Deddy Mizwar Kritik Ridwan Kamil Terkait Banjir Bandung

"Saya juga mau tanya sama Emil kenapa begitu, baru dapat Adipura kok tiba-tiba banjirnya besar"
0
Deddy Mizwar Kritik Ridwan Kamil Terkait Banjir Bandung
0 (0%) 0 votes
deddy-mizwar

Banjir besar yang melanda sejumlah titik di Kota Bandung, Jawa Barat baru-baru ini membuat Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar terkejut. Menurut dia, beberapa kawasan di Bandung memang kerap banjir setiap kali hujan deras turun. Tapi untuk banjir kali ini terbilang cukup besar sampai harus memakan korban, seorang warga pun tewas atas musibah ini.

 

Terkait dengan banjir besar yang terjadi di Bandung, Deddy mengaku akan langsung bertanya ke Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil atau lebih akrab disapa Kang Emil. Deddy merasa heran dengan musibah tersebut. Apalagi, Kang Emil sendiri baru saja mendapatkan penghargaan Adipura.

 

“Saya juga mau tanya sama Emil kenapa begitu, baru dapat Adipura kok tiba-tiba banjirnya besar,” kata Deddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/10/2016) kemarin.

Source: nasional.kompas.com

 

 

Saat ditanya wartawan soal penyebab banjir, Deddy tak tahu pasti. Dia pun menyarankan agar para wartawan bertanya langsung mengenai masalah ini pada Kang Emil. Namun Deddy menduga kalau banjir besar tersebut terjadi karena drainase yang buruk. Di mana kota Bandung semakin padat, tetapi sistem drainase tak diperbarui.

 

“Drainase itu pasti, di samping pembangunan yang sangat padat dan daerah resapan air berkurang. Drainase tidak bertambah,” ucap Deddy.

Source: nasional.kompas.com

 

 

Agar Bandung tak lagi mengalami musibah serupa setiap kali hujan deras mengguyur, Deddy pun akan meminta Kang Emil untuk mencarikan solusinya. Apabila Pemkot Bandung tak sanggup juga mengatasinya, kata Deddy, Pemprov Jawa Barat siap turun untuk membantu.

 

“Di kota Bandung sudah banyak bangunan drainasenya, belum berubah sejak jaman Belanda kan. Itu yang membuat banjir,” ucap dia.

Source: nasional.kompas.com

 

 

Adapun korban tewas atas musibah banjir besar yang terjadi di sejumlah titik di Kota Bandung adalah Ade Sudrajat (30), seorang karyawan swalayan Borma di Jalan Setiabudhi. Ia tewas setelah terseret arus selokan hingga masuk ke gorong-gorong di Jalan Setiabudhi, Bandung, Senin (24/10/2016) siang kemarin.

 

Menurut saksi mata yang ada di sekitar lokasi, sebelum masuk ke dalam selokan, korban sempat akan menolong seorang wanita. Tapi derasnya arus yang mengalir membuat korban makin terperosok ke dalam selokan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus.

 

“Saksi yang sedang berdagang di depan Borma melihat korban bertujuan untuk menolong seorang perempuan, namun korban terbawa arus deras dan terjatuh hingga terbawa ke selokan,” tandasnya.

Source: regional.kompas.com

 

 

Dia juga mengatakan kalau korban telah ditemukan tewas di depan SMP Negeri 15 Bandung, Jalan Setiabudi, Kelurahan Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

 

“Tewas setelah terseret arus air yang cukup deras di dalam selokan,” kata Yusri di Bandung, Senin siang.

Source: regional.kompas.com

 

 

Jenazah Ade Sudrajat sudah dimakamkan di kampung halamannya, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

 

Sumber: Kompas.com

 

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori