Hati-hati! 243 Kampus Bodong yang Dinonaktifkan Dikti

0
Hati-hati! 243 Kampus Bodong yang Dinonaktifkan Dikti
0 (0%) 0 votes
Ilustrasi kelas di kampus

Belakangan ini, semakin banyak kasus kampus bodong yang terungkap. Banyak pula mahasiswa yang menjadi korbannya, karena ijazah yang mereka terima ternyata tidak diakui oleh pemerintah, alias ijazahnya palsu. Oleh karena itu, kamu perlu berhati-hati saat akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Pastikan kampus yang kamu tuju, benar-benar masih terdaftar dan diakui.

 

Apalagi, baru-baru ini Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) baru saja menonaktifkan sebanyak 243 perguruan tinggi di Indonesia, yang dinilai sebagai kampus bodong. Daftar kampus-kampus bodong itu dilaporkan oleh website Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah XII. Semua kampus yang dinonaktifkan itu tersebar di sejumlah provinsi. Dalam keterangannya, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, di antaranya masalah laporan akademik, masalah nisbah dosen/mahasiswa, dan masalah peraturan undang-undang.

 

Namun, kabar penonaktifan sejumlah perguruan tinggi itu malah membuat bingung para pimpinan kampus tersebut. Salah satunya adalah Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Cirebon, Firman Ismana, yang mengaku tidak mendapatkan pemberitahuan sama sekali terkait penonaktifan kampusnya. “Kami tidak mengetahui alasan penonaktifan tersebut. Karena kami juga belum pernah menerima surat pemberitahuan dari Dikti,” ungkap Firman, seperti dilansir oleh Metrotvnews.com.

 

Menurutnya, saat ini pelaporan terkait perguruan tinggi langsung dimasukkan ke dalam sistem yang dibuat Dikti. Sayangnya, ketika ada kesalahan kecil saja, sistem itu langsung memberikan status nonaktif. Firman sendiri yakin penonaktifan kampusnya bukan karena legalitas, karena memang bukan kampus bodong. Oleh karena itu, dia pun sudah melayangkan surat ke Dikti untuk menanyakan tentang penonaktifan kampusnya, dan berharap kampusnya diaktifkan kembali.

 

Sumber: Metrotvnews.com

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori