Duh! Peringati G30SPKI, Jokowi Diisukan Reuni dengan Keluarga PKI

0
Duh! Peringati G30SPKI, Jokowi Diisukan Reuni dengan Keluarga PKI
0 (0%) 0 votes
jokowi santunan

Pada peringatan Gerakan 30 September atau biasa dikenal G30SPKI yang ke-50 tahun pada tahun 2015 ini, tiba-tiba saja muncul isu tak sedap, bahwa Presiden Joko Widodo dijadwalkan reuni dengan keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani). Kedua organisasi itu merupakan dalang dari peristiwa G30SPKI sendiri pada 1965, yang menyebabkan 7 jenderal meninggal setelah dibunuh dan disiksa dengan sadis di Lubang Buaya, Jakarta Timur.

 

Terkait isu tersebut, Sekretaris Kabinet Pramono Anung pun mengaku sangat geram. Dia pun memberi peringatan keras kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan menyebar fitnah bahwa Jokowi akan hadir ke acara reuni tersebut, yang disebut diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (30/9/2015) sekitar pukul 10.00 WIB. Bahkan, disebutkan bahwa Jokowi akan mengajukan permohonan maaf pada keluarga PKI dan Gerwani dalam acara tersebut.

 

Sama sekali tidak ada pikiran Presiden untuk itu, dan itu sudah disampaikan oleh Presiden secara terbuka. Bahkan tidak pernah ada hal itu dalam bahasan di rapat-rapat yang ada,” tegas Pramono. Menurutnya, sebenarnya Jokowi tak mau campur tangan soal isu itu. Namun, dia menilai apa yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab itu sudah meresahkan. Meski begitu, Pramono mengaku pemerintah tidak akan mengambil langkah hukum. Mereka hanya memberikan peringatan saja.

 

Namun, Pramono menyebut saat ini pihak kepolisian sudah mengantongi oknum penyebar fitnah tersebut. Sayangnya, dia enggan menyebutkan apakah pelaku itu merupakan perorangan atau kelompok tertentu. Pernyataan itu pun diamini oleh Wakil Kepala Polri Komjen Pol Budi Gunawan, dan berjanji akan menyampaikan perkembangannya kepada media. “Sekarang dengan gampang ada alatnya cari siapa yang broadcast pertama kali, dan sudah ketemu. Kemudian temannya sekian orang me-amplifier. Sehingga secara masif kemudian menyebar,” kata Pramono lagi.

 

Sumber: Okezone

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori