Bupati Purwakarta Berterimakasih Karena Google Tampilkan Cepot

Tanggal 3 September 2016, Google Doodle bergambar Cepot, Semar, dan almarhum Asep Sunandar Sunarya menghiasi halaman awal Google. Memperingati apa sih sebenernya
0
Bupati Purwakarta Berterimakasih Karena Google Tampilkan Cepot
0 (0%) 0 votes
bupati dedi mulyadi

Tanggal 3 September 2016, halaman awal mesin pencari Google dihiasi oleh Google Doodle bergambar dua toko pewayangan, Cepot dan Semar, dan seorang dalang. Dalang yang digambarkan dalam Google Doodle tersebut adalah almarhum Asep Sunandar Sunarya yang dikenal sebagai maestro wayang golek.

 

Berkaitan dengan Google Doodle tersebut, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengucapkan terimakasih pada Google.

 

“Ini bentuk apresiasi terhadap khasanah tradisi wayang golek Sunda. Nuhun (terima kasih) mbah Google,” ujar Dedi seperti dilansir Kompas.

 

Peringati Hari Kelahiran Asep

 

 

google doodle wayang

 

Google Doodle bergambar tokoh pewayangan dan seorang dalang ini bukanlah tanpa alasan, melainkan untuk memperingati hari kelahiran Asep Sunarya, yakni 3 September.

 

Menurut Bupati Dedi, hingga hari ini tak ada dalang yang dapat menggantikan kemampuan Asep dalam mendalang dan membawakan kisah tokoh pewayangan. Dedi juga berpendapat bahwa Asep merupakan seorang profesor yang dengan baiknya membawakan nilai ketuhanan dengan bahasa kebudayaan yang mudah dipahami oleh orang awam.

 

Selama hidupnya, Asep seringkali menerjemahkan istilah-istilah sulit di bidang akademik menjadi suatu hal yang mudah dipahami dan mengundang gelak tawa penonton. Inilah yang membuat dirinya menjadi maestro.

 

“Gaya dalangnya dipengaruhi energi ruang. Reflek wayang yang dimainkan bergantung pada intuisi,” tutur Dedi.

 

Bupati Dedi Merupakan Penggemar Asep

 

Tak hanya memberikan pujiannya pada Dalang Asep, Bupati Dedi juga mengaku bahwa ia merupakan penggemar Asep. Bahkan, ia memiliki beberapa koleksi wayang golek Cepot.

 

Selain itu, Asep juga mengatakan bahwa ia sangat menyukai karya Asep, khususnya Kumbakarna Gugur yang mengisahkan tentang peperangan antara Rama dan Rahwana, serta melibatkan Kumbakarna di dalamnya.

 

 

Dedi Ingin Lestarikan Wayang Golek

 

Kecintaannya pada wayang golek membuat Bupati Dedi ingin melestarikan kesenian tersebut. Dedi menyarankan agar cerita wayang harus dipadukan dengan cerita kontemporer untuk mengangkat sisi kekinian. Sedangkan waktu permainan juga dipersingkat dengan adanya pemadatan cerita dan lagu. Musik yang dimainkan pun bisa di iringi dengan musik kontemporer.

 

Bagaimana menurutmu ide Bupati Dedi ini? Sebagai penerus bangsa yang baik, sudah seharusnya kita melestarikan seni budaya Indonesia, bukan?

 

Sumber: Kompas

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori