Miris Melihat Cara Bocah Ini Menghidupi Kedua Adiknya

Demi bertahan hidup, Arya harus mencari nafkah dengan menjadi kuli pemanjat pohon kelapa. Dari satu pohon, Arya akan mendapat upah Rp 5 ribu.
0
Miris Melihat Cara Bocah Ini Menghidupi Kedua Adiknya
0 (0%) 0 votes
arya

Nyoman Arya (14) harus bekerja keras menghidup dirinya dan juga kedua adiknya demi bertahan hidup dalam keseharian karena sudah tak ada lagi ayah dan ibu yang menemani langkah mereka.

 

Bersama dengan kedua adiknya yakni Ketut Sana (12) dan Wayan Sudirta (4,5) mereka tinggal di Dusun Darmaji, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali. Sejak Arya berusia 9 tahun, sang ayah sudah meninggal. Ibunya pun sudah menikah lagi dan meninggalkan mereka.

 

Demi bertahan hidup, Arya harus mencari nafkah dengan menjadi kuli pemanjat pohon kelapa. Dari satu pohon, Arya akan mendapat upah Rp 5 ribu. Adapun dalam sehari, minimal Arya memanjat 10 pohon kelapa.

 

“Kalau lagi banyak permintaan, bisa 20 pohon dipanjat. Habis itu biasanya dia main bola atau membantu saya menyabit rumput,” ujar Ketut Madya, salah seorang warga yang masih ada hubungan kerabat dengan Arya.

Source: www.kbknews.id

 

Meski kerasnya hidup yang harus Arya jalani, bocah periang itu tak melupakan pendidikan. Ia bahkan selalu mendapat peringkat kelas.

 

“Arya dapat rangking dua di sekolah,” kata Arya polos saat ditemui di rumahnya.

Source: www.kbknews.id

 

Arya dan kedua adiknya

 

arya

 

Setiap harinya, Arya sekolah hanya membawa uang Rp 2 ribu saja. Uang itu ia gunakan untuk jajan membeli kerupuk.

 

“Kalau jajan ya cukup untuk beli kerupuk. Nanti dimakannya pakai saos,” katanya sambil tersenyum.

Source: www.kbknews.id

 

Arya tak mengeluh lantaran harus mengurus kedua adiknya yang masih kecil. Setiap hari, Arya selalu riang bermain dengan dua adiknya. Apabila berangkat ke sekolah, Arya akan mengajak si Bungsu karena tak ada yang menjaga dan menemaninya di rumah.

 

“Kalau sekolah diajak di dalam kelas. Dia tidak nakal. Duduk saja di samping saya. Tidak dimarahin sama guru, diizinkan malah. Karena kata guru di rumah tidak ada yang jaga, makanya boleh diajak ke sekolah,” kata dia.

Source: www.kbknews.id

 

Untuk makan sehari-hari, mereka menyesuaikan dengan uang yang ada. Biasanya mereka hanya akan makan mi instan.

 

“Kalau makan ya sehari tiga kali, nasi sama mi. Dimakan bareng sama adik-adik,” tutur Arya. Tetapi di tengah perjuangan menjalani hidup bersama kedua adiknya Arya selalu terlihat tersenyum tanpa beban.

Source: www.kbknews.id

 

Duh, semangat ya Arya!

 

Source: kbknews

Hello Comment 0Sort by


Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori