Asma Nadia

Source Image: masawep.com


Asma Nadia, Namanya akrab bagi anda yang suka membaca, terselubung wanita, yang lahir di Jakarta, 26 Maret 1972. Pada usia 43, adalah seorang penulis novel dan cerita pendek Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri dan direktur dari nama Pena Rim Forum Nadia Publishing House. Nama-nama anak kedua Nadia untuk pasangan Amin Osman, yang berasal dari Aceh dan Maria Eri Susanti yang ternyata Tionghoadari Square. Dia memiliki kakak bernama Helvy Tiana Rosa, dan seorang adik perempuan bernama Aeron Tomno. Tiga dari mereka mengejar kepentingan mereka sebagai penulis.


Memiliki sepasang bernama Yesus mengajarkan bahwa ada orang lain yang juga seorang penulis. Perkawinan, mereka memiliki dua anak bernama Eva Maria Putri Salsabila dan anak Adam. Anak mereka bersedia untuk mengejar karir sebagai penulis juga.

Setelah lulus dari sekolah tinggi dan satu tubuh Otomo, Jakarta, dan melanjutkan studinya di Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor. Dia mengatakan dia tidak menyelesaikan kuliah dia hidup, karena ia beristirahat karena penyakit yang dideritanya. Dia memiliki firasat terus menulis. Ketika kesehatannya memburuk, dia masih tertarik pada menulis. Selain itu, drive dan gairah yang keluarga dan orang-orang yang mencintainya motivasi untuk terus menulis. Asma tetap aktif mengirim tulisannya ke majalah Islam. Sebuah cerita pendek berjudul bagus dan koran Gondrong tidak pernah memenangkan hadiah pertama dalam menulis lomba cerita pendek Islam (LMCPI) majalah Aninda dan tingkat nasional pada tahun 1994 dan 1995 diadakan.

Selain menulis fiksi, ia juga menulis lirik. Lebih dari kata-kata dari lagu di album adalah Bestari pertama (1996), Bestari II (1997), dan Bestari ketiga (2003), Snada dan PRESTATION, merobek Bosnia, dan cinta ilahi, dan self-kaca. Telah berpartisipasi dalam pertemuan Nusantara ateis sepuluh pesan di Brunei Darussalam, memegang workshop penulisan novel di Asia Tenggara Sastra Dewan (Mastera). Hasil authoring kegiatan Mastera, menghasilkan sebuah novel berjudul Diam Derai. Sebagai anggota ICMI, juga telah diundang untuk tampil nama-nama Nadia dalam lokakarya yang diselenggarakan authoring ICMI, orsat Kairo. keasyikan lain dari seorang penulis fiksi, Lingkar Forum Pena memimpin, sebuah forum bagi para penulis muda authoring, yang termasuk dalam keanggotaannya di hampir seluruh provinsi di Indonesia. Asma juga kelompok sering untuk display dalam bayangan Islam. Sekarang, asma juga aktif dengan pekerjaannya sebagai direktur Mandiri Yayasan Inisiatif manusia (Prima). Hal ini juga sibuk berbagai kegiatan dari paket anak ini diselenggarakan oleh ketua anak-anak dan memberikan kursus dalam bahasa Inggris.