis halal dibunuh.

 

 

Misalnya, di negara seperti India dan Banglades, polisi telah dituduh memaafkan pembunuhan tersebut karena gagal untuk menyelidiki mereka dengan benar. Sejauh ini pun setidaknya tiga penulis blog yang ateis telah dihukum mati di Banglades setelah mereka menuliskan bahwa bukti ilmiah harus menjelaskan pendapat melampaui keyakinan agama.

 

 

Memang mengakui diri sendiri tak punya iman ialah hal yang sangat aneh di Indonesia, namun jelas hukuman ekstrim seperti itu juga tidak bijaksana karena siapa tahu suatu saat mereka mendapat pencerahan dan sadar akan perbuatannya. Jadi kalau ada temanmu yang mengaku ateis, jangan dimusuhi ya!

 

 

sumber: kompas

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori