Biadab! Pria Ini Bunuh Anaknya Sendiri Karena Autis!

0
Biadab! Pria Ini Bunuh Anaknya Sendiri Karena Autis!
0 (0%) 0 votes
ayah pembunuh

Anak adalah anugerah yang luar biasa. Seburuk apapun anak itu, itu adalah harta pemberian Tuhan. Namun tampaknya hal itu tidak dirasakan seorang ayah ini. Pria bernama Masyira (50) diketahui tega membunuh anaknya sendiri Ferdi Haryadi (21). Saat ditanya alasan pembunuhan ini, ternyata sang ayah merasa lelah mengurus anaknya yang berkebutuhan khusus.

Semua bermula saat sesosok mayat ditemukan mengambang di sungai di bawah jembatan Kampung Teneng, Desa Sindanglaya, Kecamatan CInangka, Kabupaten Serang, Banten pada hari Jumat 2 Oktober lalu. Mayat berseragam SMAN 3 Kota CIlegon itu adalah Ferdi.

AKBP Anwar Sunarjo, Kapolres Cilegon pada 7 OKtober 2015 mengungkapkan,

“Telah ditangkap Masriya, pelaku pembunuhan menurut Pasal 340 subsider 338 KUHP yang merupakan ayah kandung korban bernama Ferdi yang merupakan anak penyandang autis. Ayahnya ini mengaku capek mengurusi anak dengan kebutuhan khusus tersebut,”

ayah pembunuh
Masyira via detik.com

Adapun kronologis kejinya adalah saat itu hari Rabu 30 September, sekitar pukul 23.30 WIB, korban diajak jalan-jalan dengan moto dengan membawa karung yang berisikan 3 buah batu paving blok.

“Sesampainya di TKP, korban disandarkan di pembatas jembatan kemudian tubuhnya diikat tali tambang yang tersambung dengan karung yang berisi paving blok tadi. Selanjutnya korban dalam kondisi hidup-hidup diceburkan ke dalam sungai dari atas jembatan berikut karung yang berisikan batu paving blok. Barulah pada Jumatnya, tidak jauh dari TKP ditemukan Ferdi sudah dalam keadaan meninggal dan tubuhnya masih terikat tali tambang berikut karung yang berisikan batu,”

Sementara itu, Kepala Sekolah Khusus (SKh) Bina Citra Anak, Yatmi Nur Agustinah mengaku merasa tersayat hatinya mendengar peristiwa ini. Baginya, bagaimanapun kondisinya, anak adalah anugerah dari Tuhan untuk disayangi.

Sumber: detik.com

Hello Comment 3Sort by


user Anonim
2015/10/13 21:03

Bpk sakau,,,umur dah 50 an gitu kok masih ada sifat sadis ngalah2in binatang,,,mungkin aja umurnya ngk nyampek 51 kok tega buat gt,,,padahal kelelahan dia mengurus anaknya yg autis tu tabungan akhirat dia,,,sekrg nikmati hukuman dunia...siksaan neraka nyusul,,,

user Anonim
2015/10/13 20:52

Seharusnya anda bersyukur anak anda terlahir autis tapi msh bisa bersekolah mungkin msh bisa makan sendiri.
Coba anda di posisi saya
Saya sebagai kakak saja tidak lelah mengurusi adik saya yg keterbelakangan mental apa lagi orang tua saya sangat sayang pada adik saya

user Anonim
2015/10/13 18:13

Klw gtu,,beri hukuman yg sama bwt tu si bpak,,eee..bkan setan bermuka bpak

Ayo kemukakan pendapatmu

Topik yang berkaitan dengan artikel ini

Daftar Kategori