Bocah 15 Tahun Dipenggal ISIS Karena Dengarkan Musik

Setelah ditangkap, remaja ini pun langsung dipenggal oleh militan kelompok ISIS. Lebih miris lagi, Ahyam dieksekusi di hadapan publik lantaran dianggap bersalah oleh militan.
0
Bocah 15 Tahun Dipenggal ISIS Karena Dengarkan Musik
0 (0%) 0 votes
000001isiseksekusianak

Kebiadaban ISIS terhadap warga sipil membuat dunia merasa ngeri dan marah. Untuk kesekian kalinya ISIS melakukan aksi biadab dengan mengeksekusi orang-orang dengan alasan yang sepel dan tak masuk akal.

 

Dalam melaksanakan aksinya kelompok teror Islamic State Irak and Syiria (ISIS) selalu mengatasnamakan agama. Padahal Islam melarang membunuh sesama tanpa alasan yang jelas.

 

 

 

ISIS lakukan eksekusi

 

 

 

isis penggal bocah 15 tahunSource: Manadopostonline

 

 

Dilansir Serambimata, kali ini nasib malang menimpa Ayham Hussein, remaja berusia yang masih berusia 15 tahun itu harus kehilangan nyawanya akibat mendengarkan musik pop. Hussein ditangkap oleh patroli militan ISIS di Mosul pusat ketika ia mendengarkan lagu Barat di toko milik ayahnya di Pasar Nabi Younis.

 

Setelah ditangkap, remaja ini pun langsung dipenggal oleh militan kelompok ISIS. Lebih miris lagi, Ahyam dieksekusi di hadapan publik lantaran dianggap bersalah oleh militan. Jumat (19/2), tubuh Hussein sudah dikembalikan kepada keluarganya pada Selasa kemarin.

 

“Dia ditangkap saat sedang mendengarkan musik pop di toko kelontong milik ayahnya di Pasar Nabi Younis, sebelah barat Mosul,” ucap juru bicara pusat media Nineveh kepada ARA News, di Irak.

 

Dikabarkan, insiden tersebut telah memicu emosi warga Suriah yang langsung mengadakan demonstrasi di dekat rumah remaja itu. Menurut keterangan, eksekusi dengan alasan mendengarkan musik pop tersebut dipercaya merupakan yang pertama kalinya di Irak.

 

ISIS memang sering mengeksekusi orang dengan alasan yang tidak mudah dicerna oleh akal. Misalnya seperti saat seorang ibu menyusui anaknya di ruang terbuka, militan wanita ISIS langsung mengeksekusi sang ibu di tempat.

 

Sebelumnya, kelompok teror itu pernah mengeluarkan larangan untuk mendengarkan musik modern di wilayah yang dikuasainya.

 

“Lagu dan musik dilarang dalam Islam, jika seorang melakukan apa yang dilarang, dia mengkhianati Allah dan melakukan korupsi pada hatinya,” tulis pernyataan ISIS melarang orang bernyanyi dan mendengarkan musik.

 

Bukan hanya kali ini perilaku enyimpang dari ajaran agama Islam ditunjukan oleh ISIS. Pekan lalu, militan ISIS dilaporkan mengeksekusi dua pria muda berusia 22-25 tahun hanya karena tidak salat di Masjid Agung Kota Mosul dan pengadilan Syariah memutuskan hal tersebut sebagai tindakan yang dianggap murtad.

 

ISIS is not Islam tapi Dajjal yang sesungguhnya. Konsep dan ideologi ISIS adalah Ideologi setan. Kekerasan dengan menghalalkan pembunuhan adalah tindakan yang sama sekali tidak mencerminkan agama Islam yang penuh cinta kasih dan kelembutan.

 

Mari share dan jangan lupa berikan komentarmu.

 

 

Source : Serambimata

Hello Comment 8Sort by


user Anonim
2016/07/24 16:03

Wahai
1.Umat islam
2.Katolik
3.Kristen
4. Agama Lainnya
Mari kita bersatu melawan FITNAH DAJJAL. Dajjal itu tdk punya Agama & di laknat oleh TUHAN.
Pasukan Perang Dajjal( free mason, illuminati & anti christ ) sudah mulai membuat kerusuhan,teror, kehancuran dibelahan muka bumi / berbagai negara. GOD bless you...Amin...

user Anonim
2016/07/17 00:00

Itu cambuk, bukan pedang... nih berita membesar2kan....

user Anonim
2016/07/16 04:58

Kalo isis bikinan amerika knp amerika kerahin pesawat buat ngebom isis. Mikir

user Anonim
2016/07/07 20:47

Tu gk pake pedang... Tu hukum cambuk x... Berita begok

user Anonim
2016/07/03 08:52

ISis. Iblis Setan ingin merusak suAna agama islam. NgAku nya aja islam. Emang ada di beLAkang itu ada atek2 juga amerika yg rese smoga ajal nya datang. Biar kiamat negara itu



Load more comment...
Load more all comment...

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori