Gadis Cantik yang Perkenalkan Sejarah Islam Lewat Koleksi Busana

Gadis cantik satu ini rupanya memiliki cara tersendiri dalam memperkenalkan sejarah dan warisan budaya Indonesia pada netizen, terutama sejarah Islam.
0
Gadis Cantik yang Perkenalkan Sejarah Islam Lewat Koleksi Busana
0 (0%) 0 votes
Batik

Gadis cantik satu ini rupanya bisa dibilang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Apalagi pada peninggalan budaya Indonesia yang ia manfaatkan untuk memperkenalkan sejarah Islam di Indonesia. Kali ini, gadis cantik yang baru saja menggelar peragaan busana ini sengaja menggabungkan dua kain khas Indonesia.

 

Idenya yang menggabungkan unsur tenun motif khas Maluku dengan batik lurik khas Jawa patut diacungi jempol. Bahkan, ia sampai memilih nama Jaziratul Muluk pada koleksinya yang unik dan etnik ini. Namun, siapa sangka jia Jaziratul Muluk bukan hanya sekadar nama yang ia sematkan untuk koleksinya. Jaziratul Muluk ternyata merupakan sebuah motif batik terbaru yang ia cciptakan.

 

Jaziratul Muluk lebih menggabungkan kain tenun Maluku yang bernuansa hitam dengan batik motif lurik yang berwarna cokelat-hitam. Bahkan, gadis yang memiliki nama Iffah M. Dewi ini menuturkan  jika koleksinya ini tidak hanya ingin memperkenalkan warisan budaya Indonesia saja. Namun, juga menunjukkan sejarah Islam lewat kain batik buatanya.

 

Gadis muda ini juga menuturkan jika nama Jaziratul Muluk sendiri terinspirasi dari Ibnu Batita, yang menyebutkan kepulauan Maluku-Ternate-Tidore dengan sebutan Jaziratul Muluk atau jazirah para raja. Bahkan, ia sengaja membuat sepuluh desain berbeda untuk menggambarkan perkembangan sejarah masuknya Islam di Indonesia.

 

Hal lain yang membuat kamu lebih terkejut adalah pembuatan batik ini yang diiringi dengan membaca zikir dari proses awal hingga akhir. Nah, koleksi yang unik dan ekslusif ini bisa didapatkan di Sogan Batik. Jadi, tertarik untuk mengenakan batik yang sarat akan makna ini?

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori