5 Cara Mengobati Demam Yang Paling Jitu

Semua orang pasti tidak menginginkan penyakit ini, tapi jika sudah terjadi mau bagaimana lagi? Tapi anda tak perlu khawatir, kami akan membagikan cara-caranya.
0
5 Cara Mengobati Demam Yang Paling Jitu
0 (0%) 0 votes
cara mengobati demam secara cepat

Demam merupakan kondisi ketika suhu tubuh berada di atas 37.5 derajat celsius. Infeksi ringan hingga parah bisa menyebabkan demam. Demam merupakan bagian dari proses kekebalan tubuh yang sedang melawan infeksi akibat virus, bakteri atau parasit. Selain itu, demam juga bisa terjadi ketika seseorang terlalu lama berada di bawah sinar matahari atau karena penyakit seperti hipertiroidisme dan artritis.

 

 

 

Demam dianggap sangat tinggi dan berpotensi berbahaya jika suhu tubuh mencapai 39° celcius atau lebih. Suhu tubuh yang sangat tinggi menandakan terjadinya infeksi yang serius di dalam tubuh. Tingkat demam tidak selalu menunjukkan keseriusan kondisi yang mendasarinya. Suatu penyakit ringan dapat menyebabkan demam tinggi, dan penyakit yang lebih serius dapat menyebabkan demam rendah. Sejumlah obat demam tersedia, yang berfungsi untuk menurunkan demam dan biasanya demam akan hilang dalam beberapa hari.

 

Walaupun demam sering dikonotasikan negatif, demam tampaknya memainkan peran kunci dalam membantu tubuh anda melawan sejumlah infeksi, inilah yang juga disebut dengan homeostasis. Homeostasis adalah kemampuan dari tubuh kita dalam mengatur dan menjaga keseimbangan lingkungan internal yang ideal dan stabil ketika berhadapan dengan perubahan eksternal. Temperatur homeostasis dikendalikan di hipotalamus, tepatnya di bagian anterior, yang mana ia akan menjadi pusat pengatur suhu tubuh sesuai target.
Jika anda, anak, atau keluarga anda terserang penyakit demam. anda tidak perlu khawatir, karena Hello-Pet akan membagikan sedikit tips dan trik cara mengatasi penyakit demam ini. Yuk simak cara-caranya berikut ini.

 

 

 

Cara Mengobati Demam Tinggi

 

 

 

 

– Banyaklah minum air putih, dengan banyak minum selain baik untuk mengatasi dehidrasi juga sangat baik untuk mengatasi demam, dengan banyak minum dan buang air kecil dapat membantu mengatasi demam anda.

 

 

– Mengkompres dengan kain basah hangat.

Mengkompres adalah cara alami yang paling populer untuk mengatasi demam tinggi. Bisa menggunakan kain atau spon yang telah dibasahi dengan air hangat yang diletakkan di atas dahi atau dada atau perut. Lakukan hal ini sampai demam turun, jangan menggunakan air dingin atau air es saat mengkompres karena dapat membuat tubuh mengigil.

 

– Mandi dengan air hangat. Kalau biasanya sering kita dengar saran agar penderita demam  tidak mandi saat demam, namun ternyata mandi dengan air yang hangat sangat baik untuk menurunkan demam. Bisa juga dengan berendam air hangat. Sebah setelah mandi maka tubuh akan menjadi segar dan demam pun akan semakin berkurang.

 

 

– Usahakan suhu ruangan tetap sejuk, kondisi suhu ruangan yang terlalu panas justru kurang baik karena membuat suhu tubuh menjadi semakin panas, jika memungkinkan aturlah suhu ruangan agar tetap dingin dan sejuk, dengan kondisi ruangan yang nyaman maka dapat membantu menurunkan suhu tubuh yang tinggi.

 

 

– Olesi kaki dengan bawang putih, bawang putih selain dapat digunakan untuk bumbu masak merupakan obat alami yang sangat baik untuk menurunkan suhu tubuh yang tinggi, caranya hancurkan bawang putih lalu campurkan dengan minyak kelapa, lalu oleskan di telapak kaki anda sampai merata dan biarkan selama semalaman dan keesokan hari demam pun akan menurun.

 

 

– Banyak beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuh. Karena dengan istirahat, tubuh kita bisa fokus memerangi penyakit yang ada.
– Jika perlu anda bisa meminum obat penurun panas agar demam bisa lebih cepat turun.

 

 

 

Cara Cepat Menurunkan Demam

 

 

 

 

– Minum air hangat sebanyak-banyaknya
Meminum air hangat dapat mengeluarkan racun di dalam tubuh melalui air seni. Salah satu penyebab demam adalah karena banyaknya racun di dalam tubuh, sehingga tubuh perlu membersihkan diri mengeluarkan racun tersebut.

 

Sebaliknya kurangi konsumsi makanan yang sulit dicerna saat sedang demam. Karena pecernaan  makanan tersebut butuh berbagai enzim yang berarti beban bagi tubuh.

 

 

– Kompres dengan air hangat
Jika sedang demam biasanya suhu badan akan naik, terkadang tubuh merasa kedinginan dan merasa menggigil. Ambillah air hangat, kemudian bungkus dengan kain/handuk dan letakkan di atas jidat dan perut anda. Tujuannya adalah untuk menurunkan panas tubuh anda karena secara tidak langsung otak merespon suhu hangat tersebut dan menganggap kalau panas yang dihasilkan sudah cukup tinggi. Ulangi hal tersebut bila kain yang berisi air hangat tadi sudah tidak hangat lagi.

 

 

 

 

 

Cara Mengobati Demam Pada Orang Dewasa

 

 

 

– Menurunkan demam dengan perawatan kaus kaki basah.
Untuk demam yang berkepanjangan, berikut adalah cara perawatan yang cocok diaplikasikan sepanjang malam. Gunakan sepasang kaus kaki dari katun yang cukup panjang. misalnya yang panjangnya mencapai pergelangan kaki. Basahi seluruh bagian kaus kaki dengan air dingin. Peras hingga airnya tak menetes dari kaus kaki, dan pakaikan kaus kaki pada penderita demam. Jangan lupa lapisi bagian luar kaus kaki dengan kaus kaki dari wol untuk menyekat suhunya. Kaus kaki basah sebaiknya tetap dipakai sepanjang malam. Tubuhnyapun harus diselimuti.

 

 

– Gunakan perawatan handuk basah.
Ambillah satu atau dua handuk tangan, kemudian lipat sama panjang. Rendam handuk baik di dalam air yang sangat dingin atau dalam air es. Peras kelebihan air dan balutkan handuk mengelilingi kepala, leher, pergelangan kaki, atau pergelangan tangan. Pada saat yang sama hanya boleh membalut handuk pada 1 bagian tubuh. Jika tidak, suhu tubuh Anda mungkin akan menjadi terlalu dingin.

 

 

– Kurangi makan.
Hasil penelitian baru-baru ini menyarakankan agar sebaiknya tidak menghabiskan energi tubuh untuk mencerna makanan. Karena saat demam atau sakit, tubuh justru butuh energi untuk mengendalikan infeksi penyebab demam.

 

 

– Makanlah buah-buahan yang menyehatkan.
Pilihlah buah seperti berbagai jenis berry, semangka, jeruk, dan melon kuning. Buah-buahan ini kaya akan kandungan vitamin C, yang dapat melawan infeksi dan menurunkan demam.[5] Buah-buahan ini juga akan memenuhi kebutuhan cairan tubuh Anda.

 

 

– Makan sup.
Walaupun Anda bisa minum kaldu ayam saja, Anda bisa juga makan sup ayam dengan nasi dan sayuran. Penelitian menunjukkan bahwa sup ayam benar-benar memiliki khasiat dalam pengobatan. Sup juga akan memberikan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh anda.

 

 

 

Cara Mengobati Demam Pada Anak

 

 

 

 

– Jeruk Nipis
Caranya : Siapkan jeruk nipis kurang lebih ½ buah, kuning telur ayam kampung 1 butir dan madu secukupnya. Kemudian peras jeruk nipis dan tambahkan dengan air panas ½ gelas. Aduk semua bahan sampai rata dan berikan pada anak dua kali, sekali minum ¼ gelas.

 

 

– Kunyit
Caranya : Siapkan 1 butir kuning telur ayam kampung, sedikit kapur sirih dan perasan kunyit. Campur semua bahan menjadi satu sampai rata dan tambahkan dengan sedikit air panas. Minumkan sedikit demi sedikit pada anak.

 

 

– Bawang Merah
Cara mengatasi demam pada anak dengan bawang merah adalah parut bawang merah kemudian beri sedikit minyak kelapa. Balurkan pada badan anak secara merata.

 

 

– Temulawak
Temulawak adalah bahan alami yang sering digunakan untuk membuat obat tradisional, salah satunya adalah obat penurun demam pada anak karena temulawak mengandung zat aktif xanthorrhizol, germacrene dan alpha betha curcumena serta masih banyak lagi.

 

 

– Daun Kembang Sepatu
Daun kembang sepatu mengandung minyak atsiri, saponin, flavonoida dan polifenol yang bermanfaat untuk menurunkan demam pada anak.

 

 

– Air Kelapa Muda
Pada saat anak mengalami demam atau panas, tubuh akan banyak kehilangan cairan berupa keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Air kelapa muda bermanfaat untuk menggantikan cairan yang hilang tersebut karena pada air kelapa muda mengandung banyak mineral dan kalium.

 

 

 

Cara Mengobati Demam Pada Balita

 

 

 

 

– Mandikan bayi  Anda menggunakan air hangat. Pastikan air tersebut tidak terlalu panas untuk kulit bayi. Mandi air hangat juga memungkinkan si Kecil untuk menghirup udara hangat sehingga melancarkan pernapasannya. Selain itu tubuh si Kecil juga akan terasa lebih rileks.
– Setelah itu kenakan pakaian yang nyaman untuk bayi yang sedang demam seperti baju dengan bahan yang tipis. Hindari pakaian tebal dan bertumpuk.
– Beri si Kecil asupan cairan yang cukup seperti ASI, susu formula, atau air putih, guna menghindari bayi dari dehidrasi.
Untuk penggunaan obat-obatan, Anda harus konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum memberikannya kepada si Kecil.

 

 

 

Penyebab Yang Dapat Menimbulkan Demam

– Infeksi
Ketika tubuh terkena infeksi maka demam menjadi pertanda pertama yang bisa mudah dikenali. Ada banyak jenis infeksi yang bisa terjadi pada tubuh karena terkena bakteri, virus, kuman atau jamur. Infeksi bisa menyebabkan demam banyak terjadi pada bayi, anak-anak, remaja , orang dewasa dan bahkan usia lanjut. Beberapa penyakit akibat infeksi yang sering menunjukkan tanda-tanda demam adalah seperti penyakit influenza, batuk, campak, dan berbagai jenis penyakit menular lain. Infeksi yang menyebabkan demam bisa diberikan obat untuk mengurangi demam. Golongan obat yang paling sering digunakan misalnya acetaminophen, ibuprofen dan aspirin. Namun beberapa orang termasuk bayi atau anak-anak terkadang bisa sembuh dari demam tanpa diberikan obat-obatan.

 

 

– Demam Setelah Imunisasi
Bayi dan anak-anak maupun orang dewasa bisa mengembangkan demam setelah mendapatkan imunisasi. Demam adalah efek samping yang sangat umum dan hampir semua orang mengalami hal ini. Reaksi efek samping imunisasi lain yang paling sering terjadi adalah pembengkakan pada daerah bekas imunisasi, bercak merah dan benjolan yang mengeras di daerah suntikan. Untuk mengatasi demam ini biasanya tidak memerlukan obat atau perawatan lain. Ibu bisa memberikan kondisi yang nyaman untuk bayi seperti memeluk, memberikan nutrisi tambahan, dan mengompres dengan air dingin pada bekas suntikan. Jika Anda ingin memberikan obat untuk mengatasi demam sebaiknya dilakukan dengan pengawasan resep dari dokter.

 

 

– Tumbuh Gigi pada Balita
Balita atau anak-anak yang akan mengalami fase tumbuh gigi juga akan merasakan demam. Ketika usia antara 4 hingga 7 bulan maka beberapa gigi susu bayi akan tumbuh. Pertumbuhan gigi ini akan menyebabkan beberapa pertanda seperti demam yang muncul. Bahkan demam bisa terjadi ketika tanda-tanda gigi muncul belum terlihat. Anda tidak perlu memberikan obat khusus untuk mengatasi demam. Membuat anak dan bayi menjadi lebih nyaman akan membantu kondisi mereka untuk bisa mengatasi rasa sakit. Beberapa anak juga mengalami penurunan nafsu makan sehingga Anda bisa membuat menu makanan yang mudah dikunyah dan tidak terlalu keras.

 

 

– Pertumbuhan Gigi Geraham Bungsu
Remaja dan orang dewasa yang mulai masuk ke tahap pertumbuhan gigi bungsu juga akan mengalami hal yang sama. Ketika gigi mulai muncul maka bagian geraham bungsu yang terletak di ujung rahang bagian bawah dan atas di dua sisi yaitu kanan dan kiri akan membengkak. Pembengkakan akan membuat tubuh Anda merasa tidak nyaman. Gejala yang paling sering terjadi adalah demam , sakit gigi dan kondisi tubuh yang tidak bisa nyaman untuk beraktivitas. Bahkan ketika gigi sudah tumbuh maka tetap saja demam bisa terjadi dalam waktu yang tidak menentu. Hal ini bisa terjadi karena infeksi atau gigi geraham bungsu Anda tumbuh keluar dari jalur. Cara untuk menyembuhkan masalah ini adalah dengan mengangkat semua gigi geraham bungsu. Pada dasarnya gigi geraham bungsu memang tidak berfungsi.

 

 

– Penyakit Autoimun
Penyakit autoimun atau inflamasi menjadi salah satu indikasi yang muncul ketika tubuh sering demam. Demam bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh justru melawan tubuh itu sendiri. Sel yang seharusnys melawan infeksi justru menyerang sel sehat dan menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh. Penderita biasanya akan mengalami demam yang lebih sering dibandingkan orang yang sehat. Demam bukan hanya gejala yang sering terjadi, sebab ada beberapa gejala lain seperti menggigil, keringat malam berlebihan, kehilangan kesadaran dan rasa sakit di semua bagian tubuh dan sendi. Beberapa jenis penyakit ini misalnya seperti penyakit lupus, penyakit celiac, dan jenis penyakit lainnya. Demam bisa menjadi indikasi bahwa ada kondisi yang tidak normal pada tubuh.

 

 

– Penyakit Kanker
Penderita kanker juga akan lebih sering menghadapi kondisi tubuh yang demam. Hal ini terjadi ketika kanker telah menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun dan membuat infeksi penyakit mudah masuk ke dalam tubuh. Demam yang terjadi pada beberapa waktu bisa menunjukkan bahwa sel kanker sedang tumbuh dan menyerang bagian tubuh. Beberapa jenis kanker yang sering menyebabkan demam adalah seperti kanker limfoma, kanker darah, kanker tulang, kanker ginjal, hati, dan otak. Terkadang penderita tidak hanya demam saja tapi juga mengembangkan gejala lain seperti berkeringat berlebihan pada malam hari dan tubuh sering menggigil. Penyebaran kanker ke organ tubuh yang lain juga bisa menyebabkan demam.

 

 

– Infeksi Bakteri
Penyebab demam tinggi biasanya dikarenakan oleh bakteri. Infeksi bakteri juga bisa membuat penderita merasa demam. Kondisi ini paling sering dipengaruhi oleh beberapa jenis bakteri yaitu : Staphylococcus, Streptococcus, Clostridium difficile, Listeria monocytogenes, Pseudomonas dan Escherichia coli.

 

 

– Infeksi Virus
Infeksi virus sering menyebabkan gangguan untuk sistem kekebalan tubuh. Virus bisa masuk ke dalam tubuh lalu mulai berkembang biak. Pada tahap awal mungkin tidak menyebabkan gejala. Namun setelah beberapa waktu maka virus akan menyerang tubuh dan membuat penderita demam tinggi. Infeksi karena virus sering menjadi sangat serius ketika menyerang organ bagian dalam tubuh. Setiap orang bisa memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda dan memiliki reaksi yang berbeda juga untuk melawan virus. Virus merupakan salah satu mikroorganisme yang sangat kecil dan tidak bisa hidup sendiri. Mereka akan melakukan infeksi terhadap sel tubuh yang sehat dan menyebabkan penyakit.

 

 

– Penyakit Influenza
Penyakit influenza paling sering menyebabkan demam dan tubuh menjadi tidak nyaman. Orang yang terkena virus penyebab influenza biasanya memiliki sistem kekebalan tubuh yang akan melakukan pertahanan. Namun ketika tubuh lemah maka virus berhasil masuk ke dalam tubuh. Gejala yang paling sering terjadi ketika infeksi sudah masuk ke tubuh adalah seperti demam, sakit kepala, bersin dan hidung meler. Biasanya virus penyebab influenza akan hilang sendiri selama beberapa hari. Tapi orang yang memiliki kesehatan rentan biasanya membutuhkan obat untuk mengatasi gejala tersebut.

 

 

– Penyakit Herpes
Penyakit herpes yang disebabkan oleh infeksi virus herpes juga bisa menyebabkan demam. Virus ini biasanya tidak menyebabkan infeksi jika tubuh kuat untuk menolak virus. Namun ketika sistem kekebalan tubuh sangat lemah maka bisa menyebabkan kondisi tubuh menurun. Beberapa orang mungkin akan mengalami kondisi yang lebih buruk dari demam.

 

 

– Penyakit Cacar Air
Penyakit cacar air yang disebabkan oleh virus herpes simplex juga bisa menyebabkan tubuh penderita demam tinggi. Virus bisa berkembang dan tinggal dalam tubuh selama beberapa waktu. Kemudian ketika sistem kekebalan tubuh memburuk maka virus bisa menyerang kembali. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh demam, meriang, dan muncul bintik-bintik yang berisi air. Ketika bintik air memecah maka bisa menyebabkan penyebaran yang lebih cepat. Demam biasanya akan turun selama bebeapa hari setelah semua bintik air keluar.

 

 

– Infeksi Jamur
Orang yang terkena infeksi jamur juga bisa mengalami demam tinggi yang sangat buruk. Jamur bisa masuk ke dalam tubuh dengan berbagai cara. Sementara ketika sistem kekebalan tubuh menurun maka infeksi jamur bisa berkembang lebih serius. Beberapa jenis infeksi jamur yang sering menyebabkan demam antara lain seperti sariawan, infeksi jamur setelah melakukan transplantasi organ tubuh, infeksi akibat jamur protozoa yang bisa menyebabkan penyakit toksoplasmosis. Jadi jamur memang bisa menyebabkan infeksi yang membuat tubuh demam dan menggigil.

 

 

– Efek Samping Obat
Ketika Anda menerima beberapa obat untuk mengatasi penyakit tertentu maka juga bisa menyebabkan demam. Beberapa obat yang sering menyebabkan demam antara lain seperti antibiotik. Semua orang awalnya memang bisa menerima antibiotik tanpa efek samping. Namun jika Anda terlalu sering menerima antibiotik maka bisa menyebabkan tubuh tidak bisa menerima dosis yang sama. Kondisi ini sering menyebabkan demam dan tidak nyaman.

 

 

– Menerima Transfusi Darah
Karena kondisi tertentu maka transfusi darah memang sangat diperlukan. Namun ternyata transfusi darah juga bisa menyebabkan demam. Kondisi ini disebabkan karena darah lain yang baru masuk ke dalam tubuh mengandung sel-sel baru dan sistem antibodi yang akan memperkuat tubuh. Ini termasuk sebagai salah satu efek samping transfusi darah. Untuk mengatasi demam maka biasanya perawatan selama beberapa hari di rumah sakit diperlukan atau sesuai dengan kondisi tubuh yang berbeda.

 

 

– Masalah Pembekuan Darah
Demam juga bisa menyebabkan masalah pada pembekuan darah. Kondisi ini terjadi ketika pembekuan darah menyebabkan penggumpalan darah di beberapa bagian pembuluh darah. Hal ini biasanya terjadi pada kaki. Masalah ini bisa menjadi sangat serius ketika pembekuan darah ke arah paru-paru. Kondisi bisa menjadi lebih buruk karena menyebabkan tubuh tidak bisa bernafas dengan baik, tubuh kekurangan oksigen dan menyebabkan peradangan pada sistem pembuluh darah. Peradangan inilah yang akan menyebabkan tubuh menjadi demam tinggi.

 

 

– Cuaca Sangat Panas
Ketika cuaca sangat panas maka juga bisa menyebabkan demam. Hal ini sering menyebabkan tubuh memberikan reaksi yang berlebihan terhadap suhu panas. Kondisi ini sering ditandai dengan demam tinggi, menggigil, tubuh melemah, kehilangan konsentrasi dan sangat lesu. Efeknya sangat berat karena bisa menyebabkan penderita kehilangan kesadaran dan membutuhkan perawatan intensif. Negara-negara yang sering menghadapi badai udara panas biasanya warganya sering mengalami kondisi seperti ini. Demam menjadi sangat serius ketika tubuh sama sekali tidak bisa mengeluarkan keringat yang akan menyebabkan kematian.

 

 

– Tubuh Kekurangan Nutrisi
Tubuh yang kekurangan nutrisi juga bisa menyebabkan demam tinggi. Kondisi kekurangan nutrisi bisa terjadi karena memang tubuh tidak mendapatkan asupan nutrisi yang baik atau karena kondisi penyakit tertentu yang menghambat penyerapan nutrisi. Berbagai jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh harus memiliki kandungan vitamin, mineral, protein, karbohidrat dan lemak dalam jumlah yang sesuai kebutuhan tubuh. Tubuh yang kekurangan nutrisi tidak bisa mengembangkan bentuk tubuh yang sesuai dengan perkembangan usia. Beberapa tanda kekurangan nutrisi adalah seperti gangguan pencernaan akut, gangguan pertumbuhan pada tulang, memori yang sangat buruk dan sering demam.

 

Sumber : http://ikiopo.com/  http://www.alodokter.com/

Hello Comment 3Sort by


user akibat ...
2017/06/19 20:47

terima kasih telah berbagi berita Pak, senang sekali rasanya membaca tulisan2 di blog ini, jadi tambah wawasan.. semoga yang mengeleloa blog ini selalu di berikan kesehatan..

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori